Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

BSI Siapkan Uang Tunai Rp 12,2 Triliun selama Periode Libur Natal dan Tahun Baru

Kompas.com - 20/12/2023, 21:00 WIB
Agustinus Rangga Respati,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyiapkan uang tunai Rp 12,2 triliun untuk kebutuhan jelang akhir tahun dan momen tahun baru.

Jumlah tersebut disiapakan untuk periode 22 Desember 2023 hingga 3 Januari 2024.

Wakil Direktur Utama BSI Bob Tyasika Ananta menyampaikan, menjelang akhir tahun perseroan akan mengoptimalisasi seluruh layanan, baik yang berbasis e-channel seperti ATM dan BSI Mobile maupun layanan fisik di kantor cabang.

“Akhir tahun menjadi salah satu periode dengan traffic transaksi yang lebih tinggi dari biasanya. Oleh karenanya, persiapan menjelang akhir tahun, BSI akan mengoptimalisasi layanan yang ada," kata dia dalam keterangan resmi, Rabu (20/12/2023).

Baca juga: Erick Thohir Sebut Calon Investor BSI Ingin 20 Persen Kepemilikan Saham

Ia menambahkan, BSI akan memastikan ketersediaan dana tunai, terutama pada mesin ATM.

Menurut Bob, jumlah uang tunai yang dialokasikan oleh BSI telah disesuaikan dengan proyeksi kenaikan pengisian kas ATM sebesar 17,5 persen menjadi Rp 2,7 triliun.

Jumlah tersebut diperkirakan mencapai Rp 225 miliar transaksi uang tunai harian per hari pada periode 22 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024.

“Kami memperkirakan puncak transaksi tunai akan terjadi pada dua pekan terakhir menjelang akhir tahun 2023 hingga awal tahun 2024 yang merupakan periode masa liburan," imbuh dia.

Lebih lanjut, Bob menghimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan digital BSI melalui ATM dan BSI Mobile.

Baca juga: Izin OJK Terbit, BSI Jadi Bank Syariah Pertama yang Sediakan Layanan RDN Online

 


Ia membeberkan, sebanyak 484 kantor cabang BSI tetap akan beroperasi secara terbatas mulai pukul 08.00-14.00 waktu setempat selama periode 23 Desember 2023 hingga 1 Januari 2024.

Pemilihan lokasi operasional kami difokuskan pada kantor cabang utama, terutama di lokasi-lokasi yang strategis.

Saat ini BSI memiliki lebih dari 1.100 kantor cabang, 2.559 mesin ATM serta menyediakan layanan transaksi penarikan uang tunai melalui kerja sama dengan gerai Indomaret dan Alfamart di seluruh Indonesia.

Selain itu, untuk daerah-daerah yang jauh dari lokasi ATM, BSI memiliki lebih dari 92.000 Agen BSI Smart yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Baca juga: Nasabah BSI Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu ATM di Alfamidi

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Bulog Siap Jadi Pembeli Gabah dari Sawah Hasil Teknologi Padi China

Bulog Siap Jadi Pembeli Gabah dari Sawah Hasil Teknologi Padi China

Whats New
Bulog Baru Serap 633.000 Ton Gabah dari Petani, Dirut: Periode Panennya Pendek

Bulog Baru Serap 633.000 Ton Gabah dari Petani, Dirut: Periode Panennya Pendek

Whats New
Dari Perayaan HUT hingga Bagi-bagi THR, Intip Kemeriahan Agenda PUBG Mobile Sepanjang Ramadhan

Dari Perayaan HUT hingga Bagi-bagi THR, Intip Kemeriahan Agenda PUBG Mobile Sepanjang Ramadhan

Rilis
INACA: Iuran Pariwisata Tambah Beban Penumpang dan Maskapai

INACA: Iuran Pariwisata Tambah Beban Penumpang dan Maskapai

Whats New
Bank DKI Sumbang Dividen Rp 326,44 Miliar ke Pemprov DKI Jakarta

Bank DKI Sumbang Dividen Rp 326,44 Miliar ke Pemprov DKI Jakarta

Whats New
OASA Bangun Pabrik Biomasa di Blora

OASA Bangun Pabrik Biomasa di Blora

Rilis
Pengumpulan Data Tersendat, BTN Belum Ambil Keputusan Akuisisi Bank Muamalat

Pengumpulan Data Tersendat, BTN Belum Ambil Keputusan Akuisisi Bank Muamalat

Whats New
Cara Hapus Daftar Transfer di Aplikasi myBCA

Cara Hapus Daftar Transfer di Aplikasi myBCA

Work Smart
INA Digital Bakal Diluncurkan, Urus KTP hingga Bayar BPJS Jadi Lebih Mudah

INA Digital Bakal Diluncurkan, Urus KTP hingga Bayar BPJS Jadi Lebih Mudah

Whats New
Suku Bunga Acuan BI Naik, Anak Buah Sri Mulyani: Memang Kondisi Global Harus Diantisipasi

Suku Bunga Acuan BI Naik, Anak Buah Sri Mulyani: Memang Kondisi Global Harus Diantisipasi

Whats New
Ekonom: Kenaikan BI Rate Bakal 'Jangkar' Inflasi di Tengah Pelemahan Rupiah

Ekonom: Kenaikan BI Rate Bakal "Jangkar" Inflasi di Tengah Pelemahan Rupiah

Whats New
Menpan-RB: ASN yang Pindah ke IKN Bakal Diseleksi Ketat

Menpan-RB: ASN yang Pindah ke IKN Bakal Diseleksi Ketat

Whats New
Lebaran 2024, KAI Sebut 'Suite Class Compartment' dan 'Luxury'  Laris Manis

Lebaran 2024, KAI Sebut "Suite Class Compartment" dan "Luxury" Laris Manis

Whats New
Rupiah Melemah Sentuh Rp 16.200, Mendag: Cadangan Divisa RI Kuat, Tidak Perlu Khawatir

Rupiah Melemah Sentuh Rp 16.200, Mendag: Cadangan Divisa RI Kuat, Tidak Perlu Khawatir

Whats New
Rasio Utang Pemerintahan Prabowo Ditarget Naik hingga 40 Persen, Kemenkeu: Kita Enggak Ada Masalah...

Rasio Utang Pemerintahan Prabowo Ditarget Naik hingga 40 Persen, Kemenkeu: Kita Enggak Ada Masalah...

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com