Soal Penutupan Loket Tiket di Bandara, Jonan "Ultimatum" Angkasa Pura

Kompas.com - 02/03/2015, 00:46 WIB
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan diwawancarai seusai mengikuti rapat koordinasi dua kementerian di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Selasa (28/10/2014). Rapat koordinasi ini melibatkan Kementerian Koordinator Perekonomian dan Kementerian Koordinator Kemaritiman. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Menteri Perhubungan Ignasius Jonan diwawancarai seusai mengikuti rapat koordinasi dua kementerian di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Selasa (28/10/2014). Rapat koordinasi ini melibatkan Kementerian Koordinator Perekonomian dan Kementerian Koordinator Kemaritiman.
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com -- Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan memberikan waktu sampai 1 Mei 2015 kepada semua maskapai dan dan pengelola bandara untuk memperbaiki pelayanan di bandara pasca-penutupan loket tiket. Jonan pun mengultimatum Angkasa Pura (AP) selaku pengelola bandara untuk menghapus loket tiket diseluruh bandara sampai waktu yang ditentukan.

"Paling lambat 1 Mei 2015. Kalau masih ada yang belum dihapus (loket tiket) ya Angkasa Puranya yang tanggung jawab, kan dia tuan rumahnya," ujar Jonan setelah sidak di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tengerang, Minggu malam (1/3/2015).

Lebih lanjut kata dia, Kemenhub sudah mempersiapkan sanksi kepada AP apabila tak bisa menghapus loket tiket sampai 1 Mei 2015. Saat ditanya sanksinya akan seperti apa, Jonan tak mau membicarakannya.

"Nantilah saja, nanti kan biar mengejutkan. Kalau sekarang (dikasih tahu) enggak mengejutkan dong, tenang aja," kata Jonan.

Sebelumnya, Terhitung 1 Maret 2015, seluruh counter tiket di Bandara Soekarno-Hatta ditutup. Selain Bandara Soekarno-Hatta, hal serupa juga diterapkan di Bandara Kualanamu Medan.

Direktur Pelayanan PT Angkasa Pura II, Ituk Herarindri, dalam rilisnya mengatakan, kebijakan tersebut merujuk kepada Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor HK 209/I/I/16/PHB.2014 tentang Peningkatan Pelayanan Publik di bandara. (Baca: Mulai Besok, Tak Ada Lagi Loket Tiket di Bandara Soekarno-Hatta)

"Dalam surat edaran, salah satu bentuk pelayanan publik yang dimaksud adalah meniadakan ruangan penjualan tiket penerbangan di gedung terminal," kata Ituk pada Sabtu (28/2/2015).

Sebenarnya, kebijakan penutupan tiket sempat akan diterapkan pada tanggal 15 Februari lalu. Namun, karena berbagai pertimbangan, penutupan counter tiket pun dimundurkan hingga awal Maret.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X