IHSG Diprediksi Bakal Menguat, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Kompas.com - 10/02/2022, 07:21 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan menguat pada Kamis (10/2/2022). IHSG Rabu (9/2/2022) ditutup positif di level 6.834,6 atau turun 15,4naik 45,08 poin (0,6 persen).

Analis Panin Sekuritas William Hartanto mengatakan, hari ini IHSG berpeluang menguji level 6.900. William mengatakan, saat ini daya beli cukup tinggi, sehingga aksi net buy investor bisa menjadi katalis yang mendorong penguatan IHSG hari ini.

“IHSG terdorong menguat kembali dengan katalis net buy investor asing, berpotensi menguji level 6.900 sebagai resistance. Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung menguat dalam range 6.731-6.900,” kata William dalam rekomendasinya.

Baca juga: 26 Perusahaan Antre untuk IPO di BEI

Hal senada disampaikan oleh Research Analyst Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper. Dia mengatakan, secara teknikal pergerakan IHSG masih berada dalam tren penguatan. Investor akan mencermati hasil RDG oleh Bank Indonesia dan penetapan suku bunga.

“IHSG diprediksi menguat. Pergerakan dari dalam negeri masih dibayangi tingginya kasus Covid-19 secara harian yang berpotensi menghambat perekonomian jika masih terus naik,” kata Dennies.

Dennies memproyeksikan hari ini IHSG akan bergerak resistance di level 6.850 hingga 6.867, dan support di level 6.779 sampai dengan 6,806.

Baca juga: BEI: 15 Perusahaan Unicorn dan Centaur Akan IPO, Target Penggalangan Dana Rp 126,5 Triliun

Adapun rekomendasi teknikal dari tiga perusahaan sekuritas tersebut sebagai berikut:

1. Artha Sekuritas

  • BSDE entry level 960 - 980, TP 1.040 – 1.065, stop loss 950
  • BBCA entry level 7.750 – 7.850, TP 8.000 – 8.100, stop loss 7.700
  • MNCN entry level 915 - 935, TP 970 - 990, stop loss 900

2. Panin Sekuritas

  • BABP rekomendasi buy dalam area 2.160 – 2.260, TP 2.400, stop loss jika turun < 2.160.
  • BRMS rekomendasi buy 136 – 139, TP 145 – 152, stop loss <133.
  • KIOS rekomendasi buy 480 – 488, TP 605, stop loss <464.

3. Pilarmas Investindo

  • KLBF last price 1.650, support 1.620, resistance 1.720.
  • IRRA last price 1.835, support 1.790, resistance 1.895, TP 1.600 - 2.600, Exit 1.380 - 1.950.
  • LINK last price 4.410, support 4.320, resistance 4.500, TP 4.550, Exit 4.350.

Baca juga: Wamen BUMN: Merah Putih Fund Akan Bantu Unicorn Lokal Listing di BEI

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erick Thohir: Restrukturisasi dan Transformasi Garuda Berjalan 'On The Track'

Erick Thohir: Restrukturisasi dan Transformasi Garuda Berjalan "On The Track"

Whats New
Masuk Usia 45 Tahun, Ini Serangkaian Capaian Pasar Modal Indonesia

Masuk Usia 45 Tahun, Ini Serangkaian Capaian Pasar Modal Indonesia

Whats New
Menko Airlangga Minta Rumah Sakit Bantu Akselerasi Pemberian Vaksin Booster ke Masyarakat

Menko Airlangga Minta Rumah Sakit Bantu Akselerasi Pemberian Vaksin Booster ke Masyarakat

Whats New
Sri Mulyani: Peranan Perempuan Sangat Menenetukan Kemajuan Negara

Sri Mulyani: Peranan Perempuan Sangat Menenetukan Kemajuan Negara

Whats New
Bahlil: Jangan Percaya Isu Ekonomi Indonesia di Ujung Resesi, Itu Hoaks Besar

Bahlil: Jangan Percaya Isu Ekonomi Indonesia di Ujung Resesi, Itu Hoaks Besar

Whats New
Lion Air Curhat Masih Jual Rugi Tiket Rute yang Dilayani Pesawat ATR

Lion Air Curhat Masih Jual Rugi Tiket Rute yang Dilayani Pesawat ATR

Whats New
Teken MoU dengan PBNU, Mendag Dorong UMKM Santri Naik Kelas

Teken MoU dengan PBNU, Mendag Dorong UMKM Santri Naik Kelas

Whats New
Pertamina, PLN, BRI, Telkom Masuk 5 Perusahaan Terbesar di RI, Ini Kata Erick Thohir

Pertamina, PLN, BRI, Telkom Masuk 5 Perusahaan Terbesar di RI, Ini Kata Erick Thohir

Whats New
Tarif Tol Serpong-Balaraja Gratis, Berlaku 10-21 Agustus

Tarif Tol Serpong-Balaraja Gratis, Berlaku 10-21 Agustus

Whats New
Ratusan Guru PPPK Kaget Formasi Penempatan Tidak Sesuai, Ini Jawaban BKN

Ratusan Guru PPPK Kaget Formasi Penempatan Tidak Sesuai, Ini Jawaban BKN

Whats New
Tebar Dividen, Emiten Beras Ini juga Berikan Diskon bagi Para Pemegang Sahamnya

Tebar Dividen, Emiten Beras Ini juga Berikan Diskon bagi Para Pemegang Sahamnya

Whats New
Singapura Merajai PMA, Bahlil: Mungkin Uang Orang Indonesia

Singapura Merajai PMA, Bahlil: Mungkin Uang Orang Indonesia

Whats New
Ini Peran Lembaga Kliring dalam Perdagangan Emas Digital

Ini Peran Lembaga Kliring dalam Perdagangan Emas Digital

Whats New
Cegah APBN Jebol, Sri Mulyani Wanti-wanti ke Pertamina

Cegah APBN Jebol, Sri Mulyani Wanti-wanti ke Pertamina

Whats New
Kepemilikan Asing di SBN Tinggal 15 Persen, LPS: Ada Sisi Baiknya

Kepemilikan Asing di SBN Tinggal 15 Persen, LPS: Ada Sisi Baiknya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.