Pabrik Cokelat Kalla Group Beroperasi Akhir Mei Ini

Kompas.com - 01/05/2014, 11:37 WIB
Pekerja mengemas biji kakao di Kawasan Industri Makassar, Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu KOMPAS/ASWIN RIZAL HARAHAPPekerja mengemas biji kakao di Kawasan Industri Makassar, Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu
EditorErlangga Djumena

MAKASSAR, Kompas.com —
Setelah sempat molor, pabrik cokelat milik Kalla Group dipastikan akan beroperasi akhir Mei 2014.

Direktur Keuangan Kalla Group Imelda Jusuf Kalla mengatakan, pabrik cokelat yang berlokasi di Jalan Poros Bandara, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, tersebut diharapkan mampu menghasilkan pengolahan hingga 35.000 ton per tahun.

Dipilihnya Sulawesi Tenggara menurut Imelda berdasarkan pertimbangan produksi kakao di daerah tersebut yang cukup besar.

Dikatakannya untuk bahan baku, 80 persen kontribusi masih dari Sulawesi Tenggara seperti Kolaka, dan sisanya dari beberapa daerah seperti Sulsel.

Di bawah kelola perusahaan PT Kalla Kakao Industri, pabrik ini akan mengelola biji cokelat menjadi bubuk cokelat, cokelat cair, dan butter.

"Untuk produksi kami lebih pada pasar ekspor dengan membidik negara-negara seperti Tiongkok, India, Australia, hingga Timur Tengah," jelasnya.

Dalam proyek ini, Kalla Group menggandeng bank CIMB Niaga sebagai mitra pembiayaan dengan komitmen investasi Rp 350 miliar.

Dari sisi kualitas ia menyebutkan bahwa mesin-mesin yang digunakan untuk pengolahan didatangkan khusus dari Jerman dengan lisensi terbaik standar internasional.

Guna mendukung operasional pabrik, dihadirkan pula gudang penampungan biji kakao berkapasitas 1.500 ton. (Hajrah)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erick Thohir: Gasifikasi Batu Bara Beri Nilai Tambah untuk Perekonomian Nasional

Erick Thohir: Gasifikasi Batu Bara Beri Nilai Tambah untuk Perekonomian Nasional

Whats New
Terus Merosot, Harga Bitcoin Sudah Turun Hampir 50 Persen dari Level Tertinggi

Terus Merosot, Harga Bitcoin Sudah Turun Hampir 50 Persen dari Level Tertinggi

Earn Smart
Kasus Omicron Meningkat, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Dilaksanakan

Kasus Omicron Meningkat, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Dilaksanakan

Whats New
Menteri Teten: Kacang Koro Pedang Jadi Alternatif Atasi Ketergantungan Impor Kedelai

Menteri Teten: Kacang Koro Pedang Jadi Alternatif Atasi Ketergantungan Impor Kedelai

Whats New
Rencana Buyback Saham BRI Diyakini Tidak Pengaruhi Kondisi Keuangan Perseroan

Rencana Buyback Saham BRI Diyakini Tidak Pengaruhi Kondisi Keuangan Perseroan

Whats New
KPPU Sarankan Pemerintah Cabut Regulasi yang Menghambat Industri Minyak Goreng

KPPU Sarankan Pemerintah Cabut Regulasi yang Menghambat Industri Minyak Goreng

Whats New
Sri Mulyani: Enggak Mungkin Saya Sembunyikan Utang...

Sri Mulyani: Enggak Mungkin Saya Sembunyikan Utang...

Whats New
Perpres Kewirausahaan Terbit, Wirausaha Bakal Dapat Banyak Kemudahan dan Insentif

Perpres Kewirausahaan Terbit, Wirausaha Bakal Dapat Banyak Kemudahan dan Insentif

Whats New
Bandara Halim Akan Tutup Sementara, Penerbangan Lion Air Group Dipindah ke Bandara Soetta

Bandara Halim Akan Tutup Sementara, Penerbangan Lion Air Group Dipindah ke Bandara Soetta

Whats New
Mengenal Status Tenaga Honorer yang Akan Dihapus mulai 2023

Mengenal Status Tenaga Honorer yang Akan Dihapus mulai 2023

Whats New
IHSG Turun ke Level 6.655,16, Saham-saham Bank Kecil Melemah

IHSG Turun ke Level 6.655,16, Saham-saham Bank Kecil Melemah

Whats New
Luhut: 'Travel Bubble' Dievaluasi Tiap Minggu, Kalau Tidak Bagus Kita Setop

Luhut: "Travel Bubble" Dievaluasi Tiap Minggu, Kalau Tidak Bagus Kita Setop

Whats New
BRI Berencana Buyback Saham Sebesar Rp 3 Triliun, Ini Alasannya

BRI Berencana Buyback Saham Sebesar Rp 3 Triliun, Ini Alasannya

Whats New
Ini Target Produksi Komoditas Utama Pertanian Selama 2022

Ini Target Produksi Komoditas Utama Pertanian Selama 2022

Whats New
Tahun 2022, HAIS Targetkan Pertumbuhan Usaha Kargo hingga 10 Persen

Tahun 2022, HAIS Targetkan Pertumbuhan Usaha Kargo hingga 10 Persen

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.