Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bahan Pokok Hari Ini 7 Mei 2024: Harga Cabai Rawit Merah dan Daging Ayam Naik

Kompas.com - 07/05/2024, 09:01 WIB
Tim Kompas.com,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Daftar harga bahan pokok hari ini, Selasa 7 Mei 2024 di tingkat nasional mengalami kenaikan untuk beberapa bahan.

Berdasarkan data yang dihimpun Kompas.com dari panel harga Badan Pangan Nasional, harga cabai rawit merah per kilogram hari ini mengalami kenaikan Rp 3.140 atau 6,69 persen dibandingkan kemarin, yakni dari Rp 43.780 menjadi Rp 46.920. Papua Pegunungan menyumbang kenaikan tertinggi, di mana harga cabai rawit merah hari ini dipatok Rp 119.580 per kilogram.

Harga hari ini mengalami penurunan sebesar Rp 1.550 atau 3,30 persen dibandingkan harga tertinggi minggu lalu, yakni sebesar Rp 48.470. Kemudian jika dibandingkan bulan lalu, harga cabai rawit merah hari ini mengalami penurunan sebesar Rp 11.380 atau 24,25 persen dibanding harga tertinggi bulan lalu, yakni sebesar Rp 58.300.

Baca juga: Kemendag Resmi Keluarkan Bahan Bahan Baku Tepung Terigu dari Lartas

Harga daging ayam ras per kilogram juga mengalami kenaikan sebesar Rp 2.610 atau 6,49 persen dibandingkan kemarin, yakni dari Rp 37.630 menjadi Rp 40.240. Kenaikan tertinggi terjadi di Nusa Tenggara Timur, dengan banderol harga total Rp 60.000 per kilogram.

Harga hari ini mengalami kenaikan sebesar Rp 2.680 atau 6,66 persen dibandingkan harga tertinggi minggu lalu, yakni sebesar Rp 37.560. Kemudian jika dibandingkan bulan lalu, harga daging ayam ras hari ini mengalami penurunan sebesar Rp 60 atau 0,15 persen dibanding harga tertinggi bulan lalu, yakni sebesar Rp 40.300.

Daftar kenaikan harga pangan pokok

Berikut harga pangan yang mengalami kenaikan dalam satu hari terakhir:

  • Harga telur ayam ras naik menjadi Rp 31.780 per kilogram dari sebelumnya Rp 30.620.
  • Harga jagung tk peternak naik menjadi Rp 8.510 per kilogram dari sebelumnya Rp 7.410.
  • Harga ikan kembung naik menjadi Rp 38.130 per kilogram dari sebelumnya Rp 37.150.
  • Harga ikan tongkol naik menjadi Rp 32.880 per kilogram dari sebelumnya Rp 32.070.
  • Harga beras premium naik menjadi Rp 16.210 per kilogram dari sebelumnya Rp 15.680.
  • Kenaikan harga dari Rp 10.550 menjadi Rp 11.020 per kilogram terjadi pada tepung terigu (curah).
  • Harga beras medium naik menjadi Rp 13.880 per kilogram dari sebelumnya Rp 13.570.
  • Harga kedelai biji kering (impor) naik dari Rp 13.140 menjadi Rp 13.430 per kilogram.
  • Harga tepung terigu kemasan (non-curah) naik menjadi Rp 13.730 per kilogram dari sebelumnya Rp 13.450.
  • Harga minyak goreng kemasan sederhana naik dari Rp 17.940 menjadi Rp 18.170 per liter.
  • Kenaikan harga dari Rp 18.380 menjadi Rp 18.600 per kilogram terjadi pada gula konsumsi.
  • Harga bawang putih bonggol naik dari Rp 43.430 menjadi Rp 43.640 per kilogram.
  • Kenaikan harga dari Rp 135.650 menjadi Rp 135.850 per kilogram terjadi pada daging sapi murni.
  • Harga ikan bandeng naik menjadi Rp 33.010 per kilogram dari sebelumnya Rp 32.840.

Daftar penurunan harga pangan pokok

Sementara itu, bahan pangan lainnya mengalami penurunan. Harga bawang merah per kilogram mengalami penurunan paling tajam, yakni 1,77 persen atau turun Rp 870 dibanding kemarin, yakni dari Rp 50.060 menjadi Rp 49.190. Penurunan tertinggi terjadi di Jawa Timur, dengan banderol harga total Rp 37.180 per kilogram.

