Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bitcoin dan Dogecoin Menguat, Cek Rincian Harga Kripto Hari Ini

Kompas.com - 29/03/2023, 10:15 WIB
Kiki Safitri,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

Sumber CoinDesk

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasar aset kripto cerah ceria pada pagi ini, Rabu (29/3/2022). Melansir Coinmarketcap, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar bergerak di zona hijau dalam 24 jam terakhir.

Nilai mata uang kripto paling merona adalah Ripple (XRP) yang melonjak 8,7 persen menjadi 0,51 dollar AS per coin. Cardano (ADA) melesat 6,7 persen menjadi 0,3 dollar AS per coin, Solana (SOL) di level 20,8 dollar AS per coin atau naik 5,17 persen, dan Polygon (MATIC) di level 1 dollar AS per coin atau bertambah 4,8 persen.

Ethereum (ETH) menguat 3,9 persen pada level 1.782 dollar AS per coin, dilanjukan dengan Dogecoin (DOGE) di level 7 sen atau naik 1,4 persen, dan Bitcoin (BTC) di posisi 27.403 dollar AS per coin atau naik 1,4 persen. Sementara itu, Binance Exchange (BNB) menguat 1,3 persen pada level 314,2 dollar AS per coin.

Baca juga: Harga Kripto Rontok akibat Kasus Binance, Cek Harganya Hari Ini

Stablecoin atau mata uang kripto golongan mata uang kripto yang dibuat untuk menawarkan harga yang stabil terhadap dollar AS, seperti Tether (USDT) dan USD Coin (USDC), juga bergerak menguat. USDT dan USDC naik 0,06 persen masing-masing menjadi 1 dollar AS per coin dan 0,9 dollar AS per coin.

Mengutip Coindesk, koreksi terhadap Bitcoin karena investor terus mempertimbangkan dampak potensial dari gugatan Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) AS terhadap Binance dan pendirinya, Changpeng Zhao atas dugaan pelanggaran peraturan transaksi kripto.

BTC baru-baru ini diperdagangkan sekitar 27.225 dollar AS per coin, naik sekitar 1 persen selama 24 jam terakhir. Aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar turun hingga 26.669 dollar AS per coin pada hari sebelumnya.

Baca juga: Melihat Efek Kebangkrutan SVB ke Pergerakan Harga Kripto


BTC anjlok dari level tertinggi di atas 28.000 dollar AS per coin setelah gugatan CFTC diajukan pada hari Senin, dan telah turun 3 persen selama seminggu terakhir.

“Bitcoin menunjukkan ketahanan yang luar biasa terhadap apa yang terjadi di sekitarnya, bahkan di industri kripto, sehingga Anda harus bertanya-tanya seberapa berkelanjutan hal itu. Penurunan harga yang dipicu oleh CFTC-Binance juga tidak terasa terlalu signifikan,” kata Craig Erlam, analis pasar senior di pembuat pasar valuta asing Oanda.

Baca juga: Ombudsman: Ekosistem Bursa Kripto Harus Dibangun demi Lindungi Masyarakat

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Aturan Impor Direvisi, Dunia Usaha: Terima Kasih Pemerintah...

Aturan Impor Direvisi, Dunia Usaha: Terima Kasih Pemerintah...

Whats New
Malaysia Mulai Pangkas Subsidi Solar, Hemat Rp 12,7 Triliun Setahun

Malaysia Mulai Pangkas Subsidi Solar, Hemat Rp 12,7 Triliun Setahun

Whats New
63 Persen Gen Z Sebut Lebih Penting Bawa Smartphone Ketimbang Dompet, Berikut Alasannya

63 Persen Gen Z Sebut Lebih Penting Bawa Smartphone Ketimbang Dompet, Berikut Alasannya

BrandzView
Harga Bitcoin Intip Level Tertinggi Sepanjang Sejarah

Harga Bitcoin Intip Level Tertinggi Sepanjang Sejarah

Whats New
Emiten Ritel RANC Absen Bagi Dividen, Ini Sebabnya

Emiten Ritel RANC Absen Bagi Dividen, Ini Sebabnya

Whats New
Dukung Ekosistem Urban Terintegrasi, Bank Mandiri Perkuat Kemitraan dengan Lippo Group

Dukung Ekosistem Urban Terintegrasi, Bank Mandiri Perkuat Kemitraan dengan Lippo Group

Whats New
OJK: Proses Merger Bank MNC dan Nobu Masih Lanjut, Saat Ini Tahap 'Cross Ownership'

OJK: Proses Merger Bank MNC dan Nobu Masih Lanjut, Saat Ini Tahap "Cross Ownership"

Whats New
Kondisi Perekonomian Global Membaik, BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 6,25 Persen

Kondisi Perekonomian Global Membaik, BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 6,25 Persen

Whats New
Indonesia Mampu Menghasilkan Karet Lebih Besar daripada Amerika Serikat

Indonesia Mampu Menghasilkan Karet Lebih Besar daripada Amerika Serikat

Whats New
Citi Indonesia Cetak Laba Bersih Rp 665,9 Miliar pada Kuartal I-2024

Citi Indonesia Cetak Laba Bersih Rp 665,9 Miliar pada Kuartal I-2024

Whats New
Perkebunan Karet Besar di Indonesia Banyak Dijumpai di Mana?

Perkebunan Karet Besar di Indonesia Banyak Dijumpai di Mana?

Whats New
Hampir 10 Juta Gen Z Nganggur, Menyingkap Sisi Gelap Generasi Z

Hampir 10 Juta Gen Z Nganggur, Menyingkap Sisi Gelap Generasi Z

Whats New
Ada Relaksasi Aturan Impor, Menkop Berharap Bisnis UMKM Tidak Terganggu

Ada Relaksasi Aturan Impor, Menkop Berharap Bisnis UMKM Tidak Terganggu

Whats New
Pesawat SQ321 Alami Turbulensi, Ini Kata CEO Singapore Airlines

Pesawat SQ321 Alami Turbulensi, Ini Kata CEO Singapore Airlines

Whats New
10 Daerah Penghasil Karet Terbesar di Indonesia

10 Daerah Penghasil Karet Terbesar di Indonesia

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com