Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Simak, Ini Rute dan Jadwal One Way Saat Arus Mudik Lebaran

Kompas.com - 10/04/2023, 09:22 WIB
Mela Arnani

Penulis

KOMPAS.com - Selama arus mudik Lebaran tahun ini, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama Korlantas Polri dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menetapkan aturan lalu lintas, salah satunya one way atau satu arah.

Skema manajemen lalu lintas telah disepakati melalui Keputusan Bersama nomor: KP-DRJD 2616 Tahun 2023, SKB/48/IV/2023, 05/PKS/Db/2023 tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan Serta Penyeberangan Selama Masa Arus Mudik dan Arus Balik Angkutan Lebaran Tahun 2023/1444 Hijriah.

Pemberlakuan sistem satu arah atau one way di jalan tol ini diharapkan dapat mengurai kepadatan kendaraan mobil pribadi para pemudik.

Tak hanya saat arus mudik, penerapan satu arah atau one way juga akan terlaksana saat arus balik Lebaran.

Lantas, bagaimana jadwal penerapan one way atau satu arah saat arus mudik Lebaran?

Baca juga: Ingat, Ini 3 Skema Manajemen Lalu Lintas Arus Mudik Lebaran 2023

Rute dan jadwal one way arus mudik Lebaran 2023

Dilansir dari laman resmi Kemenhub, penerapan satu arah atau one way akan diberlakukan mulai dari KM 72 (Cikampek) sampai dengan KM 414 (Gerbang Tol Kalikangkung).

Terkait dengan pemberlakuan one way atau satu arah ini selama periode arus mudik sudah ditetapkan jadwalnya, sebagai berikut:

  • Selasa, 18 April 2023 pukul 14.00 sampai dengan pukul 24.00 waktu setempat
  • Rabu, 19 April 2023 pukul 08.00 sampai dengan pukul 24.00 waktu setempat
  • Kamis, 20 April 2023 pukul 08.00 sampai dengan pukul 24.00 waktu setempat
  • Jumat, 21 April 2023 pukul 08.00 sampai dengan pukul 24.00 waktu setempat.

Baca juga: Tol Solo-Klaten Dibuka Fungsional untuk Mudik, Bisa Dilalui Pukul 07.00-17.00 WIB

Rute dan jadwal one way arus balik Lebaran 2023

Selain saat arus mudik, one way atau sistem satu arah juga akan diberlakukan saat arus balik Lebaran 2023, mulai dari KM 414 (Gerbang Tol Kalikangkung) hingga KM 72 (Cikampek).

Arus balik Lebaran tahun ini dibagi menjadi dua periode, yaitu periode I pada 24-25 April 2023 dan periode II pada 29 April-1 Mei 2023, dengan detail sebagai berikut:

- Periode I

  • Senin, 24 April 2023 pukul 14.00 sampai dengan pukul 24.00 waktu setempat
  • Selasa, 25 April 2023 pukul 08.00 sampai dengan Rabu, 26 April 2023 pukul 08.00 waktu setempat.

- Periode II

  • Sabtu, 29 April 2023 pukul 14.00 sampai dengan pukul 24.00 waktu setempat
  • Minggu, 30 April 2023 pukul 08.00 sampai dengan pukul 24.00 waktu setempat
  • Senin, 1 Mei 2023 pukul 08.00 sampai dengan Selasa, 2 Mei 2023 pukul 08.00 waktu setempat.

Baca juga: Bersiap Mudik, Ini Daftar Tarif Tol Trans Jawa Tahun 2023

Sebagai tambahan informasi, skema manajemen arus lalu lintas selama arus mudik dan arus balik Lebaran juga dilaksanakan dengan contra flow dan ganjil genap.

Penerapan sistem jalur/lajur pasang surut/tidal flow atau contra flow arus mudik berlaku mulai dari KM 47 (Karawang Barat) hingga KM 72 (Cikampek). Sedangkan, contra flow berlaku mulai dari KM 72 (Cikampek) hingga KM 47 (Karawang Barat) saat arus balik Lebaran.

