Ini Kata Luhut Soal Persiapan Program 5 DPSP 2022

Kompas.com - 01/12/2021, 18:55 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memberikan kuliah umum di hadapan para prajurit TNI di Bandung, Jawa Barat, Kamis (18/11/2021). Dokumentasi Humas Kemenko MarvesMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memberikan kuliah umum di hadapan para prajurit TNI di Bandung, Jawa Barat, Kamis (18/11/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marvest) Luhut Binsar Pandjaitan baru saja menyelesaikan rapat kordinasi nasional besarma jajaran menteri dan beberapa Gubernur daerah terkait dengan proyek 5 destinasi pariwisata super prioritas (DPSP) di tahun 2022.

“Tadi kami sudah rapat beberapa jam untuk persiapan program 5 DPSP tahun 2022. Ini bertujuan sebagai wadah penentuan arah kebijakan dan pemulihan ekonomi nasional melalui transformasi pengembangan pariwisata berkualitas di 5 DPSP,” kata Luhut secara virtual, Rabu (1/12/2021).

Baca juga: Seruan Luhut Jelang Nataru agar Tak Terulang Pembatasan Sosial yang Ketat

Pembahasan terkait dengan DPSP juga turut dihadiri Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah, dan Wakil Gubernur (Wagub) NTB Sitti Rohmi Djalilah.

Luhut mengungkapkan, ada lima isu utama yang menjadi pembahasan dalam rapat kordinasi nasional mengenai proyek 5 DPSP di tahun 2022.

Isu tersebut yakni progress penyelesaian 101 issue, fokus pengembangan pada tahun 2022, percepatan investasi, penerapan sirkular, hingga platform yang digunakan untuk evaluasi di 5 DPSP.

“Misalnya di NTB, untuk energi hijau disana dengan mmanfatkan geothermal, solar panel dan sebagainya. Jadi sangat menarik dilakukan. Atau, untuk Manado, sudah dipersiapkan banyak fasilitas, turis dari Tiongkok juga banyak yang datang, sehingga memberi hal baru,” jelas Luhut.

Luhut mengungkapkan, sebagai tidak lanjut, kementerian/ lembaga terkait akan berkoordinasi mempersiapkan skema investasi dan promosi di 5 DPSP, serta mempersiapkan dasar hukum percepatan pengembangan 5 DPSP.

Baca juga: Minta Masyarakat Tak Panik Hadapi Omicron, Luhut: Kita Hanya Perlu Waspada...

“Tadi juga dibicarakan untuk Danau Toba, misalnya mengenai penghijauan. Jadi tanah yang dianggap perlu diberikan kepada rakyat untuk dikelola sedang diatur. Sehingga penghijauan di Danau Toba untuk meningkatkan permukaan air bisa dikerjakan,” tambah dia.

Demikian pula dengan pengurangan keramba di Danau Toba, dari 15.000 hektare, bertahap dikurangi.

Terakhir sudah 6.000 hektare lebih yang dikurangi dan akan berlanjut hingga tahun depan.

Dari Jawa Tengah, Borobudur Marathon 2021 menjadi salah satu event international yang baik ke depannya.

“Jadi saya pikir apa yang kami kerjakan sekarang sudah lebih bagus. Tapi ada hal penting, yakni kami sudah membuat platform dimana kami bisa mengevaluasi setiap progress yang dibuat di tempat masing-masing. Itu akan membantu kamu untuk lebih menuntaskan tugas Presiden, dalam rangka penyelesaian 5 DPSP,” tegas Luhut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.