13 BUMN Pembeli Siaga Surat Utang Negara

Kompas.com - 18/01/2011, 10:56 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com Sebanyak 13 badan usaha milik negara (BUMN) ditetapkan sebagai pembeli siaga surat-surat utang negara yang mengalami penurunan harga akibat tekanan krisis keuangan yang bisa terjadi setiap saat. Langkah ini dilakukan agar harga surat utang negara dapat terangkat naik kembali dan kepemilikan surat utang dapat diamankan, tidak perlu dibeli asing.

"Kami sudah koordinasi bersama-sama BUMN yang terlibat untuk bisa secara riil melakukan stabilisasi atau stabilisasi pasar surat utang," ungkap Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan Rahmat Waluyanto di Jakarta, Selasa (18/1/2011) seusai menghadiri penandatangan nota kesepahaman (MOU) antara Kementerian Keuangan, Kementerian BUMN, dan direksi BUMN yang dilibatkan dalam program pembelian surat utang negara pada saat krisis itu di Gedung Djuanda Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya.

Acara resminya adalah penandatanganan keputusan bersama tentang mekanisme kerja pelaksanaan koordinasi dalam rangka pemeliharaan stabilitas pasar surat berharga negara (SBN).

Menurut Rahmat, mekanisme kerja ini akan dilakukan hanya pada saat krisis, yang ditandai dengan turunnya harga SBN secara drastis. Nantinya Kementerian Keuangan akan meminta Kementerian BUMN memerintahkan semua BUMN yang terlibat untuk ikut membeli SBN. Jeda waktu antara krisis dan keputusan pembelian oleh BUMN itu adalah 24 jam.

"Ini akan kami lakukan secara cepat. Pendorongnya adalah harga yang jatuh. Ini perlu agar pemerintah dapat memberikan sinyal kepada pasar tentang langkah-langkah yang diberikan pemerintah pada saat krisis. Ini penting karena akan mempercepat pemulihan krisisnya," ungkap Rahmat.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Menteri BUMN Bidang Jasa Perbankan Parikesit Suprapto menyebutkan, semua BUMN keuangan akan dilibatkan dalam kerja sama tersebut. Itu berarti ada empat bank BUMN, tujuh BUMN asuransi, dan Jamkrindo yang tergolong jasa keuangan nonbank. Adapun BUMN yang bergerak sebagai sekuritas akan menjadi pengatur (arranger) pembelian SBN-nya nanti.

"Dengan demikian, BUMN tersebut akan menjadi investor. Ini memungkinkan dilakukan karena ada potensi untung dalam transaksi tersebut," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

IHSG Diprediksi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Diprediksi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Produsen Baja Ini Buka Lowongan Kerja, Simak Posisi dan Syaratnya

Produsen Baja Ini Buka Lowongan Kerja, Simak Posisi dan Syaratnya

Work Smart
Ini Kode Bank BCA dan Bank Swasta Lain untuk Keperluan Transfer

Ini Kode Bank BCA dan Bank Swasta Lain untuk Keperluan Transfer

Work Smart
Pertamina Impor Elpiji dari Perusahaan Migas UEA

Pertamina Impor Elpiji dari Perusahaan Migas UEA

Whats New
Harga Saham Tesla Merosot, Kekayaan Elon Musk Hilang Rp 378 Triliun

Harga Saham Tesla Merosot, Kekayaan Elon Musk Hilang Rp 378 Triliun

Whats New
Mau Ubah Gaya Hidup Jadi 'Less is More'? Begini Cara Memulainya

Mau Ubah Gaya Hidup Jadi "Less is More"? Begini Cara Memulainya

Earn Smart
[POPULER MONEY]  Jenis-jenis Pinjaman dan Bunga di Pegadaian | Penumpang Wings Air Buka Jendela Darurat

[POPULER MONEY] Jenis-jenis Pinjaman dan Bunga di Pegadaian | Penumpang Wings Air Buka Jendela Darurat

Whats New
Harga Emas Turun, Saatnya Beli?

Harga Emas Turun, Saatnya Beli?

Earn Smart
Daftar Lengkap Kode Bank di Indonesia untuk Keperluan Transfer

Daftar Lengkap Kode Bank di Indonesia untuk Keperluan Transfer

Work Smart
[TREN LOVE KOMPASIANA] Move On dari 'Ghosting' | Seni Merayakan 'Ghosting' | Dampak 'Sidebarring' dengan Pasangan

[TREN LOVE KOMPASIANA] Move On dari "Ghosting" | Seni Merayakan "Ghosting" | Dampak "Sidebarring" dengan Pasangan

Whats New
Intip Kekayaan Moeldoko, Eks Panglima TNI dan Ketum Demokrat Versi KLB

Intip Kekayaan Moeldoko, Eks Panglima TNI dan Ketum Demokrat Versi KLB

Whats New
Simak Poin Penting Aturan Turunan UU Cipta Kerja Sektor Perikanan dan Kelautan

Simak Poin Penting Aturan Turunan UU Cipta Kerja Sektor Perikanan dan Kelautan

Whats New
Telah Disetujui Senat, Masyarakat AS Bakal Dapat Bantuan Rp 20 Juta

Telah Disetujui Senat, Masyarakat AS Bakal Dapat Bantuan Rp 20 Juta

Whats New
Perlu Transfer? Ini Kode Bank BRI, BNI, BTN, dan Mandiri

Perlu Transfer? Ini Kode Bank BRI, BNI, BTN, dan Mandiri

Work Smart
Ingin Beli Rumah? Bank Syariah Indonesia Tawarkan Bunga Rendah dan Bebas Biaya Administrasi

Ingin Beli Rumah? Bank Syariah Indonesia Tawarkan Bunga Rendah dan Bebas Biaya Administrasi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X