Menteri Jonan Janji Bantu Susi soal Larangan Cantrang

Kompas.com - 02/03/2015, 19:19 WIB
Menteri Perhubungan Ignasius Jonanseusai mengikuti rapat koordinasi dua kementerian di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Selasa (28/10/2014). KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZESMenteri Perhubungan Ignasius Jonanseusai mengikuti rapat koordinasi dua kementerian di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Selasa (28/10/2014).
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA,KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan berjanji pihaknya akan membantu KKP unutk menertibkan kapal-kapal yang masih mendapat izin penggunaan cantrang padahal ukurannya lebih dari 30 Gross Ton (GT).

Peraturan pemberian izin cantrang sebetulnya hanya diperuntukan kapal dengan berat 30 GT dan hanya diperbolehkan sepanjang 12 mil dari pantai. Namun, nyatanya banyak kapal dibawah itu mendapat izin.

"KKP juga minta bantuan untuk tertibkan kapal ikan yang sertifikasi tapi tidak sesuai dengan fakta. Jadi saya minta ini ditertibkan. Soalnya banyak kapal yang izinnya di-markdown dengan alasan untuk dapat izin cantrang," kata Jonan dalam acara Rakernas Ditjen Perhubungan Laut di Kemenhum, Jakarta, Senin (2/3/2015).

Menurut dia, Menteri Susi melapor dari sampling 226 kapal ditemukan 81 persen memperkecil ukurannya. Selain itu susi mengatakan sampel di Tegal ditemukan 10 kapal berukuran di atas 150 GT tetapi mereka membuat izin dengan ukuran dibawah 30 GT.

Terkait hal ini, Jonan mengatakan akan mengerahkan Kesatuan Penjaga Laut Pantai (KPLP) akan diperkuat armadanya dalam 5 tahun ke depan.

"KPLP dalam 5 tahun ke depan akan ditambah 100 kapal patroli kelas 1 dan kapal navigasi. Jadi harusnya banyak pekerjaan di daerah yang beres," kata Jonan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X