Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Imbas Kenaikan Suku Bunga, JPMorgan Pangkas Ratusan Karyawan

NEW YORK, KOMPAS.com - Raksasa bank investasi multinasional, JPMorgan Chase, memutuskan untuk memberhentikan ratusan karyawannya, sebagai respons dari lonjakan suku bunga kredit properti yang pada akhirnya mengguncang pasar properti.

"Keputusan penyesuaian karyawan kami pekan ini merupakan hasil dari perubahan siklus di pasar kredit perumahan," tulis JPMorgan, dikutip dari CNN, Kamis (23/6/2022).

Dikabarkan, JPMorgan pangkas ratusan karyawan yang berada di divisi hipotek, sementara ratusan karyawan lainnya akan dipindah tugaskan.

"Kami dapat secara proaktif memindahkan banyak karyawan yang terdampak ke posisi di dalam perusahaan, dan berupaya untuk membantu karyawan yang terkena dampak lainnya menemukan pekerjaan baru di dalam perusahaan induk dan eksternal," tulis JPMorgan.

JPMorgan pangkas ratusan karyawan imbas dari kebijakan normalisasi moneter yang secara agresif dilakukan oleh bank sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve (The Fed).

Sebagaimana diketahui, selama beberapa bulan terakhir The Fed menaikan suku bunga acuannya secara signifikan, guna memerangi lonjakan inflasi yang terjadi di Negeri Paman Sam.

Imbasnya, suku bunga kredit properti mengalami pertumbuhan paling cepat sejak tahun 1987.

Kenaikan suku bunga tersebut tidak hanya merusak permintaan untuk kredit baru, tapi juga memukul bisnis refinancing yang prospektif.

"Pembiayaan kembali menurun drastis. Tidak ada kapasitas untuk mendukung model kepegawaian," ujar sumber yang mengetahui keputusan JPMorgan.

https://money.kompas.com/read/2022/06/23/095000426/imbas-kenaikan-suku-bunga-jpmorgan-pangkas-ratusan-karyawan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke