Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Benny Suherman, Bos Bioskop XXI yang Jadi Orang Terkaya Ke-26 di RI

Kompas.com - 16/01/2024, 18:30 WIB
Kiki Safitri,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Bisnis bioskop yang sempat mati suri kala diterpa pandemi Covid-19, kini mulai beranjak pulih. Salah satu nama yang dikenal berkat upayanya mendorong bisnis bioskop menjadi go public adalah Benny Suherman.

Benny Suherman dikenal merupakan perintis bisnis distribusi film di Indonesia. Lewat bisnisnya tersebut, kini Benny menjadi salah satu orang terkaya di RI dengan nilai kekayaan bersih sebesar 1,1 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 17,1 triliun (kurs Rp 15.593 per dollar AS).

Mengutip Forbes Real Time Billonaires, Benny menempati posisi orang terkaya di urutan ke-26 di RI atau urutan ke 2.425 secara global.

Di atas Benny, ada Marina Budiman dengan nilai kekayaan bersih sebesar 1,2 miliar dollar AS. Marina merupakan pengusaha data center di Indonesia.

Baca juga: Cinema XXI Raup Pendapatan Rp 3,8 Triliun hingga Akhir September 2023

Benny SuhermanForbes Benny Suherman

Benny membawa perusahaan untuk listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Agustus 2023 lewat PT Nusantara Sejahtera Raya dengan kode saham CNMA.

Benny mengusai lebih dari separuh saham CNMA melalui PT Harkatjaya Bumipersada sebesar 53,9 persen, sekaligus menjadikan Benny sebagai pengendali.

Saat ini CNMA dipegang oleh anak-anak Benny, di antaranya Suryo Suherman sebagai Komisaris Utama, dan Melia Suherman sebagai komisaris.

Sementara itu, jabatan Direktur dipegang oleh Arif Suherman. Hans Gunadi yang merupakan menantu laki-laki dari Benny menjabat sebagai Presiden Direktur CNMA.

Baca juga: Resmi Melantai di BEI, Bagaimana Pergerakan Saham Cinema XXI?

Kinerja CNMA, emiten Benny Suherman boss XXI

Sekadar informasi, sampai dengan akhir September 2023, Cinema XXI telah menghadirkan 1.250 layar di 232 lokasi bioskop yang tersebar di 56 kota di seluruh Indonesia. Sepanjang periode tersebut, Cinema XXI menggelontorkan dana sekitar Rp 607 miliar untuk menambah 80 layar bioskop.

Sementara itu, CNMA membukukan membukukan laba bersih Rp 387,9 miliar hingga kuartal III-2023.

CNMA membukukan total pendapatan Rp 3,81 triliun pada kuartal III-2023. Pendapatan ini meningkat 15,4 persen dibandingkan kuartal III-2022 sebesar Rp 3,3 triliun.

Meningkatnya pendapatan CNMA ini didorong oleh segmen bioskop sebesar Rp 2,28 triliun atau 59,9 persen dari total pemasukan CNMA pada kuartal III-2023. Pendapatan dari bioskop ini meningkat 10,3 persen secara tahunan dari Rp 2,07 triliun.

Selanjutnya, pendapatan makanan dan minuman CNMA juga meningkat menjadi Rp 1,36 triliun per kuartal III-2023, yang merupakan 35,7 persen dari total pendapatan CNMA. Pendapatan dari makanan dan minuman ini juga meningkat 30 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,04 triliun.

Baca juga: Cinema XXI Bakal IPO Rp 2,4 Triliun, untuk Apa Dananya?

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com