Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Trik Hindari Penolakan Bank Menurunkan Bunga KPR (3)

Kompas.com - 25/11/2011, 20:03 WIB

KOMPAS.com - Negosiasi penurunan bunga KPR bisa Anda lakukan melalui telepon. Anda juga bisa mengirimkan surat resmi ke bank. Intinya, Anda memang harus proaktif.

Selain akad kredit dan pengalihan kredit, prosedur permintaan atau negosiasi menjadi hal penting diperhatikan untuk meminta evaluasi tingkat bunga kredit KPR Anda. Ingat, alasan yang Anda ajukan harus masuk akal, misalnya selisih bunga KPR Anda sudah jauh dengan kondisi sekarang, BI rate sudah turun banyak, serta cicilan Anda yang sudah berlangsung lebih dari lima tahun.

Henry Koenaifi, Direktur BCA, mengatakan, nasabah BCA yang ingin bermigrasi ke program kredit lain bisa menghubungi bagian call center. Namun, tak semua pengajuan bisa disetujui.

"Kalau nasabah sering menunggak atau sering telat membayar, biasanya agak susah diloloskan," timpal Fauziah Arsiyanti atau akrab disapa Zizi, perencana keuangan dari First Principal Financial Pte Ltd Singapura.

Memang, selama ini penurunan bunga sering hanya berlaku bagi debitur baru. Alhasil, debitur lama kerap masih terjebak di bunga lama yang tinggi. Untuk itu, Anda perlu proaktif, agar bunga KPR Anda bisa diturunkan oleh bank.

Zizi menilai, seharusnya debitur memanfaatkan pemangkasan Bank Indonesia (BI) rate untuk mendapat penurunan suku bunga kreditnya.

Risza Bambang, perencana keuangan dari dari Shildt Financial Planner, menambahkan, nasabah bisa mengajukan pemangkasan suku bunga tanpa menunggu sinyal dari bank bersangkutan. Sebab, menikmati penurunan bunga kredit di tengah era suku bunga rendah adalah hak para debitur sebagai konsumen.

Maka, Anda bisa meminta evaluasi tingkat bunga kredit KPR Anda. Apalagi, BI baru saja memangkas suku bunga acuan atau BI rate dari 6,5% menjadi 6%. Ini bisa jadi momentum atau alasan yang pas bagi Anda meminta bank meninjau ulang bunga KPR Anda.

Namun, memang, bank tak serta-merta menurunkan bunga kreditnya begitu BI rate turun. Untuk itu, agar tak mendapat penolakan dari bank, debitur juga harus cermat menimbang sejumlah hal (Baca: Trik Hindari Penolakan Bank Menurunkan Bunga KPR (2).

(Anastasia Lilin Y)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pabrik Sepatu Bata Tutup, Kemenperin Bakal Panggil Manajemen

Pabrik Sepatu Bata Tutup, Kemenperin Bakal Panggil Manajemen

Whats New
Capai 12,5 Persen, Pertumbuhan Ekonomi Dua Wilayah Ini Tertinggi di Indonesia

Capai 12,5 Persen, Pertumbuhan Ekonomi Dua Wilayah Ini Tertinggi di Indonesia

Whats New
Per Februari 2024, Jumlah Pengangguran RI Turun Jadi 7,20 Juta Orang

Per Februari 2024, Jumlah Pengangguran RI Turun Jadi 7,20 Juta Orang

Whats New
Pembangunan Infrastruktur di Australia Jadi Peluang untuk Produsen Baja Lapis RI

Pembangunan Infrastruktur di Australia Jadi Peluang untuk Produsen Baja Lapis RI

Whats New
KAI Ubah Pola Operasi, 21 Kereta Berhenti di Stasiun Jatinegara

KAI Ubah Pola Operasi, 21 Kereta Berhenti di Stasiun Jatinegara

Whats New
Kejar Target 1 Juta Barrel Minyak, Industri Hulu Migas Hadapi Keterbatasan Rig

Kejar Target 1 Juta Barrel Minyak, Industri Hulu Migas Hadapi Keterbatasan Rig

Whats New
PGN Suplai Gas Bumi untuk Smelter Tembaga Freeport

PGN Suplai Gas Bumi untuk Smelter Tembaga Freeport

Whats New
KKP Kembangkan Jejaring Perbenihan Nasional Ikan Nila

KKP Kembangkan Jejaring Perbenihan Nasional Ikan Nila

Whats New
Kemenhub Evaluasi Pola Pengasuhan di STIP Jakarta

Kemenhub Evaluasi Pola Pengasuhan di STIP Jakarta

Whats New
Konsumsi Rumah Tangga Kembali Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada Kuartal I-2024

Konsumsi Rumah Tangga Kembali Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada Kuartal I-2024

Whats New
Frekuensi Perjalanan LRT Jabodebek Ditambah, Waktu Tunggu Lebih Cepat

Frekuensi Perjalanan LRT Jabodebek Ditambah, Waktu Tunggu Lebih Cepat

Whats New
Kepala Bappenas Sebut Pembangunan IKN Capai 80,82 Persen

Kepala Bappenas Sebut Pembangunan IKN Capai 80,82 Persen

Whats New
Simak Kurs Rupiah Hari Ini di BCA hingga BNI

Simak Kurs Rupiah Hari Ini di BCA hingga BNI

Spend Smart
Pabrik Sepatu Bata di Purwakarta Tutup, Bagaimana Prospek Sahamnya?

Pabrik Sepatu Bata di Purwakarta Tutup, Bagaimana Prospek Sahamnya?

Earn Smart
Ada Regulasi Ketransmigrasian Baru, Kemendes Sebut Sebagai Modal Pengembangan Transmigrasi Modern

Ada Regulasi Ketransmigrasian Baru, Kemendes Sebut Sebagai Modal Pengembangan Transmigrasi Modern

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com