Salin Artikel

Masih Tersedia 7.013 Kuota Angkutan Motor Gratis Kemenhub 2022

Direktur Jenderal Perkeretaapian Zulfikri mengatakan, dengan memanfaatkan kuota Motis yang masih tersedia, masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman, serta selamat dari risiko kecelakaan roda dua.

"Per tanggal 24 April 2022, masih ada sekitar 7.013 kuota Motis yang tersedia dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (25/4/2022).

Dia melanjutkan, ketersediaan kuota Motis ini didasari dari jumlah pendaftar program MOTIS yang sudah tercatat.

Per tanggal 24 April 2022, pendaftar program Motis tercatat sebanyak 2.267 orang dengan rincian kuota yang masih tersedia untuk keberangkatan awal dari Stasiun Jakarta Gudang sebesar 750 kuota untuk tanggal 26 April 2022, 604 kuota untuk tanggal 27 April 2022, 754 kuota untuk tanggal 28 April 2022, 569 kuota untuk tanggal 29 April 2022, dan 646 kuota untuk tanggal 30 April 2022.

Sementara, untuk arus balik dengan tujuan akhir Stasiun Jakarta Gudang masih tersedia sebanyak 861 kuota untuk tanggal 5 Mei 2022, 810 kuota untuk tanggal 6 Mei 2022, 775 kuota untuk tanggal 7 Mei 2022, 744 kuota untuk tanggal 8 Mei 2022, dan 745 kuota untuk tanggal 9 Mei 2022.

Kuota yang masih tersedia ini mencakup lintas utara dan lintas selatan dengan 11 stasiun yang melayani angkutan MOTIS yaitu Stasiun Jakarta Gudang, Stasiun Cirebon Prujakan, Stasiun Purwokerto, Stasiun Kroya, Stasiun Kutoarjo, Stasiun Lempuyangan, Stasiun Klaten, Stasiun Purwosari, Stasiun Tegal, Stasiun Pekalongan, dan Stasiun Semarang Tawang.

Dengan ketersediaan kuota Motis yang masih banyak, dia mengajak masyarakat agar segera mendaftarkan diri untuk melaksanakan mudik lebih cepat dengan memanfaatkan angkutan Motis ini.

"Terlebih terdapat 13.800 tempat duduk yang sudah disediakan khusus untuk peserta angkutan Motis dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang sudah kehabisan tiket reguler," ucapnya.

Adapun kuota kursi yang tersedia bagi peserta Motis mencakup kereta api relasi Pasar Senen - Semarang Tawang (pp), dan Pasar Senen - Purwosari (pp).

Dengan memanfaatkan kuota kursi khusus ini, calon peserta Motis dapat memiliki alternatif tambahan selain tiket travel, bus, maupun tiket kereta api reguler yang sudah habis. Sehingga diharapkan masyarakat dapat lebih mudah dalam memanfaatkan program MOTIS ini dan beralih dari kendaraan roda dua.


Guna mendapatkan kuota kursi khusus peserta Motis, calon penumpang wajib memenuhi persyaratan sebagai berikut.

  1. Hanya berlaku bagi Peserta Motis
  2. 1 motor berlaku untuk maksimal 3 tiket
  3. Tiket penumpang berlaku sesuai relasi dan tanggal yang sama sesuai dengan perjalanan motis
  4. Periode keberangkatan 26-30 April dan 5-9 Mei
  5. Pembelian langsung di seluruh stasiun yang melayani Motis (Stasiun Jakarta Gudang, Cirebon Prujakan, Tegal, Pekalongan, Semarang Tawang, Purwokerto, Kutoarjo, Kroya, Lempuyangan, Klaten, dan Purwosari)
  6. Tiket yang sudah dibeli tidak dapat dibatalkan dan diubah jadwal.

