Salin Artikel

Kena PKPU, Ini Penjelasan Totalindo Eka Persada

Adapun Pemohon PKPU tersebut berdasarkan sistem penelusuran perkara adalah Tohap Sigalingging.

Ia merupakan subkontraktor dari perusahaan TOPS yang sedang mengerjakan proyek Podomoro City Deli, Medan.

Dikutip dari keterbukaan informasi, pemohon PKPU pernah menjalin kontrak kerja dengan Totalindo Eka Persada pada 1 Oktober 2014, untuk mengerjakan penggalian tanah sedalam 350.000 meter kubik. Dengan nilai kontrak sebesar Rp 13,3 miliar lebih.

Pihak perusahaan TOPS telah membayarkan kepada pemohon senilai lebih dari Rp 7,7 miliar.

Alasan pemohon menggugat Totalindo Eka Persada karena meminta sisa pembayaran kontrak kerja senilai Rp 4,1 miliar lebih. Namun pihak perusahaan tidak melunasinya lantaran pemohon PKPU tidak menyelesaikan pekerjaan sesuai kesepakatan.

"Selanjutnya, Perseroan telah meneruskan teguran dari project owner kepada Pemohon PKPU sekaligus menegur Pemohon PKPU untuk melakukan percepatan pekerjaan galian yang dimaksud," ujar Corporate Secretary PT Totalindo Eka Persada Novita Frestiani dalam keterangan tertulisnya yang ditujukan kepada Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Sektor Jasa 3, Selasa (20/4/2021).

"Akan tetapi, dalam kenyataannya Pemohon PKPU tidak mengindahkan teguran tersebut sehingga menurut ketentuan pasal 8 ayat (1) huruf d dan pasal 10 ayat (2) dan (3) kontrak kerja, Perseroan memutuskan hubungan hukum atau hubungan kerja dengan Pemohon PKPU dan selanjutnya Perseroan menunjuk Pihak Ketiga untuk melanjutkan pekerjaan dimaksud dengan biaya yang dibebankan kepada Pemohon PKPU," jelasnya lagi.

Adanya gugatan dari pemohon PKPU ini, perusahaan Totalindo telah bertindak menunjuk pengacara dan akan menyelesaikan permasalahan tersebut.

Pihak perusahaan juga telah memitigasi dampak dari gugatan PKPU, yakni dengan menjalin komunikasi kepada seluruh kreditur dengan menjelaskan bahwa gugatan PKPU yang dilayangkan oleh Tohap tidak berdasarkan hukum.

Selain itu, perusahaan juga akan melakukan efisiensi dan optimalisasi terhadap belanja modal mereka. Terkait gugatan PKPU ini, Totalindo Eka Persada pastikan tidak mempengaruhi kelangsungan hidup perseroan serta tidak mempengaruhi harga saham TOPS.

Dikutip dari RTI, indeks saham TOPS di perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) tidak alami perubahan atau berada di posisi stagnan, yakni di level 50. Dengan nilai total transaksi Rp 735.000 dari 14.000 lembar saham yang diperjualbelikan.

https://money.kompas.com/read/2021/04/20/165011426/kena-pkpu-ini-penjelasan-totalindo-eka-persada

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Indomaret: 1 Warga Hanya Boleh Beli 2 Pieces Minyak Goreng Rp 14.000/ Liter

Indomaret: 1 Warga Hanya Boleh Beli 2 Pieces Minyak Goreng Rp 14.000/ Liter

Spend Smart
7 Alasan Resign Kerja yang Baik

7 Alasan Resign Kerja yang Baik

Work Smart
[POPULER MONEY] Bisnis Es Doger Gibran Disuntik Rp 71 Miliar | Sanksi Jual Minyak Goreng di Atas Rp 14.000

[POPULER MONEY] Bisnis Es Doger Gibran Disuntik Rp 71 Miliar | Sanksi Jual Minyak Goreng di Atas Rp 14.000

Whats New
Asosiasi Sebut Stok Minyak Goreng Cukup untuk 2 Bulan, Selanjutnya?

Asosiasi Sebut Stok Minyak Goreng Cukup untuk 2 Bulan, Selanjutnya?

Whats New
Asosiasi Pengusaha Ritel: Kami Menyediakan Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

Asosiasi Pengusaha Ritel: Kami Menyediakan Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

Whats New
Kasus Omicron Terus Bertambah, Luhut: Kalau Masih Mau Hidup Silakan Ikuti Imbauan...

Kasus Omicron Terus Bertambah, Luhut: Kalau Masih Mau Hidup Silakan Ikuti Imbauan...

Whats New
Kredit Pintar Telah Salurkan Pinjaman Rp 23,8 Triliun Sejak 2017

Kredit Pintar Telah Salurkan Pinjaman Rp 23,8 Triliun Sejak 2017

Rilis
Menaker: Tenaga Kerja Perempuan di 4 Sektor Ini Bisa Kantongi Upah Tinggi

Menaker: Tenaga Kerja Perempuan di 4 Sektor Ini Bisa Kantongi Upah Tinggi

Whats New
Erick Thohir Bicara soal Subsidi Listrik, Soroti Adanya Mafia

Erick Thohir Bicara soal Subsidi Listrik, Soroti Adanya Mafia

Whats New
Terus Berinovasi, GoFood Pelopori Teknologi Robot Otomatis di Layanan Pesan Antar Makanan

Terus Berinovasi, GoFood Pelopori Teknologi Robot Otomatis di Layanan Pesan Antar Makanan

BrandzView
Nasabah CIMB Niaga Bisa Ubah Transaksi Kartu Kredit jadi Cicilan 0 Persen Lewat OCTO Mobile, Berikut Caranya

Nasabah CIMB Niaga Bisa Ubah Transaksi Kartu Kredit jadi Cicilan 0 Persen Lewat OCTO Mobile, Berikut Caranya

Spend Smart
Pemerintah Jamin Stok Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter, Aprindo: Warga Jangan 'Panic Buying'

Pemerintah Jamin Stok Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter, Aprindo: Warga Jangan "Panic Buying"

Whats New
Alfamart: Jangan 'Panic Buying' Minyak Goreng, Pemerintah Jamin Stoknya

Alfamart: Jangan "Panic Buying" Minyak Goreng, Pemerintah Jamin Stoknya

Whats New
Berjasa Tangani Pasien, Berapa Gaji Perawat?

Berjasa Tangani Pasien, Berapa Gaji Perawat?

Work Smart
Gandeng Indosat Ooredo Hutchinson, Bank QNB Indonesia Luncurkan Pinjaman Digital UCan

Gandeng Indosat Ooredo Hutchinson, Bank QNB Indonesia Luncurkan Pinjaman Digital UCan

Whats New
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.