Sementara itu, penerapan sistem ganjil genap arus mudik Lebaran diberlakukan serentak mulai KM 47 (Karawang Barat) sampai KM 414 (Gerbang Tol Kalikangkung), sedangkan saat arus balik diberlakukan mulai dari KM 414 (Gerbang Tol Kalikangkung) hingga KM 47 (Karawang Barat).

Demikian ulasan mengenai pemberlakuan one way atau sistem lajur satu arah saat arus mudik dan arus balik Lebaran tahun 2023. Informasi selengkapnya bisa dilihat di sini.

Baca juga: Cara Cek Tarif Tol dengan Google Maps

Baca juga: Diskon Tiket Kereta Mudik Keberangkatan 14-17 April, Ini Cara Belinya

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Mudah, Begini Cara Cek Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan via Aplikasi JMO

Mudah, Begini Cara Cek Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan via Aplikasi JMO

Whats New
OJK: Portofolio Investasi Dana Pensiun Masih Didominasi Instrumen SBN

OJK: Portofolio Investasi Dana Pensiun Masih Didominasi Instrumen SBN

Whats New
Capex Adalah: Pengertian, Jenis, Contoh, dan Cara Menghitungnya

Capex Adalah: Pengertian, Jenis, Contoh, dan Cara Menghitungnya

Earn Smart
Prospek Reksadana Campuran Dinilai Masih Menarik, Ini Alasannya

Prospek Reksadana Campuran Dinilai Masih Menarik, Ini Alasannya

Whats New
Pemerintah Kantongi Rp 21,36 Triliun dari Lelang 7 Seri Surat Utang Negara

Pemerintah Kantongi Rp 21,36 Triliun dari Lelang 7 Seri Surat Utang Negara

Whats New
OJK Tindak 45 Iklan Keuangan yang Langgar Aturan pada Kuartal I-2024

OJK Tindak 45 Iklan Keuangan yang Langgar Aturan pada Kuartal I-2024

Whats New
Asosiasi Vape Gencarkan Edukasi untuk Kurangi Kebiasaan Merokok

Asosiasi Vape Gencarkan Edukasi untuk Kurangi Kebiasaan Merokok

Whats New
Cara Resign dari Pekerjaan dengan Sopan dan Tanpa Drama

Cara Resign dari Pekerjaan dengan Sopan dan Tanpa Drama

Work Smart
PGN Saka Resmi Perpanjang Kontrak WK Ketapang Bersama Petronas di IPA Convex 2024

PGN Saka Resmi Perpanjang Kontrak WK Ketapang Bersama Petronas di IPA Convex 2024

Whats New
MSIG Life Bayar Klaim Meninggal Dunia dan Kesehatan Rp 164 Miliar per Kuartal I 2024

MSIG Life Bayar Klaim Meninggal Dunia dan Kesehatan Rp 164 Miliar per Kuartal I 2024

Whats New
Cara Bayar Iuran BPJS Kesehatan lewat BRImo dengan Mudah

Cara Bayar Iuran BPJS Kesehatan lewat BRImo dengan Mudah

Spend Smart
Di IPA Convex 2024, Pertamina, Petronas, dan MedcoEnergi Sepakat Prioritaskan Kolaborasi

Di IPA Convex 2024, Pertamina, Petronas, dan MedcoEnergi Sepakat Prioritaskan Kolaborasi

Whats New
Bank Mandiri: Suku Bunga Acuan Belum Akan Turun dalam Waktu Dekat

Bank Mandiri: Suku Bunga Acuan Belum Akan Turun dalam Waktu Dekat

Whats New
Freeport Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3-S2, Simak Persyaratannya

Freeport Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3-S2, Simak Persyaratannya

Work Smart
Pemerintah Tetapkan 16 PSN Baru, Pelaksanaannya Disebut Tak Butuh APBN

Pemerintah Tetapkan 16 PSN Baru, Pelaksanaannya Disebut Tak Butuh APBN

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com