Program angkutan Motis kembali diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub untuk mengakomodasi antusiasme masyarakat setelah dua tahun tidak melakukan mudik.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Balitbang Kemenhub, diperdiksikan sebanyak 85,5 juta masyarakat akan melakukan perjalanan mudik tahun ini, dengan 7,66 juta diantaranya diprediksi akan menggunakan angkutan kereta api.

Dalam mengantisipasi hal ini, DJKA telah menunjuk KAI Group untuk menyediakan 9.280 kuota Motis yang sudah dibuka pendaftarannya sejak 20 April 2022 yang dapat diakses melalui laman bit.ly/motis2022.

https://money.kompas.com/read/2022/04/25/134500726/masih-tersedia-7.013-kuota-angkutan-motor-gratis-kemenhub-2022-

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Genjot Produksi Jagung, Kementan Gandeng Bayer Indonesia

Genjot Produksi Jagung, Kementan Gandeng Bayer Indonesia

Whats New
Pertamina Kembangkan Teknologi Diesel Biohidrokarbon dan Bioavtur

Pertamina Kembangkan Teknologi Diesel Biohidrokarbon dan Bioavtur

Whats New
HUT Ke-77 RI, Menkominfo Sebut Digitalisasi Kunci Pemulihan Ekonomi

HUT Ke-77 RI, Menkominfo Sebut Digitalisasi Kunci Pemulihan Ekonomi

Whats New
Menhub: Gunakan Tema Besar HUT Ke-77 RI agar Sektor Transportasi Pulih Lebih Cepat

Menhub: Gunakan Tema Besar HUT Ke-77 RI agar Sektor Transportasi Pulih Lebih Cepat

Whats New
Cara Daftar m-Banking Mandiri lewat HP dengan Mudah

Cara Daftar m-Banking Mandiri lewat HP dengan Mudah

Whats New
Saat Para Penumpang Pesawat Sikap Sempurna dan Hormat Bendera...

Saat Para Penumpang Pesawat Sikap Sempurna dan Hormat Bendera...

Whats New
Simak Promo dan Diskon HUT Ke-77 RI di Taman Safari, Dufan hingga Trans Snow World

Simak Promo dan Diskon HUT Ke-77 RI di Taman Safari, Dufan hingga Trans Snow World

Whats New
HUT Ke-77 RI, Sandiaga Uno Ajak Pelaku Pariwisata Bangkit

HUT Ke-77 RI, Sandiaga Uno Ajak Pelaku Pariwisata Bangkit

Whats New
Kemendagri: Banyak Kasat Pol PP yang Belum Punya Sertifikat PPNS

Kemendagri: Banyak Kasat Pol PP yang Belum Punya Sertifikat PPNS

Rilis
Luhut Nilai Peringatan HUT Ke-77 RI Sangat Spesial, Ini Alasannya

Luhut Nilai Peringatan HUT Ke-77 RI Sangat Spesial, Ini Alasannya

Whats New
Sandiaga Uno Ajak Investor Brunei Darussalam Tanam Investasi di 5 Destinasi Super Prioritas dan KEK

Sandiaga Uno Ajak Investor Brunei Darussalam Tanam Investasi di 5 Destinasi Super Prioritas dan KEK

Whats New
Segini Harga Pertalite jika Tidak Disubsidi Pemerintah

Segini Harga Pertalite jika Tidak Disubsidi Pemerintah

Whats New
Cara Cek Tagihan Listrik Online lewat HP, Bisa Tanpa Aplikasi

Cara Cek Tagihan Listrik Online lewat HP, Bisa Tanpa Aplikasi

Spend Smart
Kisah Neneng, Pilih 'Resign' lalu Buka Toko Kelontong, Ternyata Tak Semudah yang Dibayangkan...

Kisah Neneng, Pilih "Resign" lalu Buka Toko Kelontong, Ternyata Tak Semudah yang Dibayangkan...

Whats New
Pemerintah Tidak Akan Bangun Infrastruktur Baru hingga 2024, Ini Sebabnya

Pemerintah Tidak Akan Bangun Infrastruktur Baru hingga 2024, Ini Sebabnya

Whats New
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.