Warga Protes, Pabrik Gula Ditutup Sementara

Kompas.com - 04/10/2011, 21:26 WIB
Penulis Abdul Lathif
|
EditorAgus Mulyadi

JOMBANG, KOMPAS.com - Aksi protes warga atas pencemaran debu Pabrik Gula Djombang Baru, di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, berbuntut pada penutupan kegiatan operasional pabrik gula itu selama tiga hari.

Selama waktu penutupan, pihak manajemen pabrik gula diminta secepatnya memperbaiki kebocoran cerobong asap.

Hari Selasa (4/10/2011) ini pabrik masih beroperasi, karena masih ada sisa penggilingan tebu yang harus kami tuntaskan. Baru besok, hari Rabu sampai dengan hari Jumat (7/10/2011 ) kegiatan operasional penggilingan tebu kami hentikan, sementara untuk memperbaiki cashing cerobong ketel yang bocor," kata Kepala Bagian Adinistrasi Keuangan dan Umum Pabrik Gula Djombang Baru, Priyo Budi Setiyono, Selasa (4/10/2011), di Jombang.

Ia mengakatakan, selama ini tidak pernah terjadi kebocoran cerobong ketel selama dalam proses penggilingan tebu. Kebocoran baru terjadi akhir-akhir ini, tepatnya, sehabis Lebaran yang lalu.  

"Kami sempat kaget juga melihat warga ramai-ramai protes dan demo ke pabrik 27 September lalu, karena merasa terganggu dengan pencemaran debu," kata Priyo.

Agar aksi protes dan demo tersebut tidak terus berlarut-larut, pihak PG Jombang Baru pun memutuskan untuk menghentikan sementara kegiatan operasional penggilingan tebu, hingga proses penggilingan tebu berjalan normal kembali.

Terkait kerugian atas penutupan sementara operasional penggilingan tebu, Budi mengatakan, , "Nilai kerugiannya kami perkirakan sebesar Rp 2,3 miliar.".

Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat (APTR) PG Djombang Baru, Basyarudin Saleh, mengatakan, pihaknya amat medukung aksi protes dan demo yang dilakukan warga.

"Pencemaran debu tidak hanya mengganggu warga tiga desa, Jombang, Kauman, dan Tambakberas, tapi meluas sampai wilayah kecamkatan Tembelang," katanya.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.