China Menghadapi Perlambatan Ekonomi

Kompas.com - 28/05/2013, 08:36 WIB
|
EditorTjahja Gunawan Diredja

JAKARTA, KOMPAS.com - Perdana Menteri China Li Keqiang menyampaikan tantangan ekonomi terberat negeri itu saat ini adalah pertumbuhan ekonomi yang melambat.

Ekonomi Uni Eropa yang melambat menjadi salah satu faktor melambatnya ekonomi China. Hal itu dikatakan Li dalam kunjungannya ke Jerman, awal pekan ini.

Seperti dikutip ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Lana Soelistianingsih, di Jakarta, Selasa (28/5/2013), ekonomi China yang tumbuh 7,7 persen pada triwulan 1-2013 disebut sebagai reasonable growth, masih diatas target pemerintah untuk tahun 2013 sebesar 7,5 persen.

Kunjungan Li ke Jerman dan Uni Eropa di antaranya juga menyelesaikan sengketa perdagangan atas tuduhan dumping UE terhadap panel surya dan alat komunikasi China.

Sedangkan China mengeluhkan kemungkinan dumping untuk produksi pipa baja UE. Uni Eropa kemungkinan akan menerapkan tarif anti dumping pada 5 Juni mendatang.

Sengketa dagang ini tampaknya akan dijembatani oleh Jerman sebagaimana dijanjikan oleh Kanselir Angela Merkel.

Pasar UE merupakan pasar utama produk China. Ekonomi UE yang melambat menjadi salah satu faktor melambatnya ekonomi China.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X