Harga hari ini mengalami penurunan sebesar Rp 3.730 atau 7,58 persen dibandingkan harga tertinggi minggu lalu, yakni sebesar Rp 52.920. Kemudian jika dibandingkan bulan lalu, harga bawang merah hari ini mengalami penurunan sebesar Rp 4.240 atau 8,62 persen dibanding harga tertinggi bulan lalu, yakni sebesar Rp 53.430.

Berikut harga pangan yang mengalami penurunan dalam satu hari terakhir:

  • Penurunan harga dari Rp 15.910 menjadi Rp 15.750 per liter terjadi pada minyak goreng curah.
  • Harga garam halus beryodium turun dari Rp 11.570 menjadi Rp 11.420 per kilogram.
  • Harga cabai merah keriting turun dari Rp 47.930 menjadi Rp 47.850 per kilogram.

Baca juga: Angan-angan Swasembada Daging Sapi

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Berhasil Raih Omzet hingga Rp 1 Miliar, Madame Malla Buktikan Shopee Live Kanal Penjualan Efektif

Berhasil Raih Omzet hingga Rp 1 Miliar, Madame Malla Buktikan Shopee Live Kanal Penjualan Efektif

Smartpreneur
Produsen Makanan Merek Almonesia dan John Farmer Berencana IPO, Lepas 20 Persen Saham ke Publik

Produsen Makanan Merek Almonesia dan John Farmer Berencana IPO, Lepas 20 Persen Saham ke Publik

Whats New
Manfaatkan Kerja Sama, Perta Arun Gas Geber Bisnis LNG di Indonesia

Manfaatkan Kerja Sama, Perta Arun Gas Geber Bisnis LNG di Indonesia

Whats New
[POPULER MONEY] Wapres Usul Bansos Dicabut Jika Penerimanya Main Judi Oline | Apakah Pedagang yang Tolak Pembayaran 'Cash' Melanggar Aturan?

[POPULER MONEY] Wapres Usul Bansos Dicabut Jika Penerimanya Main Judi Oline | Apakah Pedagang yang Tolak Pembayaran "Cash" Melanggar Aturan?

Whats New
Pemerintah Susun Peta Jalan Sawit Indonesia Emas 2045, Ini Manfaatnya

Pemerintah Susun Peta Jalan Sawit Indonesia Emas 2045, Ini Manfaatnya

Whats New
Mendag Temukan Keramik Impor Ilegal dari China Senilai Rp 79,8 Miliar

Mendag Temukan Keramik Impor Ilegal dari China Senilai Rp 79,8 Miliar

Whats New
Mendag Pastikan HET Minyak Goreng MinyaKita Naik Minggu Depan

Mendag Pastikan HET Minyak Goreng MinyaKita Naik Minggu Depan

Whats New
Impor Beras Bulog Kena Denda di Pelabuhan, Kok Bisa?

Impor Beras Bulog Kena Denda di Pelabuhan, Kok Bisa?

Whats New
Luhut Janji Bakal Tutup Tambang yang Langgar Aturan Lingkungan

Luhut Janji Bakal Tutup Tambang yang Langgar Aturan Lingkungan

Whats New
Luhut Bilang, Negara Akan Danai Makan Bergizi, Dimulai Rp 20 Triliun

Luhut Bilang, Negara Akan Danai Makan Bergizi, Dimulai Rp 20 Triliun

Whats New
Cara Mengatasi ATM BCA Terblokir Tanpa ke Bank, Cukup Buka HP

Cara Mengatasi ATM BCA Terblokir Tanpa ke Bank, Cukup Buka HP

Spend Smart
Ada Indikasi 'Fraud' Indofarma, Kementerian BUMN Bakal Tempuh Jalur Hukum

Ada Indikasi "Fraud" Indofarma, Kementerian BUMN Bakal Tempuh Jalur Hukum

Whats New
AS Mau Kembangkan Kendaraan Listrik, Luhut: Mustahil Bisa Tanpa Indonesia

AS Mau Kembangkan Kendaraan Listrik, Luhut: Mustahil Bisa Tanpa Indonesia

Whats New
5 Cara Blokir ATM BCA, Bisa dari HP Tanpa Perlu ke Bank

5 Cara Blokir ATM BCA, Bisa dari HP Tanpa Perlu ke Bank

Spend Smart
Asosiasi Sebut Kenaikan Cukai Hasil Tembakau Berpotensi Bikin Rokok Ilegal Marak

Asosiasi Sebut Kenaikan Cukai Hasil Tembakau Berpotensi Bikin Rokok Ilegal Marak

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com