Salin Artikel

IHSG Berbalik Melemah di Sesi I Perdagangan, Rupiah Tertatih

Melansir RTI, pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG berada pada level 6.591,76 atau turun 8,91 poin (0,13 persen).

Sementara itu, terdapat 181 saham yang hijau, 315 saham merah dan 175 saham lainya stagnan. Jumlah transaksi mencapai Rp 5,53 triliun dengan volume 15,6 miliar saham.

Net sell asing tertinggi dicatatkan oleh Bank Rakyat Indonesia (BBRI) sebesar Rp 30,8 miliar. BBRI selama sesi I perdagangan naik 0,74 persen di level Rp 4.110 per saham. BBRI mecatatkan total transaksi Rp 229,8 miliar dengan volume 56,1 juta saham.

Indo Tambangraya Megah (ITMG) juga mencatatkan aksi jual bersih asing tertinggi sebesar Rp 23 miliar. Harga saham ITMG juga ambles 3,57 persen di level Rp 20.350 per saham. Adapun volume perdagangan ITMG mencapai 1,9 juta saham dengan total transaksi Rp 39,3 miliar.

Bukalapak (BUKA) juga mencatatkan net sell asing tertinggi setelah BBRI dan ITMG, senilai Rp 20,1 miliar. BUKA terjun 3,9 persen di level Rp 434 per saham. Adapun volume perdagangan BUKA sebesar 173,1 juta saham dengan total transaksi Rp 76,3 miliar.

Elang Mahkota Teknologi (EMTK) dan Bank Central Asia (BBCA) mencatatkan aksi beli bersih asing tertinggi pada sesi I masing-masing sebesar Rp 35,5 miliar dan Rp 16,5 miliar. EMTK selama sesi I naik 1,7 persen di level Rp 2.290 per saham, sementara BBCA stagnan di level Rp 7.300 per saham.

Top Losers di sesi I antara lain, Harum Energy (HRUM) yang ambles 3,8 persen di level Rp 10.575 per saham. Indah Kiat Pulp and Paper (INKP) melorot 3,1 persen di level Rp 7.825 per saham, dan Bank Jago (ARTO) juga terkoreksi 2,9 persen di level Rp 16.625 per saham.

Top Gainers di sesi I yakni, Berkah Beton Sadaya (BEBS) yang melesat 12,9 persen di level Rp 6.100 per saham. Kemudian, Matahari Putra Prima (MPA) juga naik 2,8 persen di level Rp 432 per saham. Selanjutnya, Bumi Recources Minerals (BMRS) yang naik 1,7 persen di level Rp 117 per saham.

Bursa Asia mixed dengan penurunan Nikkei 0,08 persen, dan Strait Times menguat 0,02 persen. Sementara itu, Shanghai Komposit naik 0,6 persen, dan Hang Seng Hong Kong menguat 0,01 persen.

Berdasarkan Bloomberg, rupiah menguat di perdagangan pasar spot. Pukul 11.49 WIB mata uang garuda berada di level Rp 14.250 per dollar AS atau turun 5 poin (0,05 persen).

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

https://money.kompas.com/read/2021/12/30/123836226/ihsg-berbalik-melemah-di-sesi-i-perdagangan-rupiah-tertatih

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.