Dituding Sengaja Pekerjakan TKA Ilegal, Ini Jawaban HM Sampoerna

Kompas.com - 04/11/2014, 08:35 WIB
PT HM Sampoerna -PT HM Sampoerna
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Dituding mempekerjakan tiga tenaga kerja asing berstatus ilegal, PT HM Sampoerna Tbk akhirnya angkat bicara.

Elvira Lianita, Head of Regulatory Affairs, International Trade, and Communications PT HM Sampoerna Tbk, menyatakan, saat ini pihak berwenang sedang melaksanakan pemeriksaan terkait dengan keimigrasian karyawan rekanan PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna)  di salah satu fasilitas produksi Sampoerna.

"Proses pemeriksaan saat ini masih berlangsung dan untuk itu kami tidak dapat berkomentar lebih lanjut," sebutnya dalam tanggapannya kepada Kompas.com.

Ia menegaskan,  Sampoerna berkomitmen untuk selalu mematuhi peraturan perundangan yang berlaku dalam menjalankan kegiatan usahanya dan senantiasa siap untuk berkerjasama dengan pihak yang berwajib. 

"Kami juga selalu meminta kepada suluruh rekanan kami untuk mematuhi peraturan perundangan yang berlaku dan menjalankan kewajibannya sesuai dengan kontrak yang telah disepakati," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) menuding perusahaan rokok PT HM Sampoerna telah sengaja mempekerjakan tenaga kerja asing (TKA) ilegal. Menyusul kasus penangkapan tiga TKA asal Italia dan Australia oleh Polda Jawa Timur (Jatim).

Sekjen OPSI Timboel Siregar menyatakan, kasus menjadi bukti lemahnya pengawasan ketenagakerjaan, baik tingkat provinsi maupun pusat.

“Kejadian tersebut juga membuktikan bahwa PT HMS telah dengan sengaja mempekerjakan TKA dengan ilegal. Ini adalah sebuah bentuk kesengajaan yang dilakukan oleh PT. HMS untuk menghindari perizinan yang telah ditentukan, termasuk membayar 100 dollar AS/TKA/bulan untuk mempekerjakan TKA sebagai pemasukan negara (Pendapatan Negara Bukan Pajak),” ujar Timboel. (baca: HM Sampoerna Dituding Sengaja Pekerjakan TKA Ilegal)




25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X