Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Proyek LRT Bali Ditargetkan Mulai 2024, Korsel hingga Jepang Minat Jadi Investor

Kompas.com - 29/09/2023, 08:30 WIB
Yohana Artha Uly,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah berencana membangun Light Rail Transit (LRT) di Bali. Nantinya, LRT Bali bakal dibangun dengan skema rel bawah tanah atau underground.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, LRT Bali akan dibangun dengan rute Bandara I Gusti Ngurah Rai hingga ke Seminyak dan Canggu.

Ia bilang, pembangunan LRT Bali tersebut merupakan instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Jadi LRT (di Bali) akan underground, akan dibuat dari bandara sampai ke Seminyak dan Canggu," ujarnya saat ditemui di Sopo Del Tower, Jakarta, Kamis (28/9/2023). 

Baca juga: Luhut Targetkan LRT Bali Dibangun Awal Tahun 2024

Dia mengatakan, pembangunan LRT Bali memang diperlukan untuk mengurai kemacetan di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Luhut menyebut, jika LRT tidak dibangun maka kemacetan bisa mencapai 3 jam di masa mendatang.

"Kalau itu tidak dilakukan maka 2026 itu kita akan bisa stuck 3 jam di airport (bandara)," imbuhnya.

Menurut Luhut pembangunan LRT Bali akan melibatkan swasta maupun investor asing. Saat ini proyek tersebut sudah diminati oleh beberapa investor asing yang berasal dari Korea Selatan, Jepang, dan China.

Baca juga: Update Rencana LRT Bali, Kemungkinan Dibangun di Bawah Tanah, Biaya Bisa Bengkak 3 Kali Lipat

 


Dia menjelaskan, pemerintah akan menerima siapa pun investornya jika memenuhi ketentuan, yakni memiliki teknologi pembangunan LRT, kemampuan pembangunan yang cepat dan biaya yang kompetitif, serta bersedia melakukan transfer teknologi.

"Ada (investor asing yang mau masuk), yang jelas ada Korea, Jepang, China, mana saja yang mau transfer teknologi, cepat dan murah, kita akan ambil," kata Luhut.

Adapun pemerintah menargetkan pembangunan LRT Bali bisa dimulai pada 2024 mendatang. "Kita berharap tahun depan bisa groundbreaking," ucapnya.

Baca juga: Korea Selatan Ingin Terlibat di Proyek LRT Bali dan MRT Jakarta Fase 4

Halaman:


Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com