Simak Sektor Saham Pilihan Mirae Asset Sekuritas pada Oktober 2022

Kompas.com - 04/10/2022, 15:35 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk periode Oktober 2022 diproyeksi masih tertekan. Potensi resesi ekonomi global yang semakin nyata menjadi momok investor.

Menghadapi situasi tersebut, Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan investor untuk menyertakan emiten yang bersifat defensif dalam portofolionya. Ini bisa dikombinasikan dengan emiten dari sektor yang masih positif pertumbuhannya.

Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Martha Christina mengatakan, pihaknya sendiri masih merekomendasikan 3 sektor emiten utama, yakni keuangan, energi, dan industri. Selain itu, Ia pun menyertakan emiten yang bersifat defensif.

"Untuk pembentukan portofolio ini melalui yang lebih stabil, seimbang kita perlu ada saham-saham yang sifatnya defensif," kata dia, di Jakarta, Selasa (4/10/2022).

Baca juga: Asuransi Perlindungan Cuaca untuk Petani, Preminya mulai Rp 300.000 Per Tahun

1. Sektor keuangan

Lebih lanjut Martha bilang, sektor keuangan dipilih oleh Mira Asset Sekuritas, dengan melihat potensi pertumbuhan kredit yang masih tinggi. Ini diiringi dengan kondisi likuiditas perbankan yang masih melimpah, meskipun pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) melambat.

Adapun untuk sektor keuangan, Mirae Asset merekomendasikan 4 saham bank terbesar di Indonesia, yakni Bank Central Asia (BBCA), Bank Rakyat Indonesia (BBR), Bank Mandiri (BMRI), dan Bank Negara Indonesia (BBNI). Keempat saham ini dipilih dengan melihat realisasi kinerja dan prospek ke depan yang positif.

Berdasarkan data yang dipaparkan Martha, Mirae Asset Sekuritas memasang target price (TP) Rp 9.000 untuk BBCA, kemudian TP Rp 6.100 untuk BBRI, TP Rp 11.000 untuk BMRI, dan TP Rp 10.900 untuk BBNI.

Sentimen positif bagi industri keuangan akan datang dari hasil rilis kinerja kuartal III-2022 perbankan. Sebagaimana diketahui, emiten dari industri perbankan biasanya mengawali musim rilis kinerja.

Baca juga: Program Kartu Prakerja Lanjut Tahun Depan, Peserta Bakal Terima Insentif Rp 4,2 Juta

2. Sektor energi

Untuk sektor energi, Mirae Asset Sekuritas masih merekomendasikannya, dengan melihat sentimen kenaikan harga berbagai jenis komoditas energi. Ini merespons semakin tingginya permintaan komoditas energi jelang musim dingin.

"Harga batu bara acuan September naik ke 319,2 dollar AS per ton," kata Martha.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.