Koordinasi Pengawasan BPJS Diperlukan Agar Efisien

Kompas.com - 24/12/2013, 11:56 WIB
Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Firdaus Djaelani. KOMPAS/ALIF ICHWANDewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Firdaus Djaelani.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai koordinasi dengan Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) untuk pengawasan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) diperlukan agar pengawasan lebih efisien.

"Undang-Undang BPJS tidak mengatur secara spesifik ruang lingkup pengawasan OJK dan DJSN terhadap BPJS, sehingga diperlukan koordinasi pengawasan antara OJK dan DJSN. Tujuannya untuk efektifitas pengawasan, efisiensi pengawasan, dan menghindari ada aspek yang tidak terawasi," kata Anggota Dewan Komisioner OJK Firdaus Djaelani, Selasa (24/12/2013).

Firdaus menjelaskan, sesuai dengan Pasal 39 ayat (3) UU BPJS, pengawasan BPJS terdiri atas pengawas internal dan eksternal. Pengawas internal terdiri dari Dewan Pengawas dan Satuan Pengawas Internal. Adapun pengawas eksternal terdiri dari DJSN dan Lembaga Pengawas Independen.

"DJSN memonitor dan evaluasi penyelenggaraan program Jaminan Sosial. Yang dimaksud dengan lembaga pengawas independen adalah OJK. Dalam hal tertentu sesuai kewenangannya, BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) dapat melakukan pemeriksaan," ujar Firdaus.

Aspek-aspek yang menjadi ruang lingkup pengawasan OJK antara lain kesehatan keuangan, penerapan tata kelola yang baik, pengelolaan dan kinerja investasi, penerapan manajemen risiko, pendeteksian dan penyelesaian kejahatan keuangan.

"Agar pengawasan OJK terhadap BPJS dapat berjalan efektif dan efisien, maka diperlukan peraturan yang menjadi acuan dalam pengawasan BPJS, yaitu kami sedang melakukan pembahasan Rancangan Peraturan OJK (RPOJK) tentang Pengawasan BPJS," kata Firdaus.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semester I-2020, Fintech Ini Catat Penyaluran Pinjaman Naik 15 Persen

Semester I-2020, Fintech Ini Catat Penyaluran Pinjaman Naik 15 Persen

Whats New
Pangsa Pasar Bank Asing Masih Kecil di RI, Begini Rinciannya

Pangsa Pasar Bank Asing Masih Kecil di RI, Begini Rinciannya

Whats New
Catat, Cara Mantap Dapatkan Penghasilan Tambahan dari Bisnis Makanan Rumahan

Catat, Cara Mantap Dapatkan Penghasilan Tambahan dari Bisnis Makanan Rumahan

BrandzView
Luncurkan #TerusUsaha di Manado, Grab Bantu UMKM Bertransformasi Digital

Luncurkan #TerusUsaha di Manado, Grab Bantu UMKM Bertransformasi Digital

Whats New
Alami Kecelakaan Kerja Selama WFH Tetap Ditanggung BPJamsostek

Alami Kecelakaan Kerja Selama WFH Tetap Ditanggung BPJamsostek

Whats New
Serius Jadi Pemain Terbesar di Platform Digital, Telkom Bangun Hyperscale Data Center

Serius Jadi Pemain Terbesar di Platform Digital, Telkom Bangun Hyperscale Data Center

Whats New
Pekerja Sektor Ketenagalistrikan Tolak RUU Cipta Kerja, ini Alasannya

Pekerja Sektor Ketenagalistrikan Tolak RUU Cipta Kerja, ini Alasannya

Whats New
Pengusaha: Kita Asyik Bangun Infrastruktur, tapi Lalai Kembangkan Industrinya

Pengusaha: Kita Asyik Bangun Infrastruktur, tapi Lalai Kembangkan Industrinya

Whats New
Pandemi Covid-19 Bikin Ketidakpastian terhadap Produktivitas dan Penyerapan Tembakau

Pandemi Covid-19 Bikin Ketidakpastian terhadap Produktivitas dan Penyerapan Tembakau

Whats New
Bank Jago Bakal Kembangkan Layanan Tech Base Bank, Apa Itu?

Bank Jago Bakal Kembangkan Layanan Tech Base Bank, Apa Itu?

Whats New
Menteri Teten: 789.000 UMKM Sudah Go Digital

Menteri Teten: 789.000 UMKM Sudah Go Digital

Whats New
Presiden hingga Pejabat Eselon II Tak Dapat THR, Belanja Pegawai Turun

Presiden hingga Pejabat Eselon II Tak Dapat THR, Belanja Pegawai Turun

Whats New
Kecuali STAN dan STMKG, Sekolah Kedinasan Tetap Dibuka Tahun Ini

Kecuali STAN dan STMKG, Sekolah Kedinasan Tetap Dibuka Tahun Ini

Whats New
Tanggapi Pembentukan Nusantara Life, Nasabah Jiwasraya: Kami Ingin Uang Kami Kembali

Tanggapi Pembentukan Nusantara Life, Nasabah Jiwasraya: Kami Ingin Uang Kami Kembali

Whats New
Sempat Betah di Zona Hijau, IHSG Ditutup Turun 0,46 Persen

Sempat Betah di Zona Hijau, IHSG Ditutup Turun 0,46 Persen

Earn Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X