Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Harga BBM Bakal Turun jika RI Beli Minyak Rusia? Ini Penjelasan BPH Migas

Kompas.com - 13/09/2022, 11:23 WIB
Kiki Safitri,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komite Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas Saleh Abdurrahman mengatakan, jika harga crude atau minyak mentah mengalami penurunan maka akan berdampak pada penurunan harga Jenis BBM Umum (JBU)/BBM nonsubsidi.

Adapun beberapa BBM yang tergolong JBU yaitu Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex, Shell V-Power, Shell Super, BP 92, Revvo 92, serta beberapa BBM dengan Research Octane Number (RON) 95.

“Kalau harga crude turun, harga JBU bisa turun, JBU jenis BBM umum ya,” kata Saleh saat dihubungi Kompas.com, Selasa (13/9/2022).

Baca juga: Jokowi Pertimbangkan Beli Minyak Rusia, Pengamat: Belum Tentu Harga BBM Turun...

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempertimbangkan untuk membeli minyak mentah asal Rusia. Pertimbangan ini diambil karena Moskwa menawarkan diskon besar-besaran, di mana harganya jauh lebih murah dibandingkan harga di pasar minyak international.

"Semua opsi selalu kami pantau. Kalau ada negara dan mereka memberikan harga yang lebih baik, tentu saja. Ada kewajiban bagi pemerintah untuk mencari berbagai sumber untuk memenuhi kebutuhan energi rakyatnya," kata Presiden Joko Widodo kepada Financial Times, Senin (12/9/2022).

Baca juga: Ini Dampaknya jika Indonesia Ngotot Beli Minyak Mentah dari Rusia

Menurut Saleh, penurunan dan kenaikan harga BBM ditentukan berdasarkan formula harga yang telah ditetapkan. Adapun komposisi penentu harga BBM mencakup harga minyak mentah dan nilai tukar rupiah.

Terakhir, dengan opsi pembelian minyak mentah Rusia, Saleh mengungkapkan bahwa itu merupakan aksi korporasi dari badan usaha. Dia bilang, tentunya badan usaha akan mencari harga minyak mentah yang termurah.

“Belum tahu karena itu kan aksi korporasi badan usaha, cari harga crude yang paling murah,” lanjut dia.

Baca juga: Pertimbangkan Beli Minyak Rusia, Jokowi: Ada Kewajiban Pemerintah Memenuhi Kebutuhan Energi Rakyat...

ESDM tak tahu-menahu

Sementara itu, Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Tutuka Ariadji saat ditemui di Gedung DPR RI, Senin (12/9/2022), mengatakan, dirinya juga tidak mengetahui ihwal òpsi pembelian minyak Rusia oleh RI.

“Itu saya enggak tahu terus terang aja. Kalau soal minyak Rusia, saya enggak ikut,” ujar dia.

Baca juga: Erick Thohir: Harga Pertamax Bisa Turun jika Harga Minyak Dunia 75 Dollar AS Per Barrel

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com