Menkop Sebut UMKM Perlu Jalin Kemitraan dengan Usaha Besar

Kompas.com - 04/10/2022, 15:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop-UKM) menilai upaya untuk mendorong pelaku UMKM naik kelas membutuhkan kemitraan dengan usaha besar.

Meskipun demikian, Menteri Koperasi dan UKM (Menkop-UKM) Teten Masduki meminta, kemitraan yang dimaksudkan bukan hanya bantuan saja. Namun kemitraan juga diharapkan dapat membuat produk UMKM masuk ke dalam rantai pasok usaha besar.

Untuk itu, Teten menawarkan kemitraan bukan program seperti bapak asuh atau CSR.

"Kami ingin bermitra dalam konsep rantai pasok. UMKM menjadi bagian sistem produksi usaha besar. Di Indonesia baru 4,1 persen UMKM kita masuk ke global value chain. UMKM di Jepang, Korea Selatan, hingga Tiongkok sudah menjadi bagian dari industrialisasi. UMKM yang memasok komponen industri. Kalau di kita belum seperti itu," ucap dia dalam siaran pers, dikutip Selasa (4/10/2022).

Baca juga: Mayoritas Digunakan UMKM, Saat Ini Pengguna QRIS Mencapai 23 Juta

Lebih lanjut, untuk mendorong UMKM naik kelas, ia menyebut UMKM juga membutuhkan inkubator untuk pendampingan secara kontinu.

Dengan inkubasi bisnis, pelaku usaha besar dikatakan dapat mengembangkan rencana bisnis bagi para pelaku UMKM.

"Dengan masuknya UMKM dalam rantai pasok industri besar atau usaha besar, ada transfer pengetahuan dan teknologi. Jadi produk UMKM bisa masuk yang berbasis inovasi dan teknologi. Kalau enggak, nanti UMKM kita hanya akan menjadi ekonomi subsisten yang hanya memenuhi kebutuhan sendiri dan sulit naik kelas," kata dia.

Menurut Teten, saat ini pemerintah memiliki ekosistem yang lengkap untuk mendorong UMKM naik kelas, seperti akses pembiayaan yang mendorong kredit perbankan untuk UMKM menjadi 30 persen di 2024.

Untuk akses pasar, pemerintah memberlakukan kebijakan alokasi 40 persen dari anggaran pemerintah pusat dan pemerintah daerah hingga BUMN untuk membeli produk UMKM. Perizinan juga dipermudah melalui OSS.

Baca juga: Program Kartu Prakerja Lanjut Tahun Depan, Peserta Bakal Terima Insentif Rp 4,2 Juta

Sementara, Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid mengatakan, perusahaan swasta dan pemerintah berperan krusial dalam memperkuat UMKM.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.