Kemen PU Kaji Aturan Sepeda Motor Masuk Tol

Kompas.com - 10/02/2013, 22:03 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) akan mengkaji Peraturan Pemerintah (PP) yang memungkinkan kendaraan roda dua atau sepeda motor untuk masuk ke jalan tol.

"Kalau di PP, ada di PP jalan tol. Kita masukkan itu untuk tol di Suramadu. Tapi nanti saya lihat lagi PP tersebut," ujar Menteri Pekerjaan Umum (PU), Djoko Kirmanto, akhir pekan lalu.

Djoko mengatakan, bahwa ada batasan atau syarat jika sepeda motor masuk jalan tol ini, yaitu dibuatkan seperti jalur khusus untuk sepeda motor seperti di Suramadu.

"Kita lihatlah dulu, apa bisa ada jalur khusus itu didalam tol lainnya," sambung Djoko.

Ia menegaskan, aspek utama dalam mengatur sepeda motor lewat jalan tol adalah bukan mungkin atau tidak mungkin, tetapi masalah safety atau keselamatan yang harus dipikirkan secara cermat.

Menurutnya, berkaca pada gaya pengendara motor yang mengendarai motonya di jalan arteri, banyak yang ugal-ugalan. Jadi, Ia berkesimpulan kalau memang harus masuk tol, maka harus ada jalur khususnya .

Sebelumnya, ide sepeda motor masuk jalan tol muncul dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan yang meminta kepada PT Jasa Marga Tbk (JSMR) untuk melakukan studi agar sepeda motor bisa masuk jalan tol di Jakarta.

Dahlan usul agar disediakan jalur khusus untuk sepeda motor dengan memanfaatkan sayap-sayap jalan tol yang sudah ada saat ini. (Fahriyadi/Kontan)

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat NU dan Muhammadiyah Kompak Minta Ekspor Benih Lobster Dihentikan

Saat NU dan Muhammadiyah Kompak Minta Ekspor Benih Lobster Dihentikan

Whats New
Pemulihan Ekonomi Tahun Depan, Ini Dua Fokus Strategi Mendag

Pemulihan Ekonomi Tahun Depan, Ini Dua Fokus Strategi Mendag

Whats New
Setara PNS, Ini Besaran Lengkap Gaji Honorer yang Diangkat Jadi PPPK

Setara PNS, Ini Besaran Lengkap Gaji Honorer yang Diangkat Jadi PPPK

Work Smart
Rincian Terbaru Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian

Rincian Terbaru Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian

Spend Smart
Dalam Tiga Bulan, Penyaluran PEN BRI Syariah Tembus Rp 1 Triliun

Dalam Tiga Bulan, Penyaluran PEN BRI Syariah Tembus Rp 1 Triliun

Rilis
IHSG Diproyeksikan Masih Melaju, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Diproyeksikan Masih Melaju, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
5 Kesalahan Finansial yang Sering Dilakukan oleh First Jobber

5 Kesalahan Finansial yang Sering Dilakukan oleh First Jobber

Earn Smart
Pengusaha Kosmetik Asal China Ini Masuk Jajaran Miliarder Dunia di Tengah Pandemi, Kok Bisa?

Pengusaha Kosmetik Asal China Ini Masuk Jajaran Miliarder Dunia di Tengah Pandemi, Kok Bisa?

Work Smart
Menhub Akan Integrasikan Transportasi Antarmoda di Jakarta

Menhub Akan Integrasikan Transportasi Antarmoda di Jakarta

Whats New
[POPULER MONEY] Cara Mencairkan Rekening Bank Orang yang Sudah Meninggal | Besar Gaji Presiden AS

[POPULER MONEY] Cara Mencairkan Rekening Bank Orang yang Sudah Meninggal | Besar Gaji Presiden AS

Whats New
Analis: Rupiah Menguat di Bawah Rp 14.000 Per Dollar AS Tinggal Tunggu Waktu

Analis: Rupiah Menguat di Bawah Rp 14.000 Per Dollar AS Tinggal Tunggu Waktu

Whats New
Kiara Minta Menteri Pengganti Edhy Prabowo Cabut Aturan Ekspor Benih Lobster

Kiara Minta Menteri Pengganti Edhy Prabowo Cabut Aturan Ekspor Benih Lobster

Whats New
Bukan Digunting, Begini Proses Menutup Kartu Kredit yang Benar

Bukan Digunting, Begini Proses Menutup Kartu Kredit yang Benar

Work Smart
Luhut Buka Kemungkinan Ekspor Benih Lobster Dilanjutkan

Luhut Buka Kemungkinan Ekspor Benih Lobster Dilanjutkan

Whats New
Pemerintah Lelang Dini Proyek Infrastruktur Senilai Rp 46,64 Triliun

Pemerintah Lelang Dini Proyek Infrastruktur Senilai Rp 46,64 Triliun

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X