Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Naik 12,47 Persen, BRI Raup Laba Rp 44,21 Triliun pada Kuartal III-2023

Kompas.com - 25/10/2023, 22:38 WIB
Agustinus Rangga Respati,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI membukukan laba Rp 44,21 triliun pada kuartal III-2023.

Angka tersebut tumbuh 12,47 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, kinerja BRI ditopang oleh penyaluran kredit, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), dan dana murah.

"Kualitas kredit yang terjaga, serta proporsi fee-based income yang porsinya terus meningkat terhadap keseluruhan pendapatan BRI," kata dia dalam keterangan resmi, Rabu (25/10/2023).

Baca juga: Laba Bersih Unilever Naik 21 Persen Jadi Rp 10,2 Triliun

Ia menerangkan, kredit yang disalurkan mencapai Rp 1.250,72 triliun sampai kuartal III-2023.

Jumlah tersebut tumbuh 12,53 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sementara fee-based income atau pendapatan dari jasa layanan BRI Grup mencapai Rp 15,56 triliun, atau tumbuh 12,19 persen secara tahunan.

Pendapatan jasa layanan ditopang oleh volume transaksi aplikasi BRImo yang tumbuh 66,87 persen secara tahunan, atau mencapai Rp 2.984 triliun.

Adapun jumlah pengguna aplikasi tersebut mencapai 29,8 juta.

Di samping itu, pertumbuhan fee-based income BRI juga didorong meningkatnya bisnis AgenBRILink, yaitu agen layanan bank dengan model bisnis sharing economy bersama masyarakat.

Jumlah AgenBRILink telah mencapai lebih dari 698.000 agen dengan total nilai transaksi yang meningkat 20,77 persen menjadi Rp 1.163 triliun.

Baca juga: Laba Ditahan: Pengertian, Fungsi, Tujuan, dan Cara Menghitungnya

Sunarso menjabarkan, BRI memiliki DPK mencapai Rp 1.290,29 triliun, atau tumbuh 13,21 persen secara tahunan.

Penopang utama DPK masih bersumber dari dana murah atau CASA dengan Rp 821,14 triliun.

"Porsi dana murah mencapai 63,64 persen," kata dia.

Pertumbuhan giro menjadi yang tertinggi dengan 28,12 persen secara tahunan.

Sepanjang 9 bulan 2023, BRI telah mengumpulkan aset konsolidasian sebesar Rp 1.851,97 triliun, atau tumbuh 9,93 persen secara tahunan.

Baca juga: Laba BCA Tumbuh Ditopang Solidnya Kredit

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Emiten Gas Industri SBMA Bakal Tebar Dividen Rp 1,1 Miliar

Emiten Gas Industri SBMA Bakal Tebar Dividen Rp 1,1 Miliar

Whats New
Citi Indonesia Tunjuk Edwin Pribadi jadi Head of Citi Commercial Bank

Citi Indonesia Tunjuk Edwin Pribadi jadi Head of Citi Commercial Bank

Whats New
OJK: Guru Harus Punya Pengetahuan tentang Edukasi Keuangan

OJK: Guru Harus Punya Pengetahuan tentang Edukasi Keuangan

Whats New
Sekjen Anwar: Kemenaker Punya Tanggung Jawab Besar Persiapkan SDM Unggul dan Berdaya Saing

Sekjen Anwar: Kemenaker Punya Tanggung Jawab Besar Persiapkan SDM Unggul dan Berdaya Saing

Whats New
Lowongan Kerja BUMN Viramakarya untuk Posisi di IKN, Ini Posisi dan Persyaratannya

Lowongan Kerja BUMN Viramakarya untuk Posisi di IKN, Ini Posisi dan Persyaratannya

Whats New
Soal Relaksasi HET Beras Premium, Dirut Bulog: Biasanya Sulit Dikembalikan...

Soal Relaksasi HET Beras Premium, Dirut Bulog: Biasanya Sulit Dikembalikan...

Whats New
Potensi Pasar Geospasial di Indonesia

Potensi Pasar Geospasial di Indonesia

Whats New
OJK Minta Lembaga Keuangan Bikin 'Student Loan' Khusus Mahasiswa S-1

OJK Minta Lembaga Keuangan Bikin "Student Loan" Khusus Mahasiswa S-1

Whats New
Soal Tarif PPN 12 Persen, Sri Mulyani: Kami Serahkan kepada Pemerintahan Baru

Soal Tarif PPN 12 Persen, Sri Mulyani: Kami Serahkan kepada Pemerintahan Baru

Whats New
Citilink Buka Lowongan Kerja Pramugari untuk Lulusan SMA, D3, dan S1, Ini Syaratnya

Citilink Buka Lowongan Kerja Pramugari untuk Lulusan SMA, D3, dan S1, Ini Syaratnya

Whats New
Kerangka Ekonomi Makro 2025: Pertumbuhan Ekonomi 5,1 - 5,5 Persen, Inflasi 1,5 - 3,5 Persen

Kerangka Ekonomi Makro 2025: Pertumbuhan Ekonomi 5,1 - 5,5 Persen, Inflasi 1,5 - 3,5 Persen

Whats New
Tinjau Fluktuasi Bapok, KPPU Lakukan Sidak Serentak di Sejumlah Pasar

Tinjau Fluktuasi Bapok, KPPU Lakukan Sidak Serentak di Sejumlah Pasar

Whats New
Simak Rincian Kurs Rupiah Hari Ini di BRI hingga CIMB Niaga

Simak Rincian Kurs Rupiah Hari Ini di BRI hingga CIMB Niaga

Whats New
Kemenhub: KNKT Akan Investigasi Penyebab Jatuhnya Pesawat di BSD

Kemenhub: KNKT Akan Investigasi Penyebab Jatuhnya Pesawat di BSD

Whats New
Telat Bayar Tagihan Listrik Bisa Kena Denda, Berapa Biayanya?

Telat Bayar Tagihan Listrik Bisa Kena Denda, Berapa Biayanya?

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com