Remitansi dari Malaysia Capai Rp 7 Triliun

Kompas.com - 30/11/2009, 08:47 WIB
Editor

Kuala Lumpur, Kompas - Pangsa pasar pengiriman uang atau remitansi dari Malaysia setiap tahunnya mencapai Rp 6 triliun sampai Rp 7 triliun. Sebagian besar pengiriman uang itu berasal dari 2 juta tenaga kerja Indonesia, 5.000 ekspatriat Indonesia, dan pelaku bisnis Indonesia yang bekerja di negeri jiran tersebut.

Hal ini dikemukakan Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo pada pembukaan kantor anak perusahaan Mandiri International Remitttance di Wisma Mepro, Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (29/11).

Pembukaan kantor layanan remitansi Bank Mandiri tersebut dilakukan langsung Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar. Turut hadir Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Da’i Bachtiar. ”Jasa pengiriman uang ini terus meningkat karena untuk pemberangkatan tenaga kerja Indonesia (TKI) saja setiap tahunnya meningkat 18 persen,” kata Agus.

Menurut Agus, dari target pangsa pasar remitansi tersebut, Bank Mandiri menargetkan dalam tiga tahun bisa meraih 20 persen. Bisnis remitansi, khususnya transaksi dari TKI, dapat ditingkatkan. Sebab, pada masa krisis seperti ini justru bisnis ini terus bertahan. Data Bank Indonesia tahun 2007 menyebutkan, pengiriman uang mencapai Rp 6 miliar dollar Amerika atau naik 37,33 persen dari tahun 2008 sebesar 8,24 miliar AS.

Khusus di Bank Mandiri, selama sembilan bulan tahun 2009, bisnis remitansi mencapai 1,1 juta transaksi senilai 41,5 miliar AS, setiap transaksi keluar mencapai 260.000 transaksi dengan nilai 23 miliar AS dan masuk mencapai 825.000 transaksi senilai 18,5 miliar AS.

”Targetnya sampai akhir tahun ini transaksi remitansi Bank Mandiri mencapai 55 miliar dollar AS,” katanya. Untuk itu, kantor remitansi ini sampai akhir 2009 ditargetkan dibuka delapan kantor. Tahun 2010 targetnya dibuka 30 kantor. ”Bank Mandiri mengembangkan bisnis ini mengikuti perkembangan TKI dan bisnis Indonesia,” katanya.

Adapun untuk mempercepat pengiriman uang TKI sampai di keluarga mereka di kampung- kampung, dalam waktu dekat akan dilakukan kerja sama dengan PT Pos Indonesia. ”Untuk sekarang, penerimaan uang pengiriman bisa diterima di kantor Bank Mandiri terdekat secara seketika karena dilakukan secara online,” kata Agus.

Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar mengatakan, pihaknya mendukung adanya saling sinergi antar-BUMN seperti rencana kerja sama jasa pengiriman uang antara Bank Mandiri dan PT Pos Indonesia.(Muhammad Syaifullah dari Kuala Lumpur)



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X