Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Daftar Harga Cabai Hari Ini di Aneka Pasar di Jakarta, Masih Mahal tapi Mulai Turun

Kompas.com - 19/07/2022, 14:00 WIB
Elsa Catriana,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Harga komoditas cabai di Jakarta terpantau masih mahal namun cenderung mulai menurun.

Penurunan harga cabai hari ini itu diketahui berdasarkan laman https://infopangan.jakarta.go.id/ yang dikutip Selasa (19/7/2022).

Cabai Merah Keriting

Harga cabai merah keriting terpantau turun Rp 1.542 per kilogram menjadi Rp 98.372.

Pasar yang harga cabai merah keritingnya paling mahal ada di Pasar Anyer Bahari yang dibanderol Rp 130.000 per kilogram dan yang paling murah ada di Pasar Pademangan Timur yang dibanderol Rp 75.000 per kilogram.

Cabai Merah Besar

Kemudian cabai merah besar turun Rp 954 menjadi Rp 105.000 per kilogram.

Pasar yang harga cabai merah merah besar paling mahal ada di Pasar Mayestik yang dibanderol Rp 120.000 per kilogram dan yang paling murah ada di Pasar Johar Baru yang dibanderol Rp 80.000 per kilogram.

Cabai Rawit Merah

Harga cabai rawit merah juga turun signifikan sebesar Rp 2.243 menjadi Rp 95.714.

Pasar yang harga cabai rawit merah paling mahal ada di Pasar Pasar Tebet Barat yang dibanderol Rp 120.000 per kilogram dan yang paling murah ada di Pasar Kalideres yang dibanderol Rp 70.000 per kilogram.

Cabai rawit hijau

Harga cabai rawit hijau dibanderol Rp 75.833 per kilogram. Harga ini turun Rp 5.150 dibandingkan harga sebelumnya.

Pasar yang harga cabai rawit hijau paling mahal ada di Pasar Tanah Abang Blok A-G yang dibanderol Rp 110.000 per kilogram dan yang paling murah ada di Pasar Pal Meriam yang dibanderol Rp 55.000 per kilogram.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Konsumsi Elpiji 3 Kg Diproyeksi Bengkak 4,4 Persen di 2024

Konsumsi Elpiji 3 Kg Diproyeksi Bengkak 4,4 Persen di 2024

Whats New
LPS Sebut Tapera Bakal Pengaruhi Daya Beli Masyarakat

LPS Sebut Tapera Bakal Pengaruhi Daya Beli Masyarakat

Whats New
Kelancaran Transportasi Jadi Tantangan di RI, RITS Siap Kerja Sama Percepat Implementasi MLFF

Kelancaran Transportasi Jadi Tantangan di RI, RITS Siap Kerja Sama Percepat Implementasi MLFF

Whats New
Sebelum Kembali ke Masyarakat, Warga Binaan Lapas di Balongan Dibekali Keterampilan Olah Sampah

Sebelum Kembali ke Masyarakat, Warga Binaan Lapas di Balongan Dibekali Keterampilan Olah Sampah

Whats New
TLPS Pertahankan Tingkat Suku Bunga Penjaminan

TLPS Pertahankan Tingkat Suku Bunga Penjaminan

Whats New
BRI Life Fokus Pasarkan Produk Asuransi Tradisional, Unitlink Tinggal 10 Persen

BRI Life Fokus Pasarkan Produk Asuransi Tradisional, Unitlink Tinggal 10 Persen

Whats New
Dukung Pengembangan Industri Kripto, Upbit Gelar Roadshow Literasi

Dukung Pengembangan Industri Kripto, Upbit Gelar Roadshow Literasi

Whats New
Agar Tak 'Rontok', BPR Harus Jalankan Digitalisasi dan Modernisasi

Agar Tak "Rontok", BPR Harus Jalankan Digitalisasi dan Modernisasi

Whats New
Emiten Beras, NASI Bidik Pertumbuhan Penjualan 20 Pesen Tahun Ini

Emiten Beras, NASI Bidik Pertumbuhan Penjualan 20 Pesen Tahun Ini

Whats New
Sri Mulyani Tanggapi Usulan Fraksi PDI-P soal APBN Pertama Prabowo

Sri Mulyani Tanggapi Usulan Fraksi PDI-P soal APBN Pertama Prabowo

Whats New
Menhub Sarankan Garuda Siapkan Tambahan Pesawat untuk Penerbangan Haji

Menhub Sarankan Garuda Siapkan Tambahan Pesawat untuk Penerbangan Haji

Whats New
Apindo: Pengusaha dan Serikat Buruh Tolak Program Iuran Tapera

Apindo: Pengusaha dan Serikat Buruh Tolak Program Iuran Tapera

Whats New
Orang Kaya Beneran Tidak Mau Belanjakan Uangnya untuk 5 Hal Ini

Orang Kaya Beneran Tidak Mau Belanjakan Uangnya untuk 5 Hal Ini

Spend Smart
Apindo Sebut Iuran Tapera Jadi Beban Baru untuk Pengusaha dan Pekerja

Apindo Sebut Iuran Tapera Jadi Beban Baru untuk Pengusaha dan Pekerja

Whats New
Emiten Produk Kecantikan VICI Bakal Bagi Dividen Tunai Rp 46,9 Miliar

Emiten Produk Kecantikan VICI Bakal Bagi Dividen Tunai Rp 46,9 Miliar

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com