Salin Artikel

Diduga Ada Pencucian Uang, Apa Kata CEO Jouska?

JAKARTA, KOMPAS.com - CEO PT Jouska Finansial Indonesia Aakar Abyasa Fidzuno membantah terkait dugaan pencucian yang dilakukan oleh perusahaannya.

Ia bilang, pihaknya bahkan belum menerima panggilan resmi dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Ia mengatakan, hingga saat ini hanya menerima dua panggilan resmi, yakni dari Satgas Waspada Investasi yang bertemu ada 24 Juli 2020 dan Breskrim Polri yang pertemuannya berlangsung 19 Agustus 2020.

"Sampai detik ini kami belum menerima panggilan atau undangan resmi apapun dari PPATK," ungkap Aakar dalam konferensi pers virtual, Selasa (1/9/2020).

Menurutnya, Jouska sebagai entitas telah terdaftar sebagai perusahaan dibawah PPATK. Selain itu, juga aktif setiap tahun dalam mengikuti kegiatan yang berkaitan dengan anti money laundering (AML) atau anti pencucian uang.

Di sisi lain, dalam kontrak antara Jouska dan kliennya tertuang perjanjian bahwa dana yang digunakan tidak boleh berasal dari tindakan kejahatan.

"Kita sudah punya kontrak itu, bahwa klien menyatakan dana tidak dari hasil kejahatan," katanya.

Oleh sebab itu, Aakar mengklaim tidak ada proses transaksi apapun antara Jouska dengan kliennya yang dapat diduga sebagai tindakan pencucian uang.

Ia bilang, pendapatan perusahaan murni diperoleh dari klien sebagai pembayaran atas jasa advisory atau penasihat keuangan. Selain itu, juga berasal dari pembuatan event atau edukasi.

"Klien tidak pernah transfer ke Jouska atau melakukan penitipan dana," kata Aakar.


Sebagai informasi, sebelumnya PPATK menyatakan tengah mendalami dugaan terjadinya pencucian uang di Jouska. PPATK sedang melakukan pemetaan dan analisi dari nama dan rekening yang terlibat dalam Jouska.

Adapun analisis yang dilakukan masih dalam tahap awal, dan PPATK menilai langkah ini wajar untuk mengantisipasi kebutuhan informasi oleh pihak kepolisian terkait kasus Jouska.

https://money.kompas.com/read/2020/09/01/175622826/diduga-ada-pencucian-uang-apa-kata-ceo-jouska

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.