Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jalan Akses Tol KM 1+842 Stasiun Halim Tak Kunjung Dioperasikan, KCIC: Masih Tunggu Pengujian

Kompas.com - 16/02/2024, 09:30 WIB
Isna Rifka Sri Rahayu,
Aprillia Ika

Tim Redaksi


JAKARTA, KOMPAS.com - Sejak Kereta Cepat Whoosh resmi beroperasi pada Oktober 2023, jalan akses tol Stasiun Halim di KM 1+842 Tol Jakarta-Cikampek masih belum dioperasikan hingga kini.

Berdasarkan catatan Kompas.com, jalan akses tol Stasiun Halim ini ditargetkan dapat digunakan pada Agustus 2023 bersamaan dengan Jalan Akses Kereta Cepat Halim Perdana Kusuma.

Sementara Jalan Akses Kereta Cepat Halim Perdana Kusuma yang dapat diakses dari Jalan DI Panjaitan itu sudah mulai digunakan untuk umum sejak Kereta Cepat Whoosh diujicoba pada September 2023.

Manager Corporate Communication PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Emir Monti mengatakan, pembangunan jalan akses tol Stasiun Halim tersebut sudah selesai dikerjakan. Gerbang masuk untuk pembayaran dan papan penunjuk (signage) juga sudah terpasang.

Baca juga: 18 Februari, Akses Tol ke Stasiun Kereta Cepat Halim Ditutup Permanen

Namun pengoperasian jalan akses itu masih terkendala di operator jalan Tol Jakarta-Cikampek yakni PT Jasa Marga (Persero) Tbk sehingga masih belum bisa digunakan untuk umum.

"Gatenya sudah ada, signage juga, tapi belum ada yang boleh lewat," ujarnya kepada Kompas.com, Kamis (16/2/2024).

Dia menyebut, saat ini Jasa Marga masih melakukan pengujian-pengujian sebelum memastikan jalan akses tol ini dapat digunakan untuk umum.

Baca juga: Libur Panjang, Penumpang Kereta Cepat Whoosh Naik 35 Persen

 


Untuk itu, hingga kini KCIC masih terus berkoordinasi dengan Jasa Marga dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar jalan akses tol Stasiun Halim dapat segera beroperasi.

"Masih dikordinasikan dengan Jasa Marga untuk yang 1+842 Tol Jakarta-Cikampek. Masih menunggu pengujian-pengujian," ucapnya.

Selama ini penumpang Kereta Cepat Whoosh yang masuk atau keluar Stasiun Halim melalui Jalan Tol Jakarta-Cikampek menggunakan jalan akses di KM 00+850 A Tol Jakarta-Cikampek.

Namun jalan akses tol sementara ini akan ditutup permanen mulai 18 Februari mendatang sehingga penumpang Kereta Cepat Whoosh hanya bisa menggunakan Jalan Akses Kereta Cepat Halim Perdana Kusuma melalui Jl. DI Panjaitan untuk menuju Stasiun Halim.

Baca juga: Impor KRL dari China, Wamen BUMN: Enggak Ada Hubungan dengan Whoosh

Emir mengungkapkan, sebelumnya akses tol di KM 00+850 A merupakan jalur keluar masuk kendaraan proyek pada masa pembangunan stasiun.

Oleh karenanya, ketika pembangunan sudah selesai, maka KCIC melalui kordinasi bersama Jasamarga dan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menutup akses tol sementara tersebut demi keselamatan dan keamanan pengendara.

Penutupan akses tol menuju Stasiun Halim ini juga menjadi bagian dari pengaturan lalu lintas jalan ruas Tol Jakarta-Cikampek yang sejajar dengan akses jalur proyek bukaan tol baru menuju Stasiun Halim yang saat ini sedang berlangsung.

"Nantinya juga akan diberlakukan kontra flow dalam proses pembangunan akses tol yang baru. Sehingga jika akses tol KM 00+850 A masih dioperasikan, dikhawatirkan akan membahayakan keamanan keselamatan pengguna jalan," jelasnya.

