BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Luno

Mengurangi Risiko Kerugian Investasi Aset Kripto dengan Strategi Dollar Cost Averaging

Kompas.com - 30/05/2022, 18:15 WIB

KOMPAS.com - Pergerakan harga aset kripto yang cenderung volatil membuat investor perlu cerdik dalam menentukan strategi investasi. Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan oleh investor untuk meminimalisasi kerugian, salah satunya strategi dollar cost averaging.

Seperti diberitakan Kompas.com, Senin (27/9/22022), dollar cost averaging adalah strategi transaksi investasi dengan memasukkan jumlah dana yang sama dalam beberapa waktu, ketimbang dalam satu waktu sekaligus.

Lewat cara tersebut, investor bisa membagi porsi investasi secara rutin setiap bulan. Sebagai contoh, Anda memutuskan untuk menginvestasikan dana sebesar Rp 5 juta untuk aset kripto Bitcoin pada November. Saat itu, harga 1 Bitcoin berada di kisaran Rp 819 juta.

Lima bulan kemudian, tepatnya pada Maret, Anda dihadapkan dengan kebutuhan darurat yang memaksa Anda untuk menjual semua aset kripto yang dimiliki.

Namun, harga aset kripto saat itu berada di kisaran Rp 640 juta sehingga uang yang akan Anda dapatkan adalah Rp 3,9 juta. Artinya, Anda rugi Rp 1,1 juta.

Dengan menerapkan strategi dollar cost averaging, Anda dapat meminimalisasi kerugian tersebut.

Dana sebesar Rp 5 juta yang tadinya akan diinvestasikan pada November, misalnya, dapat digunakan untuk membeli aset kripto secara berkala, yakni Rp 1 juta per bulan selama lima bulan.

Dengan strategi tersebut, Anda berkesempatan untuk membeli aset kripto dengan jumlah lebih banyak saat harga di pasaran tengah mengalami penurunan.

Sebagai gambaran, dengan modal dan periode investasi yang sama, Anda dapat mengumpulkan 0,0075 Bitcoin bila menerapkan strategi dollar cost averaging. Saat memutuskan untuk menjual Bitcoin, uang yang didapatkan sekitar Rp 4,2 juta.

Anda memang masih rugi Rp 800.000, tapi kerugian tersebut lebih rendah ketimbang membeli Bitcoin sekaligus seperti contoh pertama.

Dengan demikian, strategi tersebut cocok digunakan untuk aktivitas investasi jangka panjang. Tak hanya itu, strategi dollar cost averaging membuat investor tak harus selalu memantau pergerakan harga saat akan menjual atau membeli aset.

Kuncinya adalah Anda konsisten membeli aset kripto dalam jumlah yang sama pada jangka waktu tertentu.

Cocok untuk pemula

Sebagai informasi, strategi dollar cost averaging tak hanya dapat diterapkan dalam investasi aset kripto, tetapi juga di berbagai instrumen investasi lain, seperti emas dan reksa dana.

Strategi tersebut tak hanya dapat dilakukan oleh investor berpengalaman, tetapi juga investor pemula. Utamanya, dalam memantau pergerakan harga instrumen investasi.

Bahkan, dollar cost averaging dinilai sebagai strategi yang paling cocok bagi investor kripto pemula. Sebab, strategi ini dapat membantu dalam menghindari pergerakan pasar yang liar dan risiko kerugian besar saat harga aset kripto terjun bebas.

Selain itu, dollar cost averaging juga dapat membantu investor pemula untuk rutin berlatih investasi.

Bagi yang ingin mulai berinvestasi secara rutin, saat ini, terdapat berbagai platform investasi yang dapat membantu investor untuk melakukan penjadwalan aktivitas investasi. Salah satunya, Luno Indonesia.

Sebagai informasi, Luno Indonesia memiliki fitur Repeat Buy untuk membantu investor dalam membuat jadwal investasi aset kripto secara rutin dengan jumlah mulai dari Rp 100.000.

Selain itu, Luno Indonesia akan membantu Anda untuk mendapatkan aset kripto secara instan dengan biaya rendah, yakni sebesar 1,1 persen dan tanpa biaya tersembunyi.

