Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

IHSG dan Rupiah Ditutup di Zona Hijau

Kompas.com - 20/07/2023, 16:38 WIB
Kiki Safitri,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona hijau pada Kamis (20/7/2023). Demikian juga dengan mata uang garuda di pasar spot yang menguat.

Melansir RTI di akhir perdagangan, IHSG ditutup pada level 6.864,18 atau naik 33,9 poin (0,5 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya pada level 6.830,2.

Sementara itu, terdapat 294 saham yang hijau, 223 saham merah dan 231 saham lainya stagnan. Jumlah transaksi siang ini mencapai Rp 10,05 triliun dengan volume 16,2 miliar saham.

Baca juga: IHSG dan Rupiah Melaju di Zona Hijau Pagi Ini

Top gainers yang mendorong IHSG antara lain, Golden Eagle Energy (SMMT) yang mengalami kenaikan 11,06 persen menjadi Rp 1.105 per saham. Dharma Polimetal (DRMA) di level Rp 1.580 per saham atau melonjak 10,8 persen. Kemudian, Bank BTPN Syariah (BTPS) yang naik 5,9 persen pada posisi Rp 2.320 per saham.

Top losers di antaranya, Ace Hardware (ACES) yang ambles 7,3 persen pada level Rp 695 per saham. Kemudian, Industri Jamu dan Farmasi Sidomuncul (SIDO) melemah 3,5 persen menjadi Rp 690 per saham. Selanjutnya, Pertamina Geotermal Energy (PGEO) ditutup pada level Rp 745 per saham atau terkoreksi 3,2 persen.

Bursa Asia ditutup pada teritori negatif, dengan penurunan Hang Seng Hong Kong 0,13 persen (24,29 poin) pada level 18.928,02, dan Strait Times melemah 0,03 persen (0,8 poin) pada level 3.274,38. Kemudian, Shanghai Komposit turun 0,92 persen (29,32 poin) menjadi 3.169,52, dan Nikkei terkoreksi 1,23 persen (405,5 poin) pada level 32.490,5.

Di awal perdagangan, Bursa Eropa bergerak di zona hijau dengan kenaikan FTSE 0,85 persen (49,04 poin) di level 7.637,09, dan GDAXI naik 0,2 persen (31,48 poin) ke level 16.140,11.

Baca juga: Intip Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini

 


Mengutip data Bloomberg, rupiah sore ini juga ditutup menguat. Pukul 14.55 WIB mata uang garuda ditutup pada level Rp 14.986 per dollar AS atau naik 11 poin (0,07 persen) dibandingkan sebelumnya Rp 14.997 per dollar AS.

Sementara itu, mengacu kurs tengah Jisdor, nilai tukar rupiah pada Kamis (18/7/2023) pada level Rp 14.991 per dollar AS, atau menguat dari nilai tukar Selasa (18/7/2023) sebesar Rp 14.994 per dollar AS.

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Harga Emas Terbaru 25 Mei 2024 di Pegadaian

Harga Emas Terbaru 25 Mei 2024 di Pegadaian

Spend Smart
Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru Pada Sabtu 25 Mei 2024

Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru Pada Sabtu 25 Mei 2024

Spend Smart
Menko Airlangga Beberkan Keberhasilan Perekonomian Indonesia di Hadapan Para Pemimpin Global pada Nikkei Forum 2024

Menko Airlangga Beberkan Keberhasilan Perekonomian Indonesia di Hadapan Para Pemimpin Global pada Nikkei Forum 2024

Whats New
Giliran Kemenhub Tegur Garuda Soal Layanan Penerbangan Haji

Giliran Kemenhub Tegur Garuda Soal Layanan Penerbangan Haji

Whats New
Harga Bahan Pokok Sabtu 25 Mei 2024, Harga Ikan Kembung Naik, Cabai Merah Keriting Turun

Harga Bahan Pokok Sabtu 25 Mei 2024, Harga Ikan Kembung Naik, Cabai Merah Keriting Turun

Whats New
Kebakaran di Kilang Pertamina Balikpapan Sudah Berhasil Dipadamkan

Kebakaran di Kilang Pertamina Balikpapan Sudah Berhasil Dipadamkan

Whats New
Kenaikan Harga Saham Nvidia, Nasdaq Catat Rekor Tertinggi

Kenaikan Harga Saham Nvidia, Nasdaq Catat Rekor Tertinggi

Whats New
Kinerja Kepala Desa Millenial dan Z

Kinerja Kepala Desa Millenial dan Z

Whats New
Berkaca dari AS, Banyak Kredit Macet Akibat Student Loan

Berkaca dari AS, Banyak Kredit Macet Akibat Student Loan

Whats New
Atur Keuangan Agar Bebas Hutang, Ini Tipsnya

Atur Keuangan Agar Bebas Hutang, Ini Tipsnya

Work Smart
Penyebab Student Loan Gagal di Era Soeharto: Banyak Kredit Macet

Penyebab Student Loan Gagal di Era Soeharto: Banyak Kredit Macet

Whats New
Harga Batu Bara Acuan Mei 2024 Turun 5,8 Persen Jadi 114,06 Dollar AS Per Ton

Harga Batu Bara Acuan Mei 2024 Turun 5,8 Persen Jadi 114,06 Dollar AS Per Ton

Whats New
AHY Usul Ada Badan Air Nasional, Basuki: Koordinasi Makin Susah

AHY Usul Ada Badan Air Nasional, Basuki: Koordinasi Makin Susah

Whats New
[POPULER MONEY] 2015 Masih Rp 500.000-an Per Gram, Ini Penyebab Harga Emas Naik | AI Bakal Ambil Alih Semua Pekerjaan Manusia

[POPULER MONEY] 2015 Masih Rp 500.000-an Per Gram, Ini Penyebab Harga Emas Naik | AI Bakal Ambil Alih Semua Pekerjaan Manusia

Whats New
Student Loan era Soeharto, Ijazah Jadi Agunan, Ditahan Bank sampai Utang Lunas

Student Loan era Soeharto, Ijazah Jadi Agunan, Ditahan Bank sampai Utang Lunas

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com