Baca juga: KCIC Tambah 8 Jadwal Perjalanan Kereta Cepat Whoosh pada 8 Februari

Meski begitu, Emir mengatakan, penumpang Kereta Cepat Whoosh tidak perlu khawatir akan kesulitan mengakses stasiun Halim karena kini Stasiun Halim terhubung dengan sejumlah transportasi umum.

Adapun transportasi umum yang telah disiapkan yaitu Transjakarta 7W rute Cawang - Jalan Mayjen Sutoyo - Jalan DI Panjaitan - Stasiun Halim, LRT Jabodebek dengan rute Dukuh Atas - Jati Mulya, dan Taksi.

"Melalui aksesibilitas dan integrasi yang baik, diharapkan semakin banyak masyarakat yang tertarik untuk beralih dari transportasi pribadi ke transportasi umum khususnya Whoosh," tuturnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

PGN Saka Resmi Perpanjang Kontrak WK Ketapang Bersama Petronas di IPA Convex 2024

PGN Saka Resmi Perpanjang Kontrak WK Ketapang Bersama Petronas di IPA Convex 2024

Whats New
MSIG Life Bayar Klaim Meninggal Dunia dan Kesehatan Rp 164 Miliar per Kuartal I 2024

MSIG Life Bayar Klaim Meninggal Dunia dan Kesehatan Rp 164 Miliar per Kuartal I 2024

Whats New
Cara Bayar Iuran BPJS Kesehatan lewat BRImo dengan Mudah

Cara Bayar Iuran BPJS Kesehatan lewat BRImo dengan Mudah

Spend Smart
Di IPA Convex 2024, Pertamina, Petronas, dan MedcoEnergi Sepakat Prioritaskan Kolaborasi

Di IPA Convex 2024, Pertamina, Petronas, dan MedcoEnergi Sepakat Prioritaskan Kolaborasi

Whats New
Bank Mandiri: Suku Bunga Acuan Belum Akan Turun dalam Waktu Dekat

Bank Mandiri: Suku Bunga Acuan Belum Akan Turun dalam Waktu Dekat

Whats New
Freeport Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3-S2, Simak Persyaratannya

Freeport Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3-S2, Simak Persyaratannya

Work Smart
Pemerintah Tetapkan 16 PSN Baru, Pelaksanaannya Disebut Tak Butuh APBN

Pemerintah Tetapkan 16 PSN Baru, Pelaksanaannya Disebut Tak Butuh APBN

Whats New
Kominfo Kembali Buka Pendaftaran Startup Studio Indonesia, Ini Syaratnya

Kominfo Kembali Buka Pendaftaran Startup Studio Indonesia, Ini Syaratnya

Whats New
41 PSN Senilai Rp 544 Triliun Dikebut Rampung 2024, Ini Kendala Pembangunannya

41 PSN Senilai Rp 544 Triliun Dikebut Rampung 2024, Ini Kendala Pembangunannya

Whats New
Bangun Smelter, Tahun Ini ADMR Alokasikan Capex hingga 250 Juta Dollar AS

Bangun Smelter, Tahun Ini ADMR Alokasikan Capex hingga 250 Juta Dollar AS

Whats New
Simak, 6 Tips Menjaga 'Work Life Balance'

Simak, 6 Tips Menjaga "Work Life Balance"

Work Smart
Haji Khusus dan Haji Furoda, Apa Bedanya?

Haji Khusus dan Haji Furoda, Apa Bedanya?

Whats New
Potensi Ekonomi Syariah Besar, BSI Gelar Pameran Produk Halal

Potensi Ekonomi Syariah Besar, BSI Gelar Pameran Produk Halal

Whats New
AXA Mandiri Lakukan Penyesuaian Premi Imbas dari Tingginya Inflasi Medis

AXA Mandiri Lakukan Penyesuaian Premi Imbas dari Tingginya Inflasi Medis

Whats New
Program Ternak Kambing Perah di DIY untuk Atasi Stunting dan Tingkatkan Ekonomi Warga

Program Ternak Kambing Perah di DIY untuk Atasi Stunting dan Tingkatkan Ekonomi Warga

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com