BKPM Uji Coba Pelayanan Terpadu Satu Pintu

Kompas.com - 15/01/2015, 13:43 WIB
Kepala BKPM Franky Sibarani TRIBUNNEWS/DANNY PERMANAKepala BKPM Franky Sibarani
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melakukan uji coba perizinan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pusat bersama sejumlah Kementerian dan Lembaga (K/L). Hal ini dilakukan, guna memudahkan pelaku usaha dalam menanamkan investasi dalam negeri.

"Pagi hari ini kami dari para Menteri dan Kepala Lembaga, kita sama-sama melakukan kordinasi untuk memulai dan menguji coba PTSP Pusat dan dimulai hari ini," kata Kepala BKPM, Franky Sibarani, Jakarta, Kamis (15/1/2015).

Pelaksanaan uji coba PTSP Pusat ini juga dihadiri oleh Menteri ESDM Sudirman Said, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, serta Menteri Agraria dan Tata Ruang Fery Mursyidan Baldan.

Menurut dia, dalam mendukung perizinan di PTSP Pusat ini, sebanyak 19 K/L sudah menempatkan petugas penghubung di BKPM yang seluruhnya berjumlah 66 orang. "Nantinya mereka bertugas di front office dan back office untuk menyelesaikan proses perizinan," ucapnya.

Franky menjelaskan, petugas yang berada di depan menjalankan layanan penerimaan permohonan perizinan atau konsultasi dari investor. Sementara, petugas di belakang melakukan proses perizinan.

"Kami siap melayani proses 134 kelompok perizinan dari 1.249 bidang usaha. Investor dipermudah dalam sisi layanan perizinan, hanya datang ke BKPM dan tidak lagi mengelilingi Jakarta atau mendatangi Kementerian," tuturnya. (Seno Tri Sulistiyono)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X