Anda juga tidak membutuhkan modal besar saat berinvestasi melalui Luno. Sebab, aset Bitcoin yang ada pada aplikasi tersebut dapat dibeli mulai dari harga Rp 25.000 saja.

Dengan menggunakan aplikasi dari Luno Indonesia Anda bisa melakukan deposit atau penarikan aset kripto secara lebih mudah dan cepat.

Bagi yang ingin mencoba strategi dollar cost averaging, saat ini, Luno Indonesia tengah memiliki program "Invest Kripto".

Dengan mengikuti program tersebut, Anda berkesempatan untuk mendapatkan bonus langsung hingga Rp2 juta setiap minggu.

Disclaimer: Artikel ini bukan merupakan ajakan atau rekomendasi investasi dan hanya sebagai media informasi. Pastikan untuk melakukan riset mendalam dan pahami risiko sebelum memutuskan untuk melakukan investasi aset kripto.


Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jembatan Gantung Kaca Pertama di Indonesia Ditargetkan Rampung September Mendatang

Jembatan Gantung Kaca Pertama di Indonesia Ditargetkan Rampung September Mendatang

Whats New
Ini Cara Beli Minyak Goreng Curah Pakai Aplikasi PeduliLindungi

Ini Cara Beli Minyak Goreng Curah Pakai Aplikasi PeduliLindungi

Whats New
Suguhkan Pencak Silat, Shopee Java in Paris Tuai Antusiasme Tinggi

Suguhkan Pencak Silat, Shopee Java in Paris Tuai Antusiasme Tinggi

Whats New
Pasar Persaingan Sempurna: Pengertian, Contoh, dan Ciri-cirinya

Pasar Persaingan Sempurna: Pengertian, Contoh, dan Ciri-cirinya

Spend Smart
Mudah, Begini Cara Transfer GoPay ke OVO dan Sebaliknya

Mudah, Begini Cara Transfer GoPay ke OVO dan Sebaliknya

Whats New
Seputar Tanah HGB, Pahami Aturan dan Jangka Waktu Hak Guna Bangunan

Seputar Tanah HGB, Pahami Aturan dan Jangka Waktu Hak Guna Bangunan

Earn Smart
Carsome Luncurkan Lembaga Pelatihan Carsome Academy dan Beri Beasiswa, Seperti Apa?

Carsome Luncurkan Lembaga Pelatihan Carsome Academy dan Beri Beasiswa, Seperti Apa?

Rilis
Pengamat: Degradasi Tanah Bisa Ancam Ketahanan Pangan

Pengamat: Degradasi Tanah Bisa Ancam Ketahanan Pangan

Rilis
Menilik Lahirnya Bibit Community Based Enterprise dari Situasi Bencana

Menilik Lahirnya Bibit Community Based Enterprise dari Situasi Bencana

Whats New
Kronologi Video Viral Penumpang KRL Jatuh dari Peron Stasiun Manggarai

Kronologi Video Viral Penumpang KRL Jatuh dari Peron Stasiun Manggarai

Whats New
Dua Mantan Menteri Gabung ke Fintech Digiasia Sebagai Penasihat

Dua Mantan Menteri Gabung ke Fintech Digiasia Sebagai Penasihat

Rilis
Pengalaman Naik MRT Jakarta dengan Lansia dan Batita, Apa Saja yang Perlu Diperhatikan?

Pengalaman Naik MRT Jakarta dengan Lansia dan Batita, Apa Saja yang Perlu Diperhatikan?

Whats New
Ini 6 Emiten yang Bakal Bayar Dividen di Akhir Bulan Juni 2022, Cek Tanggalnya

Ini 6 Emiten yang Bakal Bayar Dividen di Akhir Bulan Juni 2022, Cek Tanggalnya

Whats New
6 Saham Konsumer Paling Cuan Sepekan, Ada Mayora hingga Unilever

6 Saham Konsumer Paling Cuan Sepekan, Ada Mayora hingga Unilever

Whats New
Ini Cara Naik KRL Bayar Pakai Aplikasi Gojek dan LinkAja

Ini Cara Naik KRL Bayar Pakai Aplikasi Gojek dan LinkAja

Whats New
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.