BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan MITSUBISHI ELECTRIC INDONESIA

Penerapan Digital Manufacturing Jadi Kunci Penting Perusahaan untuk Bersaing di Era Industri 4.0

Kompas.com - 07/02/2022, 10:02 WIB

KOMPAS.com - Industri 4.0 mendorong perusahaan untuk melakukan transformasi digital, termasuk perusahaan di sektor manufaktur.

Digitalisasi penting dilakukan agar perusahaan mampu melakukan efisiensi dalam proses bisnis dan produksi serta menghasilkan produk berkualitas.

Khusus pada sektor manufaktur, perusahaan bisa menerapkan digital manufacturing. Adapun konsep digital manufacturing merupakan upaya mengotomatisasi sistem produksi, kontrol kualitas, dan semua kegiatan dengan memanfaatkan berbagai perangkat lunak atau software.

Penerapan konsep tersebut memberikan sejumlah manfaat. Pertama, proses produksi saling terintegrasi. Kedua, biaya operasional berkurang karena automasi proses produksi. Ketiga, kontrol kualitas produk bisa dilakukan secara cepat dan akurat. Keempat, pendataan produk bisa dilakukan secara otomatis.

Karena sejumlah manfaat tersebut, Chief Executive Officer (CEO) perusahaan manufaktur Buttonsmith sekaligus anggota Dewan Bisnis Forbes, Darcy Burner, mengatakan bahwa penerapan digital manufacturing dapat berdampak besar pada masyarakat luas.

Digital manufacturing akan membantu mendongkrak peningkatan ketersediaan produk yang langka di pasaran. Dengan demikian, produk dapat menjangkau konsumen lebih banyak.

Selain itu, digital manufacturing akan membuat perusahaan dapat beradaptasi dengan perubahan ekstrem di masa depan. Contohnya, perubahan pasar akibat pandemi Covid-19.

Darcy menjelaskan, perusahaan manufaktur dapat mengambil keuntungan lebih banyak melalui penerapan digital manufacturing. Pasalnya, pabrik digerakkan oleh perangkat lunak sehingga respons terhadap pelanggan dapat dipercepat.

“Produsen juga dapat memproduksi hanya berdasarkan permintaan saja. Hal tersebut membantu mengurangi biaya berlebih dan pemborosan produksi massal untuk memenuhi permintaan pasar yang bersifat fluktuatif,” ujar Darcy melansir laman Forbes.com, Senin (30/8/2021).

Di Indonesia, penerapan digital manufacturing masih tergolong rendah. Sejumlah penyebab melatari hal tersebut. Salah satunya adalah kekurangpahaman perusahaan manufaktur dalam memulai transformasi digital manufacturing.

Panduan penerapan digital manufacturing

Guna memudahkan penerapan digital manufacturing, perusahaan bisa menerapkan sejumlah panduan berikut.

Pertama, perusahaan harus memastikan bahwa seluruh eksekutif memiliki pemahaman jelas terkait manufaktur digital, tujuan penerapannya, dan cara untuk mencapai tujuan tersebut. Terkait cara, perusahaan dapat membuat perencanaan disertai sejumlah ulasan praktis.

Kedua, sesuaikan langkah perusahaan dengan kebutuhan, anggaran, tujuan, dan kecepatan eksekusi.

Ketiga, manfaatkan keahlian dari pemasok teknologi automasi manufaktur agar eksekusi transformasi berjalan dengan lancar. Contohnya, Mitsubishi Electric.

Sebagai informasi, Mitsubishi Electric telah menjadi mitra dan pendukung industri manufaktur selama 100 tahun. Perusahaan tersebut memiliki rekam jejak positif dalam mencapai otomatisasi pabrik, baik dalam lingkungan perusahaan Mitsubishi Electric maupun perusahaan lain.

Dalam melakukan transformasi ke digital manufacturing, Mitsubishi Electric menerapkan filosofi Kaizen yang bermakna perbaikan secara berkesinambungan. Dengan filosofi ini, Mitsubishi Electric membantu mitra perusahaan manufaktur untuk fokus melakukan perbaikan secara terus-menerus.

