Inilah Saham-saham Penggerak IHSG Sesi I

Kompas.com - 02/10/2013, 12:46 WIB
Papan yang menunjukkan pergerakan perdagangan saham di Jakarta, Senin (29/4/2013). KOMPAS/HERU SRI KUMOROPapan yang menunjukkan pergerakan perdagangan saham di Jakarta, Senin (29/4/2013).
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Saham Gabungan (IHSG) sesi I ditutup menguat 53,56 poin atau naik 1,23 persen menjadi 4.399,46. Tercatat ada 170 saham naik, 54 saham turun dan 70 saham diam tak bergerak.

Aksi pembelian sejumlah saham bluechips menjadi salah satu penyumbang kenaikan indeks sesi I. Tiga saham yang dimaksud yaitu:

- PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM)

Saham TLKM naik 2,33 persen menjadi Rp 2.200 di sesi I dan menyumbang kenaikan indeks sebanyak 5m53 poin. Tiga sekuritas yang paling banyak membeli saham TLKM adalah;  Mandiri Sekuritas senilai Rp 18,96 miliar, CLSA Indonesia senilai Rp 18,33 miliar, Bahana Securities senilai Rp 8,97 miliar.

- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

Saham BBCA naik 2,00 persen menjadi Rp 10.200 di sesi I dan menyumbang kenaikan indeks sebanyak 5,36 poin.  Tiga sekuritas yang paling banyak membeli saham BBCA adalah; Deutsche Securities Indonesia Rp 3,86 miliar, Credit Suisse Securities Indonesia senilai Rp 3,00 miliar dan Merrill Lycnh Indonesia  senilai Rp 1,48 miliar.

- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)

Saham BMRI naik 1,83 persen menjadi Rp 8.350 di sesi I, dan menyumbang kenaikan indeks sebesar 3,80 poin. Tiga sekuritas yang paling banyak membeli saham BRMI adalah; CLSA Indonesia  senilai Rp 17,82 miliar, PT Citigroup Securities Indonesia senilai Rp 6,70 miliar dan Buana Capital senilai Rp 4,09 miliar.

Sampai jeda makan siang, transaksi saham mencapai 2,53 miliar saham dengan nilai Rp 2.472,83 triliun. Semua sektor di IHSG di sesi I berhasil menguat dan bertahan di zona hijau.

Sektor yang mencatat penguatan tertinggi adalah konstruksi yang naik 1,75 persen, disusul industri dasar naik 1,35 persen, keuangan naik 1,32 persen, infrastruktur naik 1,31 persen, pertambangan naik 1,23 persen, produk konsumen naik 1,19 persen, produk konsumen naik 1,19 persen, manufaktur naik 1,13 persen, perdagangan naik 1,04 persen, perkebunan naik 0,82 persen dan aneka industri naik 0,80 persen.

Saham LQ45 yang tercatat sebagai top gainers adalah; PT Harum Energy Tbk (HRUM) naik 6,54 persen, disusul PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) naik 5,66 persen, PT Multipolar Tbk (MLPL) naik 4,17 persen, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) naik 4,08 persen, dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) naik 3,94 persen.

Sementara itu, jajaran saham LQ45 yang berada di posisi top losers hanya ada dua saham, yakni; PT Sentul City Tbk (BKSL) yang turun 2,44 persen dan PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) yang turun 0,81 persen. (Asnil Bambani Amri)



Sumber Kontan
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X