Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Proyeksi IHSG Hari Ini 3 April 2024 dan Rekomendasi Sahamnya

Kompas.com - 03/04/2024, 09:10 WIB
Kiki Safitri,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan menguat pada Rabu (3/4/2024). Sebelumnya, IHSG pada penutupan Selasa (2/4/2024) berakhir di zona hijau pada level 7.236,98 atau naik 0,44 persen (31,92 poin).

Founder WH Project William Hartanto mengatakan, secara teknikal IHSG masih bergerak mixed hingga akhir pekan ini dan mempertimbangkan terjadinya fase bottoming di mana pelemahan semakin terbatas dan IHSG menguat kembali.

“Hari ini kami memproyeksikan IHSG berpotensi bergerak dalam kecenderungan menguat, range 7150 – 7300,” kata William dalam analisisnya.

Baca juga: Negosiasi Saham Freeport Indonesia Alot, Bahlil: Kita Harus Dapat Manfaat Lebih Banyak

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Maximilianus Nico Demus menilai hari ini IHSG akan menguat terbatas.

Dia bilang, data-data ekonomi akan menjadi sangat penting, karena akan mempengaruhi pergerakan pasar selanjutnya, dan tentu saja akan mengubah persepsi dan perspektif dari pelaku pasar dan investor kedepannya.

“Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi menguat terbatas dengan support dan resistance di level 7.190 – 7.250. Potensi koreksi masih terbuka hari ini,” kata Maximilianus.

Dia mengatakan, pidato Powell juga akan dinantikan hari ini, yang diharapkan dapat memberikan sebuah gambaran akan arah selanjutnya bagi The Fed sehingga pasar dapat menentukan sikapnya.

Baca juga: Resmi Melantai di BEI, Saham Emiten Teknologi AREA Langsung Melesat 24,4 Persen

Adapun rekomendasi teknikal dari tiga perusahaan sekuritas, antara lain:

1. BinaArtha

  • ADRO rekomendasi accumulative buy, support 2.490, resistance 2.800 - 2.990, target 2.800.
  • ANTM rekomendasi taking profit, support 1.520, resistance 1.675 - 1.860, target 1.675.
  • ACES rekomendasi buy 900 - 940, target 980 - 1.120.

2. WH Project

  • UNVR rekomendasi buy, support 2.590, resistance 2.830.
  • SILO rekomendasi buy, support 2.400, resistance 2.700.
  • LSIP rekomendasi buy, support 895, resistance 925.

3. Pilarmas Investindo

  • HRTA last price 406, support 388, resistance 416, target 414.
  • HRUM last price 1.425, support 1.385, resistance 1.475, target 1.470
  • PNLF last price 310, support 306, resistance 318, target 316.

Baca juga: 5 Saham Paling Boncos dalam Sepekan, 3 di Antaranya Emiten Telco

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

AHY Bakal Tertibkan Bangunan Liar di Puncak Bogor

AHY Bakal Tertibkan Bangunan Liar di Puncak Bogor

Whats New
Rupiah Anjlok, Airlangga Sebut Masih Lebih Baik Dibanding Negara Lain

Rupiah Anjlok, Airlangga Sebut Masih Lebih Baik Dibanding Negara Lain

Whats New
Aktivitas Gunung Ruang Turun, Bandara Sam Ratulangi Kembali Beroperasi Normal

Aktivitas Gunung Ruang Turun, Bandara Sam Ratulangi Kembali Beroperasi Normal

Whats New
Survei BI: Kegiatan Usaha di Kuartal I-2024 Menguat, Didorong Pemilu dan Ramadhan

Survei BI: Kegiatan Usaha di Kuartal I-2024 Menguat, Didorong Pemilu dan Ramadhan

Whats New
Strategi BCA Hadapi Tren Suku Bunga Tinggi yang Masih Berlangung

Strategi BCA Hadapi Tren Suku Bunga Tinggi yang Masih Berlangung

Whats New
Bandara Panua Pohuwato Diresmikan Jokowi, Menhub: Dorong Ekonomi Daerah

Bandara Panua Pohuwato Diresmikan Jokowi, Menhub: Dorong Ekonomi Daerah

Whats New
Tren Pelemahan Rupiah, Bos BCA Sebut Tak Ada Aksi Jual Beli Dollar AS yang Mencolok

Tren Pelemahan Rupiah, Bos BCA Sebut Tak Ada Aksi Jual Beli Dollar AS yang Mencolok

Whats New
Panen Jagung di Gorontalo Meningkat, Jokowi Minta Bulog Lakukan Penyerapan

Panen Jagung di Gorontalo Meningkat, Jokowi Minta Bulog Lakukan Penyerapan

Whats New
Ramai Beli Sepatu Bola Rp 10 Juta Kena Bea Masuk Rp 31 Juta, Bea Cukai Buka Suara

Ramai Beli Sepatu Bola Rp 10 Juta Kena Bea Masuk Rp 31 Juta, Bea Cukai Buka Suara

Whats New
Menko Airlangga: Putusan Sengketa Sudah Berjalan Baik, Kita Tidak Perlu Bicara Pilpres Lagi...

Menko Airlangga: Putusan Sengketa Sudah Berjalan Baik, Kita Tidak Perlu Bicara Pilpres Lagi...

Whats New
Paylater BCA Punya 89.000 Nasabah sampai Kuartal I-2024

Paylater BCA Punya 89.000 Nasabah sampai Kuartal I-2024

Whats New
Hadapi Tantangan Bisnis, Bank DKI Terus Kembangkan Produk Digital

Hadapi Tantangan Bisnis, Bank DKI Terus Kembangkan Produk Digital

Whats New
Kemendag Mulai Lakukan Evaluasi Rencana Kenaikan Harga MinyaKita

Kemendag Mulai Lakukan Evaluasi Rencana Kenaikan Harga MinyaKita

Whats New
Simak Daftar 10 'Smart City' Teratas di Dunia

Simak Daftar 10 "Smart City" Teratas di Dunia

Whats New
Kuartal I-2024, Laba Bersih BCA Naik 11,7 Persen Jadi Rp 12,9 Triliun

Kuartal I-2024, Laba Bersih BCA Naik 11,7 Persen Jadi Rp 12,9 Triliun

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com