Total Anggaran untuk Serap Produk UMKM Capai Rp 447 Triliun

Kompas.com - 16/11/2021, 13:47 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki mengatakan untuk mendorong UMKM naik kelas, pihaknya telah melakukan pendekatan pendekatan ekosistem dan target permintaan (demand) produk UMKM.

Teten menyebut pendekatan ini direalisasikan dengan ditetapkannya 40 persen belanja kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk menyerap produk Koperasi dan UKM.

"Itu nilainya cukup besar. Tahun ini saja mencapai Rp 447 triliun," ujar Teten dalam acara Webinar 12 th Kompas100CEO Forum Ekonomi Sehat 2022 yang disiarkan Harian Kompas secara virtual, Selasa (16/11/2021).

Teten menilai, langkah ini juga bisa mendorong UMKM untuk menjadi vendor bagi kebutuhan pemerintah, sehingga membuat UMKM merasa terdorong untuk tetap bisa menaikan standar kualitas mutu produk yang bagus, serta kapasitas usaha yang luas.

Baca juga: Beda Luhut dan Airlangga soal Tren Kasus Covid-19, Naik atau Turun?

Teten juga mengatakan bahwa Kementerian BUMN telah membuat Pasar Digital BUMN yang  produknya berasal dari UMKM.

Selain itu, Kemenkop UKM juga sudah bekerja sama dengan pihak swasta untuk mendorong para UMKM masuk ke rantai pasok sehingga produk yang sudah terkurasi bisa dijual di ekosistem milik swasta.

"Misalnya kemarin kami bekerja sama dengan IKEA, produk UMKM yang terkurasi nantinya bisa dijual di IKEA," kata Teten.

"UMKM di China, Korea Selatan, dan Jepang itu UMKM-nya sudah masuk ke rantai pasok swastanya. Itu yang mau kita dorong sehingga hal ini juga yang mendorong para UMKM kita bisa meningkatkan daya saing, meningkatkan daya industri, dan meningkatkan kewirausahaanya naik kelas," sambung Teten.

Baca juga: Kasus Covid-19 Turun, Menko Airlangga Yakin Ekonomi Kuartal IV Bisa 6 Persen

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.