Solusi digital manufacturing dari Mitsubishi Electric

Adapun guna membantu mitra, Mitsubishi Electric menawarkan solusi digital manufacturing yang disebut e-F@ctory. Dalam menghadirkan solusi automasi manufaktur ini, Mitsubishi Electric menggandeng lebih dari 900 mitra di seluruh dunia. Teknologi canggih dan keahlian dari para mitra tersebut dapat memberikan solusi terbaik bagi tiap perusahaan rekanan yang memiliki tantangan berbeda-beda.

Selain solusi dari berbagai ahli dunia, e-F@ctory juga memberikan dua keunggulan lain. Pertama, memberikan tingkat return of investment (ROI) yang baik dengan langkah-langkah sesuai masing-masing perusahaan. Kedua, eksekusi operasional yang mudah, bahkan untuk proses yang kompleks, berdasarkan pengalaman bertahun-tahun.

Pada solusi e-F@ctory, Mitsubishi Electric memberikan sejumlah dukungan, seperti perangkat atau devices untuk meningkatkan proses manufaktur, perangkat lunak atau software untuk menjembatani kesenjangan antara operation technology dan information technology (OT-IT), serta sistem integrator untuk mengoperasikan teknologi tersebut.

Berdasarkan data Mitsubishi Electric, pelanggan dapat mencapai ROI yang nyata dengan pengurangan penggunaan energi, meningkatkan produktivitas, dan pengurangan anggaran sekitar 30 sampai 90 persen dengan menggunakan solusi e-F@ctory pada digital manufacturing milik Mitsubishi Electric.

Demi memaksimalkan transformasi digital manufacturing, Mitsubishi Electric melengkapi solusinya dengan Smart Manufacturing Kaizen Level (SMKL).

Adapun SMKL merupakan indeks evaluasi pemanfaatan data di pabrik. Konsep ini dapat membantu manajemen atau eksekutif perusahaan untuk membuat keputusan investasi secara optimal dengan memberitahukan tujuan pencapaian, dampak, dan hubungan dari setiap langkah investasi.

SKML memiliki empat nilai utama dalam membantu perusahaan. Pertama, memulai smartifikasi produksi dari titik yang sesuai dengan level dan tujuan perusahaan.

Kedua, menggunakan pendekatan modular yang memungkinkan perusahaan untuk melakukan smartifikasi secara bertahap.

Ketiga, menghitung dan mengukur ROI yang dicapai pada setiap langkah untuk membuat keputusan investasi.

Keempat, optimalisasi di setiap level pabrik dan seluruh rantai pasok yang mengarah pada peningkatan bisnis secara signifikan.

Adapun guna mengetahui masalah dalam proses manufaktur, model SMKL menggunakan dua aksis. Aksis pertama adalah level maturitas dan aksis kedua, level manajemen.

Level maturitas ditunjukkan melalui garis aksis horizontal yang terdiri dari empat level, yakni A, B, C, dan D. Level A didefinisikan sebagai pengumpulan data, level B sebagai visualisasi, level C sebagai analisis, dan level D sebagai optimasi.

Selanjutnya, level manajemen ditunjukkan melalui aksis vertikal. Keempat level ini mewakili tingkat item yang dikelola. Rinciannya, level 1 untuk pekerja perusahaan, level 2 tempat kerja, level 3 pabrik, dan level 4 seluruh rantai pasok.

Contoh penerapan analisis model SMKL sebagai berikut. Perusahaan Z memiliki masalah produktivitas yang rendah dengan biaya tinggi. Dengan analisis model SMKL, perusahaan bisa mengetahui penyebabnya, yakni kesalahan yang bervariasi dari beberapa pekerja dalam membuat produk.

Untuk mengatasinya, perusahaan bisa memperkenalkan alat pendukung dan teknologi digital dalam proses produksi. Lewat solusi ini, perusahaan dapat mengefisienkan proses produksi dengan minim kesalahan. Selain itu, perusahaan bisa pula mengidentifikasi kesalahan umum yang dilakukan oleh pekerja serta mengetahui pekerja yang perlu diberi penambahan skill.

Selain model SMKL, Mitsubishi Electric juga menekankan peran penting manusia sebagai sumber penggerak teknologi dalam penerapan solusi e-F@ctory.

Pasalnya, untuk memecahkan masalah yang rumit pada sektor manufaktur digital, dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang berpengalaman dan kompeten agar dapat memaksimalkan keberadaan teknologi digital.

Pada solusi e-F@ctory, Mitsubishi Electric telah didukung oleh SDM yang kompeten di bidangnya. Dengan demikian, mitra dapat terbantu dalam menentukan investasi pada transformasi digital manufacturing yang cocok dan tepat.

Untuk informasi lebih lengkap terkait panduan digital manufacturing dan solusi e-F@ctory dari Mitsubishi Electric, silakan kunjungi tautan berikut.

Sementara, untuk informasi mengenai produk Factory Automation, silakan kunjungi situs resmi PT Mitsubishi Electric Indonesia di mitsubishielectric.co.id.


Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mudah, Begini Cara Top Up ShopeePay lewat BRImo dan ATM BRI

Mudah, Begini Cara Top Up ShopeePay lewat BRImo dan ATM BRI

Spend Smart
Ciri-ciri Pinjol Ilegal dan Tips untuk Menghindarinya

Ciri-ciri Pinjol Ilegal dan Tips untuk Menghindarinya

Whats New
Komut PTPP Minta Proyek di Jakarta dan Tangerang Rampung Lebih Cepat dari Target

Komut PTPP Minta Proyek di Jakarta dan Tangerang Rampung Lebih Cepat dari Target

Whats New
Usaha Modifikasi Mobil Terus Bertumbuh, Menko Airlangga: Bisa Topang Perekonomian

Usaha Modifikasi Mobil Terus Bertumbuh, Menko Airlangga: Bisa Topang Perekonomian

Whats New
Syarat dan Cara Buka Tabungan Emas Pegadaian 2022

Syarat dan Cara Buka Tabungan Emas Pegadaian 2022

Spend Smart
Harga Turun, Simak Rincian Harga BBM Terbaru SPBU Vivo Per 1 Oktober

Harga Turun, Simak Rincian Harga BBM Terbaru SPBU Vivo Per 1 Oktober

Whats New
Cara Cek Penerima BSU Tahap 4 yang Cair Senin Depan

Cara Cek Penerima BSU Tahap 4 yang Cair Senin Depan

Whats New
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, ASN Diingatkan untuk Pegang Teguh Ideologi Pancasila

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, ASN Diingatkan untuk Pegang Teguh Ideologi Pancasila

Whats New
Erick Thohir Sebut Eropa Tertarik Beli Komponen Biodiesel Pertamina

Erick Thohir Sebut Eropa Tertarik Beli Komponen Biodiesel Pertamina

Whats New
Menaker Tinjau Penyaluran  BSU Nakes RS di Jawa Timur

Menaker Tinjau Penyaluran BSU Nakes RS di Jawa Timur

Whats New
Kementerian ESDM Apresiasi Perusahaan yang Terapkan Teknik Pertambangan yang Baik

Kementerian ESDM Apresiasi Perusahaan yang Terapkan Teknik Pertambangan yang Baik

Whats New
Perbandingan Harga BBM Terbaru, Pertamax Turun, Vivo Revvo 92 dan Shell Super Ikutan Turun

Perbandingan Harga BBM Terbaru, Pertamax Turun, Vivo Revvo 92 dan Shell Super Ikutan Turun

Whats New
Update Harga BBM Terbaru di Semua SPBU per Oktober 2022

Update Harga BBM Terbaru di Semua SPBU per Oktober 2022

Whats New
Mulai November 2022, Bandara Kertajati Layani 4 Penerbangan Umrah

Mulai November 2022, Bandara Kertajati Layani 4 Penerbangan Umrah

Whats New
Lowongan Kerja Tempo Scan untuk Lulusan S1, Cek Posisi dan Syaratnya

Lowongan Kerja Tempo Scan untuk Lulusan S1, Cek Posisi dan Syaratnya

Work Smart
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.