Kompas.com - 26/06/2013, 08:36 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
EditorErlangga Djumena


NEW YORK, KOMPAS.com —
Harga emas tumbang pada perdagangan Selasa (25/6/2013) waktu setempat akibat menguatnya data ekonomi Amerika Serikat (AS). Menguatnya ekonomi AS membuat kinerja saham di Wall Street semringah dan memberikan optimisme terhadap Federal Reserve untuk membeli kembali obligasi.

Di pasar spot, harga emas turun hampir 0,1 persen menjadi 1.275,71 dollar AS per ounce pada pukul 00.10 waktu setempat. Harga emas ini merupakan harga terendah dalam tiga tahun terakhir.

Penurunan kinerja emas belakangan ini mulanya dipicu oleh rencana Gubernur Fed, Ben, yang akan membeli obligasi negara karena adanya perbaikan ekonomi di AS.

Kepercayaan konsumen di AS ke level tertinggi dalam lebih dari lima tahun membuat penjualan rumah AS naik tertinggi sejak 2006.

Sementara itu, Bank sentral India tak bisa lagi memberikan pinjaman kredit emas dan koin emas, menyusul pembatasan pembelian emas untuk mengurangi defisit transaksi berjalan.

SPDR Gold Trust, perusahaan perdagangan emas terbesar dunia, mencatat adanya penurunan stok 16,23 ton, menjadi 969,50 ton pada hari Selasa (25/6/2013), atau stok terendah sejak Februari 2009. (Asnil Bambani Amri)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X