Kriteria Kepala Bappenas Baru Menurut Paskah Suzetta

Kompas.com - 15/10/2014, 08:17 WIB
Menteri Negera Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Armida Alisyahbana, di TPS Kelurahan Senayan, Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Rabu (9/7/2014). Arimbi RamadhianiMenteri Negera Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Armida Alisyahbana, di TPS Kelurahan Senayan, Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Rabu (9/7/2014).
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Paskah Suzetta mengajukan usul untuk Menteri PPN atau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) pengganti Armida S Alisjahbana.

"Saya usulkan kepada Pak Jokowi (Joko Widodo), JK (Jusuf Kalla), dan partai-partai pendukung, mending pengganti Armida orang dalam sini saja," kata Paskah di sela seremoni perpisahan Armida, Selasa (14/10/2014) malam.

Paskah beralasan, berdasarkan pengalamannya, perencanaan pembangunan nasional harus dilakukan secara fokus dan komprehensif. Biasanya, kata dia, perencanaan pembangunan dipatok 12 program tetapi kemudian ternyata tak semuanya bisa terealisasi.

Pada suatu ketika, kata Paskah, pada akhirnya pekerjaan di kementerian ini hanya akan fokus pada tiga program. Itu pun, ujar dia, tak semuanya sukses. "Saya rasa ke depan harus fokus dan mampu (merealisasi)," ucap Paskah.

Paskah menjelaskan, ada lima hal krusial dalam program perencanaan pembangunan. Satu, soal pengelolaan fiskal dan utang. Dua, soal infrastruktur. Tiga, soal pertumbuhan ekonomi. Empat soal energi dan lingkungan hidup. Lima, soal penanggulangan kemiskinan.

"Terkait siapa yang jadi menteri, bagusnya, kalau alergi politisi, karena kecenderungannya seperti itu, saya sarankan (orang dalam) Bappenas. Dan kalau bagus orang dalam Bappenas saja. Apalagi kalau Armida lagi yang jadi," papar Paskah.

"Kalau tidak (Armida) pun, karena dianggap rezimnya SBY, ya sudah. Tapi kita tetap mempunyai kekeluargaan erat, tak terpisahkan rezim, karena packing pembangunan ke depan tidak mudah," imbuh Paskah

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X