Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penyaluran Kredit Perbankan Tumbuh 11,16 Persen di November 2022

Kompas.com - 22/12/2022, 17:40 WIB
Isna Rifka Sri Rahayu,
Akhdi Martin Pratama

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) mencatat penyaluran kredit perbankan tumbuh 11,16 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada November 2022.

Jika melihat data pertumbuhan kredit bulan sebelumnya yang sebesar 11,95 persen yoy, pertumbuhan kredit perbankan di periode ini terjadi perlambatan.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, pertumbuhan tersebut ditopang oleh pertumbuhan positif di seluruh jenis kredit dan mayoritas sektor ekonomi.

Baca juga: BI Kerek Suku Bunga, IHSG Ditutup Menguat

Salah satunya di segmen UMKM, pertumbuhan kredit UMKM pada Oktober 2022 tercatat sebesar 18,13 persen yoy.

"Intermediasi perbankan terus membaik didorong peningkatan dari sisi permintaan dan penawaran. Pertumbuhan kredit pada November 2022 tercatat sebesar 11,16 persen (yoy)," ujarnya saat konferensi pers, Kamis (22/12/2022).

Selain itu, pembiayaan pada perbankan syariah juga tercatat tumbuh positif 23,5 persen yoy, meningkat cukup signifikan dibandingkan Oktober 2022 yang tumbuh 18,4 persen yoy.

Baca juga: Melambat, BI Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Global hanya 2,6 Persen di 2023

Dia melanjutkan, di sisi penawaran, perbaikan intermediasi perbankan didukung likuiditas perbankan yang memadai dan standar penyaluran kredit atau pembayaan yang tetap longgar.

Sementara dari sisi permintaan, kenaikan kredit atau pembiayaan ditopang oleh permintaan korporasi dan konsumsi rumah tangga yang tetap baik.

"Secara keseluruhan, perkembangan intermediasi perbankan yang positif ini turut mendukung pemulihan ekonomi," tuturnya.

Baca juga: Lebih Terukur, BI Naikkan Suku Bunga Acuan Sebesar 25 Basis Poin Jadi 5,5 Persen

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com