Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Kementan Optimistis Perbankan Bisa Bantu Percepat Modernisasi Pertanian

Kompas.com - 22/09/2022, 14:55 WIB
A P Sari

Penulis

KOMPAS.comKementerian Pertanian (Kementan) optimistis bahwa bantuan perbankan bisa mendukung dan mempercepat proses modernisasi pertanian di Tanah Air.

Terlebih, saat ini perbankan telah mendukung program Taksi Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, dukungan yang diberikan perbankan merupakan hal yang positif.

"Petani kini tidak perlu khawatir untuk mendapatkan alsintan. Dukungan dari perbankan ini akan sangat membantu. Kami berharap petani dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya," kata SYL, dikutip dari keterangan tertulisnya, Kamis (22/9/2022).

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana (PSP) Kementan Ali Jamil mengungkapkan, petani harus bisa memanfaatkan bantuan alsintan tersebut.

Baca juga: 21 Poktan di Rote Ndao Terima Alsintan, Kementan Harap Bisa Genjot Produksi

"Untuk petani, khususnya yang tergabung dalam kelompok tani (poktan), dukungan perbankan ini bisa dimaksimalkan untuk menggenjot produksi. Apalagi, proses yang dilakukan melalui poktan jauh lebih mudah," tuturnya.

Namun, Ali mengingatkan petani dan poktan untuk menjaga alsintan yang diberikan.

"Alsintan ini bukan barang murah. Oleh karena itu harus dijaga agar bisa tahan lama dan bermanfaat," pesannya.

Salah satu perbankan yang mendukung program Taksi Alsintan berada di Sumatera Selatan (Sumsel). Pihak bank mengaku siap membantu penyaluran KUR untuk mempercepat mekanisasi dan modernisasi pertanian.

Direktur Pemasaran Bank Sumsel, Babel Antonius Prabowo Argo menyampaikan, jumlah petani yang mengajukan KUR alsintan mencapai 15 debitur.

"Kami akan terus melakukan sosialisasi mengenai kemudahan dari fasilitas ini. Harapannya, ke depan jumlahnya dapat terus meningkat," katanya.

Baca juga: Optimalkan Produktivitas Pertanian, Pemprov Bangka Belitung Manfaatkan Alsintan

Sebagai informasi, Taksi Alsintan merupakan program yang dirilis Kementan untuk penyediaan alat dan mesin pertanian secara mandiri oleh pelaku usaha di sektor pertanian melalui fasilitas KUR.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Limit Transfer BCA ke Sesama Rekening BCA dan Bank Lain Tahun 2024

Limit Transfer BCA ke Sesama Rekening BCA dan Bank Lain Tahun 2024

Spend Smart
Cara Beli Tiket Kapal Feri secara Online lewat Aplikasi dan Website

Cara Beli Tiket Kapal Feri secara Online lewat Aplikasi dan Website

Spend Smart
Info Tarif Parkir Inap dan Harian di Bandara Soekarno-Hatta Terbaru

Info Tarif Parkir Inap dan Harian di Bandara Soekarno-Hatta Terbaru

Spend Smart
Cara Mudah Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Pakai GoPay

Cara Mudah Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Pakai GoPay

Spend Smart
3,1 Juta Tiket Kereta Api Terjual pada Masa Angkutan Lebaran 2024, Ini Rute Favorit

3,1 Juta Tiket Kereta Api Terjual pada Masa Angkutan Lebaran 2024, Ini Rute Favorit

Whats New
3 Jalur Alternatif Arus Balik Lebaran di Jawa Barat

3 Jalur Alternatif Arus Balik Lebaran di Jawa Barat

Whats New
Menhub Targetkan Pembangunan Jalur Kereta Simpang Joglo Selesai September 2024

Menhub Targetkan Pembangunan Jalur Kereta Simpang Joglo Selesai September 2024

Whats New
Mata Uang Indonesia Diatur Secara Resmi oleh Pemerintah dalam Aturan?

Mata Uang Indonesia Diatur Secara Resmi oleh Pemerintah dalam Aturan?

Whats New
Cara Isi Saldo e-Toll BCA, BRI, BNI, dan Mandiri lewat HP

Cara Isi Saldo e-Toll BCA, BRI, BNI, dan Mandiri lewat HP

Spend Smart
Apa Mata Uang Singapura dan Berapa Nilai Tukarnya ke Rupiah?

Apa Mata Uang Singapura dan Berapa Nilai Tukarnya ke Rupiah?

Whats New
Jasa Marga Catat 471.000 Kendaraan Kembali ke Jabotabek pada Hari Puncak dan H+1 Lebaran

Jasa Marga Catat 471.000 Kendaraan Kembali ke Jabotabek pada Hari Puncak dan H+1 Lebaran

Whats New
Mengenal Mata Uang Myanmar dan Nilai Tukarnya ke Rupiah

Mengenal Mata Uang Myanmar dan Nilai Tukarnya ke Rupiah

Whats New
Jasa Marga Catatkan 16.000 Kendaraan Alami Saldo E-Toll Kurang Saat Arus Mudik

Jasa Marga Catatkan 16.000 Kendaraan Alami Saldo E-Toll Kurang Saat Arus Mudik

Whats New
H2+2 Lebaran, KAI Daop 1 Jakarta Catat Sebanyak 46.000 Lebih Penumpang Tiba di Jakarta

H2+2 Lebaran, KAI Daop 1 Jakarta Catat Sebanyak 46.000 Lebih Penumpang Tiba di Jakarta

Whats New
Ketentuan dan Cara Refund-Reschedule Tiket Damri

Ketentuan dan Cara Refund-Reschedule Tiket Damri

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com