Rupiah dan IHSG di Sesi I Merah, Asing Lepas BBRI, TLKM, dan MTEL

Kompas.com - 24/11/2021, 12:52 WIB
Ilustrasi pergerakan saham dan pelaku pasar (Pixabay) KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIIlustrasi pergerakan saham dan pelaku pasar (Pixabay)

JAKARTA, KOMPAS.com – Pada penutupan sesi I perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah pada Rabu (24/11/2021).

Demikian juga dengan mata uang garuda di pasar spot yang melemah.

Melansir RTI, pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG berada pada level 6.676,14 atau turun 1,7 poin (0,03 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya di level 6.677,87.

Baca juga: IHSG dan Rupiah Melemah di Awal Perdagangan

Sementara itu, terdapat 227 saham yang hijau, 273 saham merah dan 164 saham lainya stagnan. Jumlah transaksi siang ini mencapai Rp 8,03 triliun dengan volume 17,7 miliar saham.

Hingga tengah hari ini, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) catatkan aksi jual bersih tertinggi sebesar Rp 44,9 miliar. Saham BBRI stagnan di level Rp 4.210 per saham. Adapun volume perdagangan BBRI mencapai 68,7 juta saham dengan total transaksi Rp 289 miliar.

Net sell asing tertinggi juga dicatatkan oleh Telkom Indonesia (TLKM) sebesar Rp 31 miliar. TLKM selama sesi I perdagangan stabil di level Rp 3.800 per saham. TLKM mecatatkan total transaksi Rp 120,5 miliar dengan volume 31,6 juta saham.

Dayamitra Telekomunikasi (MTEL) juga catatkan net sell tertinggi setelah BBRI dan TLKM, senilai Rp 22,3 miliar. MTEL juga tidak bergerak di level Rp 775 per saham. Adapun volume perdagangan MTEL sebesar 96juta saham dengan total transaksi Rp 74 miliar.

Baca juga: ‘Banjir’ Investor Pemula dan Jebakan Pompom Saham

Bank Negara Indonesia (BBNI) dan Yulie Sekuritas Indonesia (YULE) mencatatkan aksi beli bersih tertinggi pada sesi I masing-masing sebesar Rp 13 miliar dan Rp 49,3 miliar. BBNI selama sesi I, naik 0,7 persen di level Rp 7.050 per saham, sementara YULE melesat 8,14 persen di level Rp 930 per saham.

Losers di sesi I, Allo Bank (BBHI) yang terjun 5,12 persen di level Rp 6.950 per saham. Berkah Beton Sedaya (BEBS) terperosok 2,03 persen di level Rp 3.370 per saham, dan United Tractors (UNTR) juga terkoreksi 0,8 persen di level Rp 22.450 per saham.

Gainers, Saraswanti Anugerah Makmur (SAMF) yang meroket 11,3 persen di level Rp 1.230 per saham, Harum Energy (HRUM) juga melesat 7,05 persen di level Rp 9.875 per saham, dan Bank Bumi Arta (BNBA) di level Rp 3.360 per saham atau naik 4,6 persen.

Bursa Asia mixed di sesi pertama dengan penurunan Shanghai Komposit 0,03 persen dan Nikkei 1,73 persen. Sementara itu, Strait Times menguat 0,11 persen, dan Hang Seng Hong Kong naik 0,12 persen.

Baca juga: Harga Saham Mitratel Masih di Bawah Harga IPO, Simak Rekomendasi Analis

Berdasarkan Bloomberg, rupiah bergerak melemah. Pukul 12.21 WIB mata uang garuda berada di level Rp 14.269 per dollar AS atau turun 12 poin (0,08 persen) dibandingkan sebelumnya Rp 14.269 per dollar AS.

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Imlek, Bank Mandiri Tebar Promo Kartu Kredit Hingga KPR

Imlek, Bank Mandiri Tebar Promo Kartu Kredit Hingga KPR

Spend Smart
Cek Golongan Tarif Listrik Non-subsidi yang Harganya Bakal Lebih Mahal

Cek Golongan Tarif Listrik Non-subsidi yang Harganya Bakal Lebih Mahal

Whats New
UOB Indonesia Luncurkan Fitur BI-FAST pada Aplikasi TMRW

UOB Indonesia Luncurkan Fitur BI-FAST pada Aplikasi TMRW

Rilis
Luhut Ungkap DKI Jakarta Berpotensi Masuk PPKM Level 3

Luhut Ungkap DKI Jakarta Berpotensi Masuk PPKM Level 3

Whats New
Realisasi Belanja Kementerian Pertanian 2021 Tertinggi sejak 5 Tahun Terakhir

Realisasi Belanja Kementerian Pertanian 2021 Tertinggi sejak 5 Tahun Terakhir

Whats New
Tahun Ini 150.000 Mahasiswa  Ditarget Ikut MBKM, agar Saat Lulus Memenuhi Kebutuhan Dunia Usaha

Tahun Ini 150.000 Mahasiswa Ditarget Ikut MBKM, agar Saat Lulus Memenuhi Kebutuhan Dunia Usaha

Whats New
'Travel Bubble' Indonesia-Singapura Dimulai Hari Ini, Patuhi Syaratnya

"Travel Bubble" Indonesia-Singapura Dimulai Hari Ini, Patuhi Syaratnya

Whats New
Simak Cara Cek BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak

Simak Cara Cek BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak

Spend Smart
Catat, Berikut 3 Tip Kelola Keuangan agar Tak Salah Perhitungan Selama Pandemi

Catat, Berikut 3 Tip Kelola Keuangan agar Tak Salah Perhitungan Selama Pandemi

BrandzView
Bahlil: Proyek Batu Bara Jadi DME di Tanjung Enim Bakal Serap Belasan Ribu Tenaga Kerja Lokal

Bahlil: Proyek Batu Bara Jadi DME di Tanjung Enim Bakal Serap Belasan Ribu Tenaga Kerja Lokal

Whats New
Mau Buka Usaha? Ini Daftar Izin Usaha yang Perlu Diurus

Mau Buka Usaha? Ini Daftar Izin Usaha yang Perlu Diurus

Smartpreneur
Groundbreaking Hilirisasi Batu Bara Jadi DME, Jokowi: Bisa Hemat Subsidi Elpiji Rp 7 Triliun

Groundbreaking Hilirisasi Batu Bara Jadi DME, Jokowi: Bisa Hemat Subsidi Elpiji Rp 7 Triliun

Whats New
IHSG Merah di Sesi I, Asing Lepas BBRI, BBCA, dan BUKA

IHSG Merah di Sesi I, Asing Lepas BBRI, BBCA, dan BUKA

Whats New
Pembangunan Ibu Kota 'Nusantara' Batal Gunakan Anggaran PEN

Pembangunan Ibu Kota "Nusantara" Batal Gunakan Anggaran PEN

Whats New
Proyek Hilirisasi Batu Bara Jadi DME Resmi Dibangun, Bahlil: Investasi 'Full' dari Amerika

Proyek Hilirisasi Batu Bara Jadi DME Resmi Dibangun, Bahlil: Investasi "Full" dari Amerika

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.