Produksi Pupuk Kaltim Lampaui Target di Tahun 2021

Kompas.com - 04/01/2022, 15:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) mencatatkan, kinerja produksi pupuk sepanjang 2021 trennya melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).

Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi mengatakan, meski dihadapkan berbagai tantangan, seperti pandemi Covid-19 dalam sepanjang tahun terakhir, namun perusahaan menunjukkan performa dan kinerja optimal sesuai RKAP.

"Tahun 2021 menjadi tahun terbaik dalam perjalanan 40 tahun pertama pertumbuhan Pupuk Kaltim, yang mampu mencapai kinerja maksimal di atas target RKAP," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (4/1/2022).

Baca juga: Penutupan IHSG Hari Kedua Awal Tahun, Masih Betah di Zona Hijau

Secara rinci, anak usaha dari PT Pupuk Indonesia (Persero) tersebut, hingga 28 Desember 2021, telah memproduksi produksi pupuk jenis Amoniak sebanyak 2,91 juta ton atau mencapai 105 persen dari target 2,78 juta ton.

Sementara itu, produksi Amoniak DDJ mencapai 850.000 ton atau 109 persen dari target sebanyak 777.00 ton. Lalu produksi Urea sebesar 3,53 juta ton atau mencapai 103 persen dari target yang sebanyak 3,41 juta ton.

Hanya saja pada produksi pupuk jenis NPK hanya mencapai 76 persen yaitu sebesar 215.000 dari target sebanyak 281.000 ton di sepanjang tahun lalu.

Rahmad menambahkan, guna memperkokoh dominasi pada industri petrokimia berbasis gas alami, Pupuk Kaltim terus melakukan pengembangan industri kimia berbasis renewable resources. Selain itu, sekaligus memperkuat posisi di sektor agriculture melalui pengembangan agri-input, crop protection dan agri-services.

Baca juga: Pemerintah Larang Ekspor Batu Bara, DWGL: Tak Pengaruhi Kinerja dan Keuangan

Sejumlah langkah strategis pun disiapkan untuk mendorong pertumbuhan perseoan. Mulai dari peningkatan kapasitas pabrik dan produksi, peningkatan kinerja ekspor, ekspansi dan diversifikasi usaha, penetrasi pasar domestik dan global, hingga pengembangan portofolio bisnis melalui aksi korporasi lainnya.

“Pupuk Kaltim akan terus fokus pada peningkatan produktivitas dan profitabilitas, dengan berbagai langkah konkret untuk memperbaiki proses bisnis, guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja di setiap proses,” jelas dia.

Rahmad mengatakan, dalam menghadapi tantangan 2022, perseroan melakukan transformasi bisnis dengan menetapkan langkah strategis guna mendukung optimalisasi dan efisiensi kinerja.

Peningkatan produktivitas dan realisasi target akan diselaraskan dengan proyeksi tren masa depan, sehingga perusahaan mampu mengoptimalkan peluang demi keberlangsungan bisnis secara berkesinambungan.

"Hal itu menjadi landasan untuk Pupuk Kaltim mampu mengantisipasi segala tantangan, menangkap peluang dan terus tumbuh di masa depan," pungkas Rahmad.

Baca juga: KKP Patok Ekspor Ikan 2022 Capai Rp 101 Triliun

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.