Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Asabri Berangkatkan 200 Peserta Mudik Gratis ke Solo dan Semarang

Kompas.com - 05/04/2024, 21:37 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Asabri (Persero) memberangkatkan 200 orang peserta mudik gratis tujuan Solo dan Semarang, Jawa Tengah dengan menggunakan 4 armada bus.

Program mudik gratis ini adalah bagian dari program Mudik Asyik bersama BUMN 2024.

Seremoni pelepasan peserta mudik gratis dilaksanakan oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Jumat (5/4/2024).

Baca juga: BNI Berangkatkan 4.200 Peserta Mudik Gratis ke 7 Kota

Ilustrasi mudik gratis Kemenhub pada masa Lebaran 2024.DOK. Kemenhub Ilustrasi mudik gratis Kemenhub pada masa Lebaran 2024.

Selain itu, pelepasan peserta mudik gratis juga di Gedung Kantor Pusat Asabri oleh Direktur SDM dan Umum Asabri Sri Ainin Muktirizka dan Direktur Investasi Asabri Jeffry Haryadi Manullang.

Sri Ainin menjelaskan, tradisi mudik telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan spiritual dan budaya di Indonesia, terutama dalam menyambut hari raya Idul Fitri.

Mudik bukanlah sekadar perpindahan fisik, namun momen suci untuk kembali kepada akar kebersamaan, menyatukan keluarga, dan merajut tali silaturahmi dengan penuh cinta dan kasih sayang.

"Marilah kita semua tetap menjaga keselamatan dalam perjalanan. Kepada seluruh peserta yang akan melaksanakan mudik, terutama para driver saya mengingatkan untuk senantiasa mematuhi aturan lalu lintas, berkendara dengan hati-hati, dan selalu berdoa agar perjalanan ke kampung halaman berjalan dengan lancar dan selamat sampai tujuan," ungkap Sri Ainin dalam keterangannya.

Baca juga: Bulog Berangkatkan 650 Peserta Mudik Gratis

Tahun ini 88 BUMN berpartisipasi dalam Mudik Asyik bersama BUMN 2024 guna mendukung dan menyediakan mudik gratis bagi masyarakat yang terbagi dalam tiga moda transportasi yaitu bus, kereta api, dan kapal laut.

Adapun jumlah peserta mudik gratis BUMN 2024 mencapai 90.000 orang. Angka ini naik 40 persen dibandingkan jumlah peserta mudik gratis BUMN tahun lalu.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tahun Ini, Sedekah Kurban BPKH Ambil Tema Berkelanjutan dan Sasar Daerah Terpencil

Tahun Ini, Sedekah Kurban BPKH Ambil Tema Berkelanjutan dan Sasar Daerah Terpencil

Whats New
KAI Buka Rekrutmen Pegawai dari Jenjang SMA hingga S1, Ini Formasinya

KAI Buka Rekrutmen Pegawai dari Jenjang SMA hingga S1, Ini Formasinya

Whats New
Mendag Lepas Ekspor Produk Baja ke Australia, Kanada, dan Puerto Riko

Mendag Lepas Ekspor Produk Baja ke Australia, Kanada, dan Puerto Riko

Whats New
3 Cara Mengatasi ATM BRI Terblokir tapi Masih Ingat PIN

3 Cara Mengatasi ATM BRI Terblokir tapi Masih Ingat PIN

Spend Smart
Buka Kantor di Jakarta, Perusahaan Global Vertiv Sasar Pasar Data Center Indonesia

Buka Kantor di Jakarta, Perusahaan Global Vertiv Sasar Pasar Data Center Indonesia

Whats New
Ketahui, Definisi Politik Kantor dan Contohnya

Ketahui, Definisi Politik Kantor dan Contohnya

Work Smart
Akselerasi Digitalisasi Bisnis di Indonesia, Mekari Akuisisi Jojonomic

Akselerasi Digitalisasi Bisnis di Indonesia, Mekari Akuisisi Jojonomic

Whats New
Jemaah Haji Dilarang Bawa Zamzam di Koper, Dendanya Capai Rp 25 Juta

Jemaah Haji Dilarang Bawa Zamzam di Koper, Dendanya Capai Rp 25 Juta

Whats New
Soal Akusisi Sumber Beras di Kamboja, Bos Bulog Jamin Tak Ganggu Penggilingan Padi Domestik

Soal Akusisi Sumber Beras di Kamboja, Bos Bulog Jamin Tak Ganggu Penggilingan Padi Domestik

Whats New
Bank Jago: Peran Nasabah Penting untuk Hindari Kebocoran Data

Bank Jago: Peran Nasabah Penting untuk Hindari Kebocoran Data

Whats New
APJAJI Keluhkan Tarif Batas Tas Tiket Pesawat Tak Kunjung Direvisi, Maskapai Bisa Bangkrut

APJAJI Keluhkan Tarif Batas Tas Tiket Pesawat Tak Kunjung Direvisi, Maskapai Bisa Bangkrut

Whats New
Bakal Jalankan Program Penjaminan Polis, LPS: Tugas Berat

Bakal Jalankan Program Penjaminan Polis, LPS: Tugas Berat

Whats New
Menperin Sebut Dumping Jadi Salah Satu Penyebab PHK di Industri Tekstil

Menperin Sebut Dumping Jadi Salah Satu Penyebab PHK di Industri Tekstil

Whats New
Data Terbaru Uang Beredar di Indonesia, Hampir Tembus Rp 9.000 Triliun

Data Terbaru Uang Beredar di Indonesia, Hampir Tembus Rp 9.000 Triliun

Whats New
Jadi BUMN Infrastruktur Terbaik di Indonesia, Hutama Karya Masuk Peringkat Ke-183 Fortune Southeast Asia 500

Jadi BUMN Infrastruktur Terbaik di Indonesia, Hutama Karya Masuk Peringkat Ke-183 Fortune Southeast Asia 500

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com