Indonesia Terbitkan "Global Bond" Terbesar Dalam Sejarah

Kompas.com - 08/01/2014, 15:46 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com
- Pemerintah mengumpulkan dana sebesar 4 miliar dollar AS dari penjualan obligasi global. Jumlah itu adalah yang terbesar dalam sejarah sekaligus menyamai dengan yang pernah diterbitkan Korea Selatan guna menarik modal asing dan mengembalikan nilai tukar mata uang yang belakangan ini terpuruk.

Dalam penjelasannya hari ini, Rabu (8/1/2014), surat utang yang dirilis pemerintah terdiri dari 2 miliar dollar AS obligasi global bertenor 10 tahun dengan kupon 5,95 persen dan 2 miliar dollar AS dengan jangka waktu 30 dengan imbal hasil 6,85 persen.

Sebagaimana diketahui, nilai tukar rupiah anjlok 21 persen pada tahun lalu menjadi 12.240 per dollar AS setelah cadangan devisa tinggal bawah 100 miliar dollar AS. Sementara itu, defisit transaksi neraca berjalan mendorong Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan sebesar 1,75 persen sejak awal Juni guna memperlambat ekonomi dan mengurangi impor .

"Indonesia harus menawarkan imbal hasil yang layak dengan mempertimbangkan ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga, ujar " Mika Martumpal , kepala penelitian dan strategi treasury di PT Bank CIMB Niaga sebagaimana dikutip dari Bloomberg.

Sementara itu, Menteri Keuangan M. Chatib Basri menyebutkan penerbitan surat utang tersebut untuk mengantisipasi dampak pengurangan stimulus oleh Federal Reserve.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X