Kompas.com - 14/06/2013, 14:31 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Masyarakat yang mengambil kredit (KPR) pemilikan rumah dari PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) masih bisa bernafas lega. Pasalnya, bank milik pemerintah ini memilih untuk menahan suku bunga kreditnya, meskipun BI Rate mengalami kenaikan.

Direktur BTN Saud Pardede menyatakan kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia untuk tahap awal akan berpengaruh kepada suku bunga simpanan, terutama deposito. Untuk suku bunga kredit, perseroan masih memantau kondisi dalam 3 bulan ke depan.

"Kenaikan BI Rate akan berpengaruh kepada biaya dana kami, karena bunga deposito akan naik. Namun, jika kami menaikkan suku bunga kredit sedangkan bank lain tidak, ini tentunya kredit kami akan tidak laku," ujarnya kepada Kompas.com, Jumat (14/6/2013).

Dia menjelaskan kenaikan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 6 persen masih dalam perkiraan perseroan. Artinya, BTN masih bisa mengantisipasi kenaikan suku bunga acuan itu.

"Kecuali jika kenaikannya di luar perkiraan kami, hal itu akan mempengaruhi suku bunga kredit. Kami masih melihat berbagai hal sebelum menaikkan bunga KPR," jelasnya.

Kemarin, Bank Indonesia akhirnya mengerek suku bunga BI Rate menjadi 6 persen, setelah selama 16 bulan bertahan di 5,75 persen.

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia, Kamis (13/6/2013) memutuskan untuk menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 6 persen, dengan suku bunga Deposit Facility dan suku bunga Lending Facility masing-masing tetap sebesar 4,25 persen dan 6,75 persen.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kebijakan tersebut merupakan bagian dari bauran kebijakan Bank Indonesia untuk secara pre-emptive merespons meningkatnya ekspektasi inflasi serta memelihara kestabilan makroekonomi dan stabilitas sistem keuangan di tengah ketidakpastian di pasar keuangan global," sebut Direktur Departemen Komunikasi Peter Jacobs dalam siaran persnya.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X