Simak 7 Cara Cek BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak, Bisa Lewat HP

Kompas.com - Diperbarui 15/10/2022, 17:45 WIB

Secara lebih rinci, verikut cara cek BPJS kesehatan aktif atau tidak lewat CHIKA:

  • Chat CHIKA melalui Facebook Messenger, Telegram dan Whatsapp
  • Lalu, pilih menu cek status peserta
  • Ketik nomor peserta/NIK
  • Ketik tanggal lahir sesuai format yang diminta
  • CHIKA akan menampilkan informasi Status keaktifan kepesertaan JKN-KIS

Baca juga: Pemerintah Waspadai Pelemahan Ekonomi China

3. Cara cek BPJS kesehatan aktif atau tidak lewat Care Center 165

Selain itu, cara cek BPJS kesehatan aktif atau tidak juga bisa dilakukan melalui Care Center 165. Nomor tersebut sudah dapat diakses masyarakat sejak September 2021 lalu.

Peserta dapat menghubungi nomor 165 untuk cek BPJS Kesehatan dengan NIK KTP. Call center BPJS Kesehatan ini dapat dihubungi 24 jam.

4. Cara cek BPJS kesehatan aktif atau tidak lewat petugas BPJS SATU

Keempat, cara cek BPJS kesehatan aktif atau tidak adalah melalui petugas BPJS SATU di rumah sakit yang menjadi rujukan. Biasanya, petugas tersebut akan menggunakan seragam rompi kuning bertuliskan BPJS SATU!

Saat mengunjungi petugas BPJS SATU, Anda hanya perlu membawa foto KTP atau KK dan KIS. Petugas dari "BPJS SATU!" berperan dalam Pemberian Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP) BPJS Kesehatan di rumah sakit.

Baca juga: Jokowi Minta Sri Mulyani Bikin Stress Test APBN Hadapi Gejolak Ekonomi Global

5. Cara cek BPJS kesehatan aktif atau tidak di Mobile Costumer Service (MCS)

Mobile Customer Service (MCS) adalah layanan kepada peserta JKN-KIS dengan menggunakan mobil. Untuk mengecek BPJS kesehatan aktif atau tidak, Anda cukup mendatangi MCS dengan menunjukkan KTP, KK atau KIS.

Biasanya, MCS hadir di kantor pemerintahan, kecamatan/kelurahan, desa, puskesmas, alun-alun, pusat kota, pusat keramaian, mall, pasar tradisional, sekolah, kampus, Kementerian/instansi/lembaga pemerintah/badan usaha.

6. Cara cek BPJS kesehatan aktif atau tidak di Mal Pelayanan Publik (MPP)

Selanjutnya, cara cek BPJS kesehatan aktif atau tidak juga bisa dilakukan di Mal Pelayanan Publik (MPP) kabupaten/kota. Di sini, Anda hanya perlu menunjukan data NIK KTP atau KIS untuk mengetahui status kepesertaan BPJS Kesehatan.

Baca juga: Hubungan China-Taiwan Memanas, Bahlil: Harus Kita Waspadai

7. Cara cek nomor BPJS Kesehatan aktif atau tidak di kantor cabang

Terakhir, cara cek nomor BPJS Kesehatan aktif atau tidak adalah di kantor cabang BPJS Kesehatan terdekat. Berikut tahapan-tahapannya:

  • Datangi kantor cabang BPJS Kesehatan terdekat.
  • Ambil nomor antrean dan tunggu.
  • Sampaikan ke petugas bahwa ingin mengecek nomor BPJS kesehatan dengan NIK.
  • Sebutkan NIK ke petugas dan petugas akan menginformasikan nomor BPJS Kesehatan.

Demikian informasi seputar beberapa cara cek nomor BPJS Kesehatan aktif atau tidak secara online maupun offline dengan mudah. Cek status kepesertaan BPJS Kesehatan penting untuk dilakukan agar tidak mengalami masalah saat akan digunakan.

cara cek nomor BPJS Kesehatan aktif atau tidak secara online maupun offline dengan mudahlogo Sukalogo cara cek nomor BPJS Kesehatan aktif atau tidak secara online maupun offline dengan mudah

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bos Sampoerna Sebut Perusahaan Besar Perlu Melakukan Inovasi Disruptif

Bos Sampoerna Sebut Perusahaan Besar Perlu Melakukan Inovasi Disruptif

Rilis
Luhut: Jika Kurs Rupiah Tembus Rp 16.000, Bukan karena Ekonomi RI Enggak Bagus

Luhut: Jika Kurs Rupiah Tembus Rp 16.000, Bukan karena Ekonomi RI Enggak Bagus

Whats New
Kalah Gugatan soal Nikel di WTO, Indonesia Akan Terus Jalankan Hilirisasi

Kalah Gugatan soal Nikel di WTO, Indonesia Akan Terus Jalankan Hilirisasi

Whats New
Tekan Emisi Karbon, BCA Tanam 1.000 Bibit Pohon Durian di Gunung Sasak

Tekan Emisi Karbon, BCA Tanam 1.000 Bibit Pohon Durian di Gunung Sasak

Whats New
Maksimalkan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Kemenperin Permudah Aturan Verifikasi TKDN

Maksimalkan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Kemenperin Permudah Aturan Verifikasi TKDN

Whats New
Petakan Masalah Pangan di RI, BPS Akan Lakukan Sensus Pertanian pada 2023

Petakan Masalah Pangan di RI, BPS Akan Lakukan Sensus Pertanian pada 2023

Whats New
Bersertifikasi TKDN, UMK Diharapkan Tak Lagi Jual Produk Impor

Bersertifikasi TKDN, UMK Diharapkan Tak Lagi Jual Produk Impor

Whats New
Ombudsman RI: Kementan Dinyatakan Lakukan Maladministrasi Terkait Pendataan Kartu Tani untuk Penerima Pupuk Bersubsidi

Ombudsman RI: Kementan Dinyatakan Lakukan Maladministrasi Terkait Pendataan Kartu Tani untuk Penerima Pupuk Bersubsidi

Whats New
Diminta Mundur, Karyawan Jiwasraya Tuntut Hak Dipenuhi

Diminta Mundur, Karyawan Jiwasraya Tuntut Hak Dipenuhi

Whats New
BPJS Orang Kaya Tidak Dibedakan, Begini Penjelasan Menkes

BPJS Orang Kaya Tidak Dibedakan, Begini Penjelasan Menkes

Whats New
PMI Program IJEPA Akan Dapat Pelatihan Bahasa Jepang

PMI Program IJEPA Akan Dapat Pelatihan Bahasa Jepang

Whats New
Ini Kriteria Perusahaan yang Masuk Papan Ekonomi Baru Bursa Efek Indonesia

Ini Kriteria Perusahaan yang Masuk Papan Ekonomi Baru Bursa Efek Indonesia

Whats New
RUU EBT Atur Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

RUU EBT Atur Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

Whats New
Pengusaha: Bukan soal Angka Upah, tapi Perubahan Regulasi yang Ganggu Iklim Investasi

Pengusaha: Bukan soal Angka Upah, tapi Perubahan Regulasi yang Ganggu Iklim Investasi

Whats New
Kemenko Perekonomian: Jumlah Startup Indonesia Peringkat 6 Besar Dunia

Kemenko Perekonomian: Jumlah Startup Indonesia Peringkat 6 Besar Dunia

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.