Halim Jadi Bandara Komersial, Mantan KSAU Protes

Kompas.com - 08/01/2014, 16:53 WIB
Bandara Halim Perdanakusuma. Jumat (20/12/2013). Kompas.com/Robertus BelarminusBandara Halim Perdanakusuma. Jumat (20/12/2013).
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — Pengamat penerbangan yang juga mantan Kepala Staf Angkatan Udara Chappy Hakim menilai keputusan pemerintah memindahkan sebagian penerbangan komersial ke Bandara Halim Perdanakusuma bukanlah langkah yang tepat.

Menurutnya, Bandara Halim memiliki fungsi strategis pertahanan sehingga tidak tepat jika digunakan untuk melayani penerbangan komersial. "RI berinvestasi besar di HLM (Halim) untuk pertahanan udara nasional, beli satu skuadron pesawat baru, terus disuruh minggir hanya untuk tampung tumpahan dari SHIA (Bandara Soekarno-Hatta)," cetusnya dalam tweet-nya, Rabu (8/1/2014).

Untuk itu, dia menentang langkah yang menomorduakan pertahanan udara RI hanya karena pertimbangan komersial. "Walau sendirian, saya tetap menentang prioritas pertahanan udara RI dinomorduakan hanya untuk izin maskapai yang cari duit! Di mana Harga Diri?" imbuh Chappy.

Menurutnya, pemindahan sebagian penerbangan ke Bandara Halim Perdanakusuma merupakan akibat dari manajemen yang "ugal-ugalan". Saat dikonfirmasi mengenai isi tweet-nya itu, Chappy Hakim sedang melaksanakan rapat.

Sebelumnya, Menhub EE Mangindaan berjanji akan menyiapkan sejumlah strategi untuk mengatasi padatnya Bandara Soekarno-Hatta. Pemindahan sebagian penerbangan ke Bandara Halim hanyalah langkah jangka pendek.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X