Kompas.com - 04/02/2013, 14:16 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

BANDUNG, KOMPAS.com- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf dipastikan bisa cuti selama masa kampanye Pilkada Jabar setelah mendapat izin dari Menteri Dalam Negeri.

Kepastian itu tertuang dalam surat yang ditandatangani tanggal 30 Januari dan sudah diterima Pemerintah Provinsi Jabar.

Kepala Biro Hukum dan Protokoler Pemprov Jabar Rudy Gandakusumah mengatakan, surat tersebut hanya menegaskan soal izin cuti yang diberikan pada tanggal 7-20 Februari, sementara larangan untuk menggunakan fasilitas pejabat seperti mobil dinas diatur oleh peraturan dari Komisi Pemilihan Umum Jabar.

Dengan absennya dua pejabat pucuk Pemprov Jabar, artinya tugas mereka bakal ditangani pejabat pelaksana tugas Sekretaris Daerah Pery Suparman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

    Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

    Whats New
    Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

    Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

    Rilis
    Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

    Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

    Rilis
    Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

    Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

    Whats New
    Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

    Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

    Rilis
     Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

    Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

    Whats New
    Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

    Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

    Whats New
    Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

    Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

    Rilis
    Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

    Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

    Whats New
    Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

    Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

    Whats New
    Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

    Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

    Whats New
    Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

    Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

    Rilis
    GIMNI Usulkan Pemerintah Buat Aturan soal Minyak Jelantah agar Tak Dikonsumsi Kembali

    GIMNI Usulkan Pemerintah Buat Aturan soal Minyak Jelantah agar Tak Dikonsumsi Kembali

    Whats New
    Pengguna DANA Kuartal I 2021 Meningkat Jadi 70 Juta Orang

    Pengguna DANA Kuartal I 2021 Meningkat Jadi 70 Juta Orang

    Whats New
    Sebelum Garuda, Hong Kong Juga Setop Penerbangan Cathay Pacific dari RI

    Sebelum Garuda, Hong Kong Juga Setop Penerbangan Cathay Pacific dari RI

    Whats New
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X