Kompas.com - 13/03/2014, 07:22 WIB
EditorErlangga Djumena

NEW YORK, KOMPAS.com - Saham-saham di Wall Street berakhir bervariasi (mixed) pada Rabu (12/3/2014) waktu setempat (Kamis pagi WIB), karena investor berhati-hati di tengah kekhawatiran atas krisis Ukraina dan menunggu lebih banyak informasi tentang arah ekonomi.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 11,17 poin (0,07 persen) pada 16.340,08.

Indeks berbasis luas S&P 500 naik tipis 0,57 poin (0,03 persen) menjadi 1.868,20 dan indeks komposit teknologi Nasdaq bertambah 16,14 poin (0,37 persen) ke posisi 4.323,33.

"Para investor berhati-hati ... karena kekhawatiran ekonomi dan geopolitik global membayangi Wall Street," kata catatan pasar dari Wells Fargo Advisors.

"Secara khusus, ketidakpastian atas data ekonomi China yang akan datang dan ketegangan antara Rusia dan Ukraina telah menekan saham-saham."

"Dua berita utama yang mendorong pasar adalah China dan mungkin masih beberapa pemikiran tentang apa yang terjadi di Ukraina," kata David Levy dari Kenjol Capital Management.

Tetapi Levy mencatat bahwa pasar AS masih tampak memiliki sebuah dasar yang kuat, setelah S&P 500 mencapai rekor baru pada pekan lalu.

"Akhir-akhir ini setiap kali kita telah mundur sedikitpun, kita sepertinya tidak bisa merangkai bersama untuk beberapa hari turun. Hal ini terus menunjukkan kekuatan pasar," katanya.

Perusahaan produk nutrisi Herbalife tenggelam 7,4 persen karena Komisi Perdagangan Federal meluncurkan penyelidikan atas kegiatan usahanya. Saingannya Nu Skin mendapat dukungan dari berita itu, meningkat 6,5 persen.

Saham di EPL Oil and Gas melonjak 28,8 persen setelah Energy XXI mengatakan akan membeli perusahaan tersebut senilai 2,3 miliar dolar AS, sebuah kesepakatan yang akan menciptakan perusahaan independen lebih besar yang mengkhususkan diri dalam produksi lepas pantai di Teluk Meksiko. Saham Energy XXI turun 7,8 persen.

Saham Men's Wearhouse kehilangan 2,4 persen pada karena hasil kuartalan yang buruk diumumkan sehari setelah perusahaan mengungkapkan kesepakatan 1,8 miliar dolar AS untuk membeli saingannya Jos A. Bank.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP/ANTARA
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perusahaan Konsultan IT Asal AS Bidik Pasar 'Cloud Computing' di RI

Perusahaan Konsultan IT Asal AS Bidik Pasar "Cloud Computing" di RI

Whats New
Dekati UMKM, PT Pos Buka 7.700 'Drop Point' PosAja di 500 Kabupaten dan Kota

Dekati UMKM, PT Pos Buka 7.700 "Drop Point" PosAja di 500 Kabupaten dan Kota

Whats New
Mengapa Adopsi Komputasi Awan Penting untuk Transformasi Digital Perusahaan di Indonesia?

Mengapa Adopsi Komputasi Awan Penting untuk Transformasi Digital Perusahaan di Indonesia?

Whats New
Pemerintah Dinilai Perlu Tolak Intervensi Asing soal Kebijakan Industri Rokok

Pemerintah Dinilai Perlu Tolak Intervensi Asing soal Kebijakan Industri Rokok

Rilis
Genjot Produksi Jagung, Kementan Gandeng Bayer Indonesia

Genjot Produksi Jagung, Kementan Gandeng Bayer Indonesia

Whats New
Pertamina Kembangkan Teknologi Diesel Biohidrokarbon dan Bioavtur

Pertamina Kembangkan Teknologi Diesel Biohidrokarbon dan Bioavtur

Whats New
HUT Ke-77 RI, Menkominfo Sebut Digitalisasi Kunci Pemulihan Ekonomi

HUT Ke-77 RI, Menkominfo Sebut Digitalisasi Kunci Pemulihan Ekonomi

Whats New
Menhub: Gunakan Tema Besar HUT Ke-77 RI agar Sektor Transportasi Pulih Lebih Cepat

Menhub: Gunakan Tema Besar HUT Ke-77 RI agar Sektor Transportasi Pulih Lebih Cepat

Whats New
Cara Daftar m-Banking Mandiri lewat HP dengan Mudah

Cara Daftar m-Banking Mandiri lewat HP dengan Mudah

Whats New
Saat Para Penumpang Pesawat Sikap Sempurna dan Hormat Bendera...

Saat Para Penumpang Pesawat Sikap Sempurna dan Hormat Bendera...

Whats New
Simak Promo dan Diskon HUT Ke-77 RI di Taman Safari, Dufan hingga Trans Snow World

Simak Promo dan Diskon HUT Ke-77 RI di Taman Safari, Dufan hingga Trans Snow World

Whats New
HUT Ke-77 RI, Sandiaga Uno Ajak Pelaku Pariwisata Bangkit

HUT Ke-77 RI, Sandiaga Uno Ajak Pelaku Pariwisata Bangkit

Whats New
Kemendagri: Banyak Kasat Pol PP yang Belum Punya Sertifikat PPNS

Kemendagri: Banyak Kasat Pol PP yang Belum Punya Sertifikat PPNS

Rilis
Luhut Nilai Peringatan HUT Ke-77 RI Sangat Spesial, Ini Alasannya

Luhut Nilai Peringatan HUT Ke-77 RI Sangat Spesial, Ini Alasannya

Whats New
Sandiaga Uno Ajak Investor Brunei Darussalam Tanam Investasi di 5 Destinasi Super Prioritas dan KEK

Sandiaga Uno Ajak Investor Brunei Darussalam Tanam Investasi di 5 Destinasi Super Prioritas dan